29.5 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

PersadaBisa Dukung Setiap Kampanye Sosial Anda

duniafintech.com – Di dunia yang sudah serba online ini, sebuah informasi bsa menyebar luas dengan cepat. Tak terkecuali informasi mengenai kegiatan sosial. Begitu pula kampanye sosial melalui PersadaBisa. Cukup lima menit, seseorang bisa menyebarkaluaskan kampanye sosial yang digagasnya.

PersadaBisa berperan sebagai fasilitator penggalangan dana sebuah kampanye sosial. Untuk penggalang dana, startup ini membuat proses penggalangan dana pengguna menjadi mudah (simple). Pengguna bisa membuat halaman kampanyenya dalam lima menit. Setelahnya, seluruh administrasi donasi akan dikelola oleh startup ini. Pengguna pun siap menerima donasi melalui empat rekening bank atau kartu kredit. Pengguna tidak perlu lagi membuat catatan donasi secara manual dan menggunakan rekening personal yang rentan tercampur dengan uang pribadi.

PersadaBisa akan menampilkan informasi lengkap tentang kampanye pengguna di sebuah halaman yang dapat diakses oleh siapa saja secara online. Di halaman tersebut, pengunjung web dapat melihat jumlah donasi yang terkumpul dan daftar donatur untuk memastikan donasi mereka sudah diterima.

Melalui fitur update, setiap perkembangan dari kampanye pengguna akan langsung terkirim ke alamat email setiap donatur. Pastikan kepercayaan dan amanah donatur terjaga melalui fitur update. Karena berbasis online, sangat mungkin kampanye pengguna menjadi viral di media sosial dan penggagas kampanye mendapatkan donatur di luar jejaringnya.

Pengguna dapat membuat halaman kampanyenya secara gratis. Untuk setiap donasi yang terkumpul, startup ini mengenakan biaya administrasi sebesar 7%, kecuali untuk kategori bencana alam (0%). Sebagai social enterprise, PersadaBisa menggunakan fee tersebut sebagai penunjang kebutuhan operasional dan pengembangan produk.

PersadaBisa hanya menyediakan fasilitas website untuk menggalang dana secara online. Keberhasilan sebuah penggalangan dana sangat bergantung pada kualitas konten, luasnya jaringan, dan upaya penggalangan dana yang dilakukan.

Pada dasarnya, PersadaBisa telah berbadan hukum berupa yayasan sehingga mendapat izin dari Pemerintah untuk melakukan penggalangan dana. Yayasan tersebut adalah Yayasan Pembina Generasi Masa Depan disingkat Pesada. Berlokasi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yayasan ini bergerak di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan kemanusiaan lainnya. Yayasan ini sudah terbentuk 14 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2003. Berdiri dari dana swadaya masyarakat, kini Yayasan Persada sudah memiliki SMP dan SMK Persada. Semuanya tidak dipungut biaya (gratis). Selain swadaya masyarakat, sumber dana untuk operasional Persada juga berasal dari bantuan Pemerintah.

Source: persadabisa.id

Written by: Sebastian Atmodjo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pembatalan Polis Asuransi Mobil: Prosedur dan Risikonya

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pembatalan polis asuransi mobil merupakan cara menyelesaikan polis asuransi mobil yang masih dalam masa pertanggungan. Dalam arti, belum satu...

Baik Online Maupun Offline, Begini Cara Bayar Mandiri Virtual Account

JAKARTA, duniafintech.com – Pengertian Mandiri virtual account adalah metode pembayaran dari Bank Mandiri untuk bertransaksi di e-commerce atau aplikasi belanja online dengan menggunakan nomor...

2.290 Calon Jemaah Haji Riau Siap Berangkat ke Tanah Suci Awal Juni 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Sebanyak 2.290 orang calon jemaah haji dari Provinsi Riau siap berangkat ke Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau...

Investasi Bodong Minyak Goreng, Emak Asal Ponorogo ini Masuk Penjara 4 Tahun

JAKARTA, duniafintech.com - EV (30) warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, Ponorogo, diamankan Satreskrim Polres Ponorogo usai melakukan penipuan investasi bodong, dengan kedok jual minyak...

Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait anggapan bahwa Indonesia telah terperangkap jebakan utang...
LANGUAGE