32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Perkuat Bisnis Digital di Indonesia, Acronis Luncurkan Cyber Protect 15

Duniafintech.com – Perusahaan global dalam produk perlindungan cyber, Acronis, meluncurkan Acronis Cyber Protect 15 bagi para pengguna di Indonesia yang kini diperkuat dengan artificial intellegence atau kecerdasan buatan (AI). Hal ini bertujuan guna perkuat bisnis digital di Indonesia.

Acronis Cyber Protect 15 ini diklaim sebagai solusi perlindungan dunia maya yang dapat mengintegrasikan backup, disaster recovery, antimalware generasi baru, keamanan siber, dan perangkat endpoint manajemen seperti penilaian kerentanan, filter URL, dan manajemen patch ke dalam satu layanan.

Belakangan ini kasus pembobolan data menjadi marak di Indonesia. Data terbaru pengguna dari salah satu perusahaan e-commerce dicuri oleh kelompok peretas. Tak hanya di dalam negeri, pelanggaran data pribadi ini juga ternyata terjadi di luar negeri.

Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mariam F. Barata mengatakan kasus pelanggaran data pribadi yang memberikan dampak kerugian yang signifikan bagi masyarakat. Menurutnya, kebocoran data ini disebabkan oleh berbagai hal.

“Kebocoran data itu disebabkan oleh serangan siber, human error (negligent insider), outsourcing data ke pihak ketiga, kesengajaan perbuatan orang dalam, kegagalan sistem, rendahnya awareness, dan tidak peduli dengan kewajiban regulasi. Jika dikelompokkan kebocoran data itu hampir 96 persen disebabkan oleh insiden siber,” ungkap Mariam.

Baca Juga:

General Manager Acronis Asia Pacific Neil Morarji mengatakan, sudut pandang dunia maya telah berubah secara dramatis selama beberapa tahun terakhir, terlebih dengan pandemi Covid-19 hal ini terus membuka celah antara strategi dengan solusi yang selama ini dijalankan.

“Acronis Cyber Protect 15 hadir saat sektor bisnis berjuang keras untuk melindungi data dan infrastruktur mereka dari risiko realitas kerja jarak jauh saat ini,” kata Morarji.

Dengan berita baru-baru ini tentang perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia yang mengalami serangan siber banyak organisasi menjadi tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang keamanan siber dan solusi apa yang bisa didapat untuk mencegah hal ini terjadi pada mereka.

Neil menambahkan, dengan Acronis Cyber Protect 15, organisasi dapat melindungi diri dari ancaman dunia maya modern sambil memastikan mereka dapat memulihkan kembali data dan sistem mereka lebih cepat dibandingkan dengan solusi lainnya, sehingga meminimalkan periode kegagalan sistem.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...

Lindung Konsumen, AFPI Percepat Sertifikasi Tenaga Penagihan

JAKARTA, duniafintech.com – Untuk meningkatkan perlindungan konsumen, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) percepat program pelatihan dan sertifikasi bagi para tenaga penagihan sehingga di...
LANGUAGE