27.2 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Rp12,500 Resmi Mulai 1 April 2022

JAKARTA, duniafintech.com – Pertamina naikkan harga Pertamax menjadi Rp12,500 per liter. Harga tersebut resmi diterapkan untuk daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor 5%, mulai hari ini Jumat (1/4).

Di Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, Pertamina naikkan harga Pertamax resmi menjadi Rp12,750 per liter. Meski begitu, kenaikan harga Pertamax ini dinilai masih jauh di bawah nilai keekonomian yang mencapai Rp14,526 per liter, atau lebih murah sekitar Rp3,500.

Kenaikan ini dilandasi atas kenaikan harga minyak dunia yang telah naik di atas 100 dolar AS per barel. Lonjakan harga minyak dunia ini pun mendorong Indonesia Crude Price per 24 Maret melonjak 56 persen atau menjadi 114,55 dolar AS per barel yang sebelumnya bercokol diharga 73,36 dolar AS per barel pada Desember 2021.

Sehingga untuk menekan beban keuangan Pertamina, selain melakukan efisiensi ketat di seluruh lini operasi, penyesuaian harga BBM pun dilakukan, namun dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis di operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, sejak tahun 2019.” ungkap Irto Ginting Pjs, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, yang dikutip dari CNBC.

“Harga baru masih terjangkau khususnya untuk masyarakat mampu. Kami juga mengajak masyarakat lebih hemat dengan menggunakan BBM sesuai kebutuhan.” tambah Irto.

BBM subsidi seperti Pertalite dan solar subsidi yang dikonsumsi sebagian besar masyarakat Indonesia sebesar 83% tidak mengalami perubahan harga atau ditetapkan stabil Rp7,650 per liter.

Kenaikan ini dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM no. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamax di Semua Wilayah (1/4):

Aceh
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.500

Sumatera Utara
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.50

Prov. Sumatera Barat
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.750

Prov. Riau
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 13.000

Prov. Kepulauan Riau
Pertalite Rp 7.650
Pertamax 13.000

Kodya Batam (FTZ)
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 13.000

Prov. Jambi
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.750

Prov. Bengkulu
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 13.000

Prov. Sumatera Selatan
Pertaliite Rp 7.650
Pertaamx Rp 12.750

Prov. Bangka-Belitung
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.750

Prov. Lampung
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.750

Prov. DKI Jakarta
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.500

Prov. Banten
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.500

Prov. Jawa Barat
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.500

Prov. Jawa Tengah
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.500

Prov. DI Yogyakarta
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.500

Prov. Jawa Timur
Pertalite Rp 7.650
Pertamax Rp 12.500

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE