26.1 C
Jakarta
Minggu, 25 Juli, 2021

Prediksi Bitcoin Sepekan: Setelah Koreksi, Bitcoin ke Level Tertinggi

Prediksi Bitcoin pada pekan ini tampaknya masih memberikan angin segar kepada trader. Bitcoin tercatat menguat ke level tertingginya. 

Prediksi Bitcoin ini melansir dari Indodax.academy market signal. Bitcoin kemungkinan besar akan menguat lagi ke level tertinggi atau kemungkinan bisa melewati rekor tertinggi sesuai yang kita harapkan melewati Rp950 juta. 

Dua pekan lalu, Bitcoin sempat resisten, turun dari Rp950 juta ke Rp720 jutaan. Pekan lalu, harga masih sempat sideways di sekitar Rp780 jutaan. Namun, akhir pekan dan Senin pagi (3 Mei 2021), Bitcoin kembali menguat ke Rp850 juta. 

Baca Juga : Kenali Apa Itu ICO dan Cara Menghindari Kerugian

Baca Juga : Harga Ethereum Tembus Rp40 Juta Setelah Naik Lebih dari 10 Kali Lipat

Apakah kenaikan ini juga memberikan dampak terhadap harga altcoin? Sebenarnya, saat penurunan dua pekan lalu itu, altcoin juga ikut menurun. Namun, masih banyak harga altcoin yang bertahan atau justru menguat waktu itu. 

Lalu, selain Bitcoin, bagaimanakah prediksi altcoin pekan ini? 

Penyebab Kenaikan Bitcoin

Penurunan Bitcoin pada pertengahan pekan di Bulan April lalu belum terungkap secara pasti. Namun, banyak pihak yang menyatakan hal ini terjadi karena kebijakan Joe Biden soal pajak. Sehingga harganya merosot. 

Namun, menurut CEO Indodax Oscar Darmawan, penurunan Bitcoin dan altcoin saat itu hanyalah penurunan yang biasa saja. Bisa jadi karena ada aksi profit taking atau karena pasar jenuh. 

Lalu, mengapa Bitcoin kembali meningkat? Ini karena adanya rumor pemberitaan bahwa perusahaan Alibaba membeli Bitcoin senilai USD20 miliar atau Rp288 triliun. Tetapi, berita ini masih rumor. 

Tetapi, seperti prediksi para analis dunia sebelumnya, Bitcoin akan mengalami tren bullish atau kenaikan harga di sepanjang tahun ini. Bitcoin kemungkinan besar akan mencapai Rp1 miliar atau bahkan melewati Rp2 miliar pada tahun ini. 

Prediksi Altcoin

Penurunan Bitcoin juga menyebabkan altcoin turun. Meski tidak semuanya. Lalu, bagaimana kondisi altcoin saat ini? 

Begitu juga dengan altcoin. Tahun ini dipercaya sebagai tahun altcoin season. Dimana kenaikan 50 altcoin akan lebih tinggi dari pada rata-rata kenaikan altcoin. Berikut beberapa aset kripto alternatif yang akan meningkat, mulai dari pekan ini. 

Ethereum

Altcoin satu ini adalah altcoin terpopuler di seluruh dunia. Bahkan, kepopulerannya hanya kalah dari Bitcoin. Kenaikan Ethereum sudah mencapai 4 kali lipat selama 4 bulan pertama tahun ini. 

Ethereum hanya Rp10 juta pada awal tahun. Kemudian, meningkat secara bertahap tanpa penurunan yang cukup dalam dan menggemparkan. Kini, Ethereum mencapai Rp44 juta. 

Kripto ini akan mengalami upgrade teknologi. ETH akan burn pada pertengahan 2021, sekitar bulan Juli atau Agustus 2021. Upgrade ini bernama EIP-1559. Jika burn, Ethereum semakin langka dan harganya semakin mahal. 

Selain itu, alasan lain harga Ethereum meningkat adalah karena Ethereum yang sedang upgrade ke Ethereum 2.0. Ini juga cara lain agar supply Ethereum berkurang di masa mendatang. Karena kekurangan Ethereum adalah pasokannya yang tidak terbatas. 

Sementara itu, Ethereum 2.0 juga akan membenahi kekurangan Ethereum lainnya. Salah satunya seperti jaringan yang lebih cepat dan biaya yang lebih murah. 

Uniswap

Kripto ini merupakan kripto DeFi yang paling populer. Jadi, wajar saja bila stakers tidak berinvestasi di platform lain seperti Saffron Finance, SushiSwap, OctoFi dan lainnya. Sehingga Uniswap kemungkinan besar meningkat dan kripto DeFi lain turun pada pekan ini. 

Uniswap akan melakukan upgrade mainnet V3 pada 5 Mei 2021. Upgrade tersebut akan membuat platformnya lebih cepat dan biaya yang lebih murah. Kabar ini tentu meningkatkan harga UNI. 

UNI tercatat kembali ke level tertingginya di kisaran Rp6390 juta. Bahkan, kripto ini diprediksi akan meningkat lebih tinggi. 

Binance Coin (BNB)

Meski sudah melakukan burn 15 kali di 4 bulan pertama tahun ini, BNB akan meningkat lagi. BNB juga sudah kembali ke level tertingginya sekitar Rp9 jutaan, setelah sempat turun di bawah Rp8 juta. 

Kenaikannya juga fantastis sekali. Dari awal tahun, BNB hanya Rp600-Rp700 ribuan saja. Artinya, kenaikan BNB selama 4 bulan awal 2021 lebih dari 12 kali lipat. Bahkan, kenaikannya bisa lebih tinggi lagi karena dampak burn masih berlanjut. 

DOGE

Sebenarnya, DOGE tak begitu memiliki fundamental yang bagus dari pada altcoin di atas. Karena DOGE sering jadi perhatian karena Elon Musk. 

Uniknya, saat Elon Musk memposting tentang DOGE di twitter, kripto ini meningkat ratusan persen. Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi. Banyak sekali trader yang memanfaatkan cuitan tersebut dan memanfaatkan kenaikan harganya, meski fundamentalnya tidak begitu kuat. 

Alasan DOGE mengalami kenaikan pada pekan ini karena DOGE telah meningkat secara perlahan, pada akhir pekan dan menyambung awal pekan ini. Tidak menutup kemungkinan DOGE bisa meningkat rasuan persen dalam seminggu atau bahkan dalam sehari, seperti yang sudah terjadi.

Selain itu, DOGE juga merupakan kripto yang sangat murah, yaitu hanya sekitar Rp5.000an saja. Karena receh dan harganya naik fantastis, perhatian orang-orang juga bertambah ke DOGE. 

Itulah mengapa DOGE kerap menjadi top volume di Indodax. 

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE