26.7 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Rayakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polri Siap Uji Coba Smart SIM

duniafintech.com – Bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara pada tanggal 22 September 2019, Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Kakorlantas) Polri akan meluncurkan Surat Izin Mengemudi (SIM) Pintar atau Smart SIM yang berfungsi sebagai uang elektronik. Smart SIM ini dapat digunakan untuk keperluan bertransaksi sehari hari, seperti pembayaran tol, kereta, MRT, SPBU, hingga dapat dgunakan untuk berbelanja.

Polri akan meluncurkan Smart SIM yang dilengkapi dengan chip layaknya kartu ATM. Selain dapat digunakan sebagai uang elektronik, Smart SIM juga akan berisikan data foreksik kepolisian berikut dengan identitas lengkap pemegang SIM serta dapat merekam pelanggaran pemiliknya bahkan terdapat nomor telepon pemiliknya dan nomor telepon orang terdekat yang dapat dihubungi jika terjadi sesuatu.

Baca Juga : Ekosistem Digital Indonesia Kembali Didorong Melalui Kerjasama Fintech

Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Refdi Andi mengatakan untuk saat ini masih dalam tahap uji coba dan belum dapat difungsikan dengan baik. Polri akan memberikan pelayanan serta informasi yang lengkap setelah resmi diluncurkan akhir September mendatang.

SIM Pintar atau Smart SIM memiliki keunggulan lebih dari pendahulunya. Seperti layaknya e-money pada kebanyakan kartu, SIM Pintar dapat diisi saldo maksimal Rp 2 juta. Saldo tersebut dapat dibelanjakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk bayar tilang. Untuk merealisasikan hal ini, Polri pun telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah bank yaitu BRI, BNI, dan Mandiri. Nantinya, pemilik Smart SIM yang ingin menggunakan kartu tersebut sebagai uang elektronik dapat mengaktivasi ke bank terkait.

Baca Juga : Kian Memanas, Grab Saingi Gojek dalam Bisnis Reparasi

Tidak hanya fungsinya yang berubah, tampilan fisik SIM Pintar pun berbeda dengan SIM yang telah beredar. SIM terlihat lebih simpel dengan warna merah menutupi seluruh kartu bagian atas serta putih mendominasi bagian bawah. Dua warna itu lantas didasari peta Indonesia berwarna abu pada bagian tengah. Pada bagian atas kartu terdapat tulisan ‘Indonesia’. Persis di bawahnya, terdapat tulisan ‘surat izin mengemudi’. Logo Kepolisian Negara Republik Indonesia terletak di pojok kiri atas.

-Vidia Hapsari-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE