31 C
Jakarta
Rabu, 2 Desember, 2020

Perdagangan Komoditas Pertanian Berbasis Blockchain Diluncurkan untuk Pasar Gandum Terbesar di Dunia

DuniaFintech.com – Setelah dua tahun uji coba, platform perdagangan dan pembiayaan global untuk perdagangan komoditas pertanian berbasis Blockchain telah diluncurkan secara komersial dari pengembang Swiss Cerealia SA. 

Peluncuran perdagangan komoditas pertanian berbasis Blockchain ini mengikuti implementasi uji coba prapeluncuran yang ekstensif dengan perusahaan-perusahaan dari Aljazair, Brasil, Dubai, Jepang, dan Ukraina. Pada November 2018, Cointelegraph melaporkan penggunaan awal platform tersebut untuk melakukan transaksi percontohan gandum Laut Hitam dari kota pelabuhan Novorossiysk di Rusia.

Cerealia mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya telah berupaya untuk memenuhi kebutuhan akan platform perdagangan cepat di pasar gandum Rusia secara global dan menggabungkannya dengan program eksekusi yang lebih andal, transparan, dan canggih dari segi teknologi. 

“Para pedagang sekarang bisa merasa 100% yakin bahwa perdagangan yang mereka lakukan benar-benar aman dan terpercaya. Langkah ini konon lebih menjanjikan dibandingkan dengan memanfaatkan pialang tradisional dengan perdagangan lewat telepon. Dengan menggunakan teknologi ini, para pedagang akan langsung memiliki kontrak yang ditandatangani secara digital dengan catatan terdaftar di jaringan Blockchain yang akan tersimpan selamanya, “ ungkap CEO Andrei Grigorov.

Baca juga:

Sebagai produsen gandum terbaik dunia, transaksi di pasar Rusia juga mencakup perdagangan jagung, barley, dan biji-bijian serta minyak nabati lainnya. Menurut Cerealia, volume transaksi di minggu pertama peluncurannya mencapai hingga 20.000 metrik ton biji-bijian. 

Awal musim gugur ini, perusahaan agribisnis terkemuka dunia dari Amerika Serikat, Prancis, China, dan Belanda meluncurkan usaha patungan yang akan menggunakan teknologi Blockchain untuk merampingkan proses logistik di sektor pertanian di Brasil. Di antara mereka, mitra komersial yang terlibat berhasil memindahkan sekitar 550 juta ton biji-bijian dan minyak sayur per tahun.

Tentang Cerealia SA

Cerealia adalah marketplace online profesional pertama yang memungkinkan perdagangan fisik secara internasional produk pertanian agar para pedagang dapat bertransaksi dengan lebih aman.

Sebagai pakar industri, Cerealia menargetkan sekitar 400 miliar USD / tahun perdagangan global biji-bijian, minyak sayur, minyak nabati, dan bahan pakan dengan fokus awal pada bagian Pasar Berkembang yang sangat dinamis. Peluang untuk peningkatan oleh teknologi baru di pasar ini tidak terbatas, karena sebagian besar komponen dalam pasar ini masih berada di titik yang sama selama 100+ tahun terakhir. Dan sebagian besar masalah & keinginan untuk solusi terletak di Pasar Berkembang.

(DuniaFintech/ Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kenali Untung Rugi Menggunakan Paylater Bagi Para Milenial

Duniafintech.com - Fitur PayLater kian populer dikalangan milenial, sebab fitur pembayaran paylater ini bisa digunakan untuk membayar ‘nanti’ berbagai macam transaksi mulai dari kebutuhan...

Pemerintahan Venezuela Siap Perbanyak Penambangan Cryptocurrency

DuniaFintech.com - Pemerintahan Venezuela dibawah rezim Nicolas Maduro akan menggencarkan penambangan cryptocurrency atau bisa disebut mata uang digital. Hal ini dilakukan agar negara tersebut...

Kasus COVID-19 Melonjak, Harga Emas 1 Desember Terinjak

DuniaFintech.com - Harga emas 1 Desember 2020 di penyelenggara PT Pegadaian kembali melemah setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan data kasus aktif dan angka kesembuhan COVID-19 yang...

Pintek Mendapat Pendanaan dari Finch Capital untuk Tingkatkan Akses Pendidikan

DuniaFintech.com – Pintek mendapat pendanaan dari Finch Capital? Ya! Perusahaan teknologi finansial yang memberikan pembiayaan pendidikan untuk siswa hingga lembaga pendidikan, berhasil mendapatkan...

Bidik Digitalisasi di Sektor Koperasi, LinkAja Gandeng Kospin Jasa

Duniafintech.com - Penyedia layanan uang elektronik LinkAja gandeng kospin jasa (Koperasi Simpan Pinjam JASA) untuk mendorong digitalisasi koperasi. Kerja sama yang dilakukan mencakup integrasi...
LANGUAGE