27.8 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak.

Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk yang terlindungi oleh asuransi sebab masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa asuransi itu mahal. Padahal, saat ini asuransi sudah bisa diperoleh dengan premi yang murah.

Nah, untuk mengetahui apa saja daftar perusahaannya, simak artikel berikut ini, seperti dinukil dari Lifepal.

Baca juga: Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

Sekilas tentang Perusahaan Asuransi

Perusahaan asuransi merupakan lembaga keuangan yang menyediakan beragam produk asuransi yang memberikan perlindungan finansial baik bagi individu maupun perusahaan dan mendapatkan imbal balik dari pembayaran premi. 

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan asuransi umum adalah “…perusahaan yang memberikan jasa pertanggungan risiko dengan memberikan penggantian kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita tertanggung atau pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti.”

Fungsi perusahaan ini, yaitu sebagai penyedia pengalihan risiko dari tertanggung kepada perusahaan produk pertanggungan sesuai dengan jenis-jenis risiko yang dijamin di dalam ketentuan polis dan telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Adapun dalam transaksi dengan nasabahnya, perusahaan ini berperan sebagai pihak penanggung sementara nasabah asuransi disebut sebagai tertanggung.  Tertanggung membayarkan premi asuransi agar mendapatkan manfaat pertanggungan atau ganti rugi jika risiko yang diasuransikan terjadi.

Cara kerja perusahaan ini, yaitu dengan mengelola premi asuransi yang dibayarkan oleh nasabah tersebut. Kemudian, peran perusahaan ini, yaitu berkewajiban membayarkan manfaat pertanggungan sesuai dengan kesepakatan.

Daftar Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di OJK Berdasarkan Jenisnya

Sebagai informasi, secara umum, terdapat lima jenis perusahaan pertanggungan di Indonesia. Kelima bisnis asuransi ini terdiri dari perusahaan BUMN dan swasta. Berikut ini jumlah perusahaannya yang terdaftar hingga Triwulan II 2022:

  • Asuransi Umum  = 71 Perusahaan
  • Asuransi Jiwa = 53 Perusahaan
  • Reasuransi = 7 Perusahaan
  • Asuransi Wajib = 3 Perusahaan
  • Asuransi Sosial = 2 Perusahaan

Di bawah ini daftar perusahaan yang terdaftar OJK berdasarkan jenis-jenisnya.

1. Perusahaan asuransi jiwa

Menurut OJK, perusahaan asuransi jiwa adalah perusahaan yang memberikan jasa dalam penanggulangan risiko yang dikaitkan dengan hidup atau meninggalnya seseorang yang dipertanggungkan.

Artinya, perusahaan ini adalah perusahaan yang memberikan jaminan atau pertanggungan kepada nasabah apabila tertanggung meninggal dunia. Perusahaan ini bekerja dengan cara mengumpulkan dana dari para nasabahnya yang kemudian diinvestasikan guna membayar kewajiban kepada pemegang polis kelak.

Cara pengumpulan dananya, yakni dengan penawaran produk perlindungan yang diberikan terkait kondisi hidup atau meninggal. Kemudian, perusahaan ini akan memberikan jasa penanggulangan risiko kepada pemegang polis atau pihak lain yang berhak apabila tertanggung meninggal dunia atau tetap hidup sesuai dengan perjanjian yang tertera dalam polis.

Di bawah ini adalah daftar perusahaannya yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK per Triwulan II 2022:

  • PT AIA Financial – KEP-156/KMK.017/1997 – 03 April 1997
  • PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha – KEP-001/KM.13/1987 – 18 November 1987
  • PT Asuransi Allianz Life Indonesia – KEP-513/KMK.017/1996 – 16 August 1996
  • Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 – KEP-070/KM.13/1988 – 15 June 1988
  • PT Avrist Assurance – KEP-037/KM.11/1986 – 10 March 1986
  • PT Axa Financial Indonesia – KEP-612/KMK.017/1995 – 22 December 1995
  • PT Axa Mandiri Financial Services – KEP-605/KM.13/1991 – 04 December 1991
  • PT Asuransi Jiwa BCA – KEP-91/D.05/2014 – 14 July 2014
  • PT BNI Life Insurance – KEP-305/KMK.017/1997 – 07 July 1997
  • PT Asuransi CIGNA – KEP-572/KMK.17/1994 – 25 November 1994
  • PT Central Asia Financial – KEP-17/D.05/2013 – 13 March 2013
  • PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya – KEP-013/KM.13/1987 – 18 December 1987
  • PT Equity Life Indonesia – KEP-085/KM.11/1987 – 15 September 1987
  • PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia – KEP-281/KMK.017/1994 – 24 June 1994
  • PT Great Eastern Life Indonesia – KEP-514/KMK.017/1996 – 16 August 1996
  • PT Hanwha Life Insurance Indonesia – KEP-603/KMK.017/1995 – 18 December 1995
  • PT Asuransi Jiwa Indosurya Sukses – KEP-95/D.05/2013 – 11 September 2013
  • PT Lippo Life Assurance – KEP-124/D.05/2014 – 31 October 2014
  • PT MNC Life Assurance – KEP-647/KMK.017/1996 – 13 November 1996
  • PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia – KEP-020/KMK.13/1989 – 06 March 1989
  • PT Asuransi Jiwa Astra – KEP-044/KM.17/1992 – 05 October 1992
  • PT Asuransi BRI Life (d/h PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera) – KEP-181/KM.13/1988 – 10 October 1988
  • PT Asuransi Ciputra Indonesia d.h. PT Ciputra Finansial Indonesia – KEP-101/D.05/2016 – 16 December 2016
  • PT Asuransi Jiwa SeaInsure – KEP-102/D.05/2016 – 16 December 2016
  • PT Asuransi Jiwa IFG – KEP-19/D.05/2021 – 07 April 2021
  • PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia – KEP-38/KMK.10/2009 – 20 March 2009
  • PT Asuransi Kresna Life – KEP-554/KM.13/1991 – 04 November 1991
  • PT Asuransi Jiwa Nasional – KEP-57/D.05/2017 – 19 July 2017
  • PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk – KEP-649/KM.10/2011 – 03 August 2011
  • PT Asuransi Jiwa Start Investama (d/h PT Asuransi Jiwa Recapital) – KEP-576/KMK.017/1997 – 13 November 1997
  • PT. Asuransi Jiwa Taspen – KEP-30/D.05/2014 – 10 April 2014
  • PT Jiwasraya (Persero) – KEP-098/KM.11/1986 – 08 September 1986
  • PT Asuransi Simas Jiwa (d/h PT Asuransi Jiwa Mega Life) – KEP-602/KMK.017/1995 – 18 December 1995
  • PT Bhinneka Life Indonesia d.h. PT Asuransi Jiwa Bumiputera – KEP-95/D.05/2016 – 28 November 2016
  • PT. Capital Life Indonesia – KEP-32/D.05/2014 – 05 May 2014
  • PT China Life Insurance Indonesia d.h. PT Asuransi Jiwa Sinansari Indonesia – KEP-150/D.05/2013 – 20 December 2013
  • PT Chubb Life Insurance (d/h PT Ace Life Assurance) – KEP-072/KM.11/1986 – 14 July 1986
  • PT FWD Insurance Indonesia (d/h PT Commonwealth Life) – KEP-773/KMK.017/1993  – 06 August 1993
  • PT Heksa Solution Insurance – KEP-205/KMK.017/1996 – 15 March 1996
  • PT Indolife Pensiontama – KEP-585/KM.13/1991 – 23 November 1991
  • PT PFI Mega Life Insurance d/h PT. ASURANSI JIWA MEGA INDONESIA – KEP-389/KM.10/2012 – 13 August 2012
  • PT. PACIFIC LIFE INSURANCE – KEP-94/D.05/2016 – 28 November 2016
  • PT Panin Dai-ichi Life – KEP-213/KMK.013/1992- 06 August 1992
  • PT Sun Life Financial Indonesia – KEP-610/KMK.017/1995 – 22 December 1995
  • PT Victoria Alife Indonesia – KEP-40/D.05/2017 – 19 June 2017
  • PT Pasaraya Life Insurance – KEP-240/KMK.017/1995 – 01 June 1995
  • PT Prudential Life Assurance – KEP-241/KMK.017/1995 – 01 June 1995
  • PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia – KEP-762/KM.01/2012 – 27 December 2012
  • PT Asuransi Jiwa Sequis Financial – KEP-572/KMK.017/1997 – 13 November 1997
  • PT Asuransi Jiwa Sequis Life – KEP-106/KM.13/1992 – 18 April 1992
  • PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia – 613/KM.01/1995 – 22 December 1995
  • PT Perta Life Insurance – KEP-082/KM.11/1986 – 12 August 1986
  • PT Zurich Topas Life – KEP-79/KM.10/2011 – 21 January 2011

Baca juga: Asuransi Mobil Terbaik, Simak Tips dan Rekomendasinya di Sini

2. Perusahaan Asuransi umum

Ini adalah perusahaan yang memberikan pertanggungan risiko karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita oleh tertanggung atau pemegang polis akibat suatu peristiwa yang tidak pasti.

Singkatnya, perusahaan ini akan memberikan jaminan atas risiko harta benda, aset, dan kegiatan seseorang yang dalam perjalanan hidupnya berpeluang mengalami risiko kehilangan atau kecelakaan. 

Contoh produknya meliputi asuransi kendaraan bermotor, properti, kecelakaan, perjalanan, kredit, pengangkutan, rekayasa, kebakaran, mikro, dan hewan peliharaan. Inilah daftar perusahaannya yang sudah diawasi dan terdaftar oleh OJK sampai dengan Triwulan II 2022:

  • PT AIG Insurance Indonesia – KEP-257A/KM.13/1991 – 31 August 1991
  • PT Asuransi ASEI Indonesia – KEP-121/D.05/2014 – 21 October 2014
  • PT Asuransi Allianz Utama Indonesia – KEP-238/KM.13/1989 – 21 December 1989
  • PT Asuransi Artarindo – KEP-1024/MD/1979 – 09 April 1979
  • PT Arthagraha General Insurance – KEP-5634/MD/1986 – 29 March 1986
  • PT Asuransi Astra Buana – KEP-7221/MD/1986 – 05 November 1986
  • PT Avrist General Insurance – KEP.051/KM.13/1991 – 21 February 1991
  • PT Asuransi Umum BCA – KEP-165/KM.13/1989 – 09 October 1989
  • PT Asuransi Bangun Askrida – KEP-192/KM.13/1990 – 14 March 1990
  • PT Berdikari Insurance – KEP-282/MK.17/2000 – 11 August 2000
  • PT Asuransi Bhakti Bhayangkara – KEP-1119/M/1988 – 11 January 1988
  • PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk – KEP-3666/MD/1986 – 29 May 1986
  • PT Asuransi Binagriya Upakara – KEP-545/KM.13/1990 – 26 October 1990
  • PT Asuransi Bintang Tbk – KEP-6648/MD/1986 – 13 October 1986
  • PT Asuransi Bosowa – KEP-7720/MD/1986 – 28 October 1986
  • PT Asuransi Buana Independent – KEP-6123/MD/1986 – 20 September 1986
  • PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 – KEP-4150/MD/1986 – 30 June 1986
  • PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia – KEP-19/D.05/2014 – 06 March 2014
  • PT Asuransi Central Asia – KEP-2097/MD/1986 – 31 March 1986
  • PT China Taiping Insurance Indonesia – KEP-411/KMK.017/1996 – 11 June 1996
  • PT Citra International Underwriters – KEP-7211/M/1988 – 26 September 1988
  • PT Asuransi Dayin Mitra Tbk. – KEP-3472/MD/1982 – 05 July 1982
  • PT Asuransi Eka Lloyd Jaya – KEP-3667/MD/1986 – 29 May 1986
  • PT. Asuransi FPG Indonesia – KEP-3963/MD/1987 – 24 June 1987
  • PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. – KEP-633/MD/1983 – 11 February 1983
  • PT Asuransi Intra Asia – KEP-8747/M/1988 – 12 November 1988
  • PT Asuransi Jasa Tania Tbk. – KEP-7175/MD/1986 – 03 November 1986
  • PT KSK Insurance Indonesia – KEP-137/KM.13/1989 – 04 September 1989
  • PT Lippo General Insurance Tbk – KEP-173/KM.13/1992 – 07 June 1992
  • PT. MNC Asuransi Indonesia – KEP-5970/M/1988 – 06 August 1988
  • PT Asuransi MSIG Indonesia – KEP-588/MD/1987 – 02 February 1987
  • PT Mandiri AXA General Insurance – KEP-825/KM.10/2011 – 08 November 2011
  • PT Asuransi Mega Pratama – KEP-7174/MD/1986 – 03 November 1986
  • PT Asuransi Umum Mega – KEP-711/KMK.017/1996 – 31 December 1996
  • PT Meritz Korindo Insurance – KEP-3068/LK/1999- 27 July 1999
  • PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika – KEP-554/KM.10/2012 – 02 October 2012
  • PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk – KEP-3251/MD/1986 – 06 May 1986
  • PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk – KEP-462/KMK.017/1997 – 08 September 1997
  • PT Asuransi Candi Utama – 3/KDK.05/2020 – 28 Januari 2020
  • PT Asuransi Etiqa International Indonesia (d/h PT Asuransi Asoka Mas) – KEP-174/KM.13/1992 – 17 June 1992
  • PT Asuransi Jasa Indonesia – KEP-587/MD/1987 – 02 February 1987
  • PT Asuransi Jasaraharja Putera – KEP-603/KM.13/1991 – 04 Desember 1991
  • PT Asuransi Kredit Indonesia – PP No 1 Tahun 1971 – 11 Januari 1971
  • PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (d/h PT Asuransi Kresna Mitra Tbk) – KEP-3335/MD/1985 – 30 May 1985
  • PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (d/h PT Asuransi Tugu Kresna Pratama) – KEP-005/KM.13/1992 – 10 January 1992
  • PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi (d/h PT Bess Central Insurance) – KEP-384/KMK.017/1997 – 31 July 1997
  • PT Asuransi Simas Insurtech (d/h PT Asuransi Simas Net) – KEP-122/D.05/2014 – 21 October 2014
  • PT Asuransi Total Bersama – KEP-05/D.05/2019 – 10 January 2019
  • PT Tugu Pratama Indonesia Tbk – KEP-8014/MD/1986 – 08 December 1986
  • PT Asuransi Umum Videi – KEP-7440/MD/1986 – 13 November 1986
  • PT BRI Asuransi Indonesia (d/h PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur) – KEP-128/KM.13/1989 – 26 August 1989
  • PT Chubb General Insurance Indonesia (d/h PT Ace Jaya Proteksi) – KEP-2560/MD/1986 – 21 April 1986
  • PT Great Eastern General Insurance Indonesia – KEP-471/KMK.017/1994 – 22 September 1994
  • PT Kookmin Best Insurance Indonesia d.h. PT LIG Insurance Indonesia – KEP-491/KMK.017/1997 – 30 September 1997
  • PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk – KEP-6650/MD/1986 – 13 October 1986
  • PT Pan Pacific Insurance – KEP-483/KMK.017/1997 – 30 September 1997
  • PT Asuransi Purna Artanugraha – KEP-155/KM.13/1992 – 23 May 1992
  • PT Asuransi Raksa Pratikara – KEP-8016/MD/1986 – 08 Desember 1986
  • PT Asuransi Rama Satria Wibawa – KEP-8264/MD/1986 – 19 December 1986
  • PT Asuransi Ramayana Tbk. – KEP-311/DDK/V/II/1971 – 04 November 1971
  • PT Asuransi Reliance Indonesia – KEP-4138/MD/1986 – 30 June 1986
  • PT Asuransi Samsung Tugu – KEP-6/KMK.017/1997 – 03 Januari 1997
  • PT Sarana Lindung Upaya – KEP-3137/M/1988 – 29 March 1988
  • PT Asuransi Sinar Mas – KEP-2562/MD/1986 – 21 April 1986
  • PT Sompo Insurance Indonesia d.h. PT Asuransi Sompo Japan Nipponkoa Indonesia – KEP-3250/MD/1986 – 06 May 1986
  • PT Asuransi Staco Mandiri – KEP-605/KM.10/2011 – 26 July 2011
  • PT Asuransi Sumit Oto – KEP-343/KM.10/2011 – 25 April 2011
  • PT Asuransi Tokio Marine Indonesia – KEP-034/KM.13/1991 – 05 February 1991
  • PT Asuransi Tri Pakarta – KEP-1754/MD/1978 – 11 December 1978
  • PT Victoria Insurance Tbk – KEP-604/KM.13/1991 – 04 Desember 1991
  • PT Asuransi Wahana Tata – KEP-6122/MD/1986 – 20 September 1986

Perusahaan Asuransi

3. Asuransi wajib

Merupakan perusahaan yang pengelolaannya di bawah tanggung jawab negara atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Yang merupakan jenis perusahaan ini menurut data OJK ada tiga, yaitu:

  • PT ASABRI (Persero) – PP 44 dan 45 Tahun 1971 – 31 July 1971
  • PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja – Peraturan Pemerintah RI No 39 – 06 November 1980
  • PT TASPEN (PERSERO) – PP 25 Tahun 1981 jo. PP 20 Tahun 2013 – 30 July 1981

Ketiganya memiliki lini usaha berbeda-beda. PT Asabri adalah BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial untuk pembayaran pensiun TNI, Polri, dan PNS Kementerian Pertahanan.

Kemudian, ada juga PT Taspen (Persero) adalah asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun untuk PNS. Terakhir, PT Jasa Raharja adalah perusahaan yang bergerak di asuransi sosial khusus kecelakaan. Ketiga asuransi wajib tersebut adalah milik pemerintah lewat Kementerian BUMN. 

4. Asuransi sosial

Seperti diketahui, pemerintah menjamin setiap warga negaranya dapat mengakses fasilitas kesehatan. Lewat amanat Undang-Undang tentang Sistem Jaminan Sosial, setiap warga negara Indonesia dijamin kebutuhan hidupnya secara kesehatan dan keselamatan kerja.

Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia membentuk Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial atau BPJS sebagai perusahaan pertanggungan sosial untuk memastikan seluruh warganya mendapat perlindungan itu. 

BPJS pun terdiri dari dua badan, yakni BPJS Kesehatan yang memberikan jaminan kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan jaminan sosial berupa jaminan hari tua, jaminan pensiun, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian.

Adapun kepesertaan untuk program ini bersifat wajib bagi para pekerja dan iurannya langsung dipotong dari upah pemberi kerja. 

5. Reasuransi

Perusahaan reasuransi adalah perusahaan yang memberi pertanggungan terhadap risiko yang dihadapi oleh perusahaan pertanggungan. Alasan di balik perusahaan pertanggungan mengasuransikan kembali risiko yang telah ditutupnya, yaitu sebagai antisipasi dan untuk kestabilan dan pendapatan demi kelancaran bisnis asuransi. Perusahaan ini membantu perusahaan pertanggungan dalam sejumlah hal, seperti:

  • Memperbesar kapasitas penerimaan risiko-risiko tertentu oleh perusahaan pertanggungan
  • Meminimalkan penyebaran risiko yang ditanggung
  • Mendukung stabilitas keuntungan perusahaan
  • Meminimalkan cadangan teknis yang dibutuhkan
  • Mengembangkan kegiatan perusahaan serta peningkatan asas profesionalisme dan daya saing perusahaan

Sejauh ini, ada 7 perusahaan reasuransi yang beroperasi di Indonesia per Triwulan II 2022, yakni:

  • PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. – Kantor Pusat – KEP-4440/MD/1986 – 12 July 1986
  • PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) – Kantor Pusat – KEP-108/D.05/2015 – 19 October 2015
  • PT Reasuransi Nusantara Makmur – Kantor Pusat – KEP – 56/D.05/2017 – 19 July 2017
  • PT Reasuransi Maipark Indonesia Kantor Pusat – KEP-29/D.05/2014 – 10 April 2014
  • PT Reasuransi Nasional Indonesia – Kantor Pusat – KEP-27/KMK.017/1995 – 09 January 1995
  • PT Tugu Reasuransi Indonesia – Kantor Pusat – KEP-5270/MD/1987 – 18 August 1987
  • PT Indoperkasa Sukses Jaya Reasuransi – Kantor Pusat – KEP-7/D.05/2022 – 17 Januari 2022

Perusahaan Asuransi Syariah

OJK menerangkan, perusahaan pertanggungan syariah punya peran untuk mengelola operasional dan investasi sejumlah dana yang diterima dari pemegang polis dengan cara yang berbeda dengan perusahaan pertanggungan konvensional, yang dalam hal ini mereka bertindak sebagai penanggung risiko.

Adapun akad yang digunakan dalam asuransi syariah, yakni prinsip tolong-menolong antar sesama pemegang polis dan kerja sama pemegang polis dengan perusahaan pertanggungan syariah. Hal itu tentu saja berbeda dengan asuransi konvensional yang dilakukan berdasarkan akad atau prinsip pertukaran atau jual-beli.

Perusahaan yang satu ini hadir sebagai jawaban kebutuhan para masyarakat muslim di Indonesia. Inilah beberapa nama perusahaannya yang sudah terdaftar di OJK:

  • PT Asuransi Takaful Keluarga
  • PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMA Syariah)
  • PT Asuransi Jiwa Syariah Al Amin
  • PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah)

Sekian ulasan tentang perusahaan asuransi yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Properti dan Berikut Tips Memilihnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE