28.9 C
Jakarta
Senin, 27 Juni, 2022

PRODUSEN MOBIL PORSCHE AKAN TERAPKAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN UNTUK PRODUK MEREKA

duniafintech.com – Segala hal yang berhubungan dengan Bitcoin dan Blockchain (teknologi yang mendasarinya) memang selalu mendapat perhatian dunia. Kali ini Porsche, perusahaan mobil asal Jerman mengumumkan rencananya untuk menerapkan teknologi Blockchain pada mobil mereka.

Seperti yang dilansir oleh Cointelegraph, Selasa (27/2) lalu Pabrikan mobil Porsche sedang mengeksplorasi aplikasi Blockchain di kendaraannya bekerjasama dengan startup XAIN yang berbasis di Berlin.

Baca juga:  uzbekistan-segera-rilis-regulasi-cryptocurrency-dan-perkembangan-bitcoin-di-china/

Dalam siaran  pers mereka yang dipublikasikan 22 Februari, Porsche menyatakan bahwa perusahaan mereka adalah produsen mobil pertama yang menerapkan dan berhasil menguji Blockchain di dalam mobil.

Kemungkinan penerapan teknologi Blockchain mulai dari mengunci dan membuka pintu mobil melalui sebuah aplikasi, dengan kemungkinan otorisasi akses sementara, hingga model bisnis baru dan yang lebih baik melalui penyimpanan data terenkripsi. Porsche juga menyatakan bahwa teknologi Blockchain dapat diterapkan untuk lebih meningkatkan keamanan dan kemampuan mobil tanpa sopir.

Ahli strategi keuangan Porsche, Oliver Döring yakin akan potensi teknologi Blockchain yang luar biasa.

Baca juga: https://duniafintech.com/perusahaan-asuransi-optimis-dalam-membidik-premi-di-tahun-2018/

Kami dapat menggunakan Blockchain untuk mentransfer data dengan lebih cepat dan aman, memberi pelanggan kami ketenangan saat mereka sedang mengisi bensin, parkir, atau perlu memberi akses sementara ke kendaraan ke pihak ketiga, seperti agen pengiriman parsel. Kami menerjemahkan teknologi inovatif menjadi manfaat langsung bagi pelanggan,” ungkap Döring menyatakan dalam siaran persnya.

Menurut Porsche, fitur Blockchain bisa mempercepat proses pembukaan dan penguncian mobil dengan aplikasi sebanyak 6 kali. Hal ini dimungkinkan saat mobil menjadi bagian dari blockchain, membuat koneksi offline menjadi mungkin yaitu, tanpa pengalihan melalui server. Pendekatan saat ini masih memerlukan koneksi online dan penyelarasan data mobil dengan server yang tersimpan.

Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Nilai Syariah P2P Lending Syariah, Adil dan Transparan

JAKARTA, duniafintech.com – Nilai syariah dalam P2P lending syariah ada apa saja? Benarkah P2P lending syariah halal? Mari kita kupas tuntas nilai syariah yang...

Pengamat Prediksi Bitcoin Akan Kembali Sentuh Level Tertinggi, Tapi Butuh Waktu Lama

JAKARTA, duniafintech.com - Pembawa acara keuangan “Mad Money”, Jim Cramer dalam acaranya menjelaskan prediksi Bitcoin dapat mengalami reli selama beberapa bulan ke depan, meskipun...

Civic Turbo Baru dan Bekas 2022, Segini Harganya

JAKARTA, duniafintech.com – Civic Turbo adalah jenis mobil dengan performa “gahar” dan hal itu sekaligus menjadi pesona alias daya tariknya. Mobil ini memang menjadi incaran...

Afrika Tengah Adopsi Bitcoin Jadi Mata Uang Resmi, Ternyata Ini yang Jadi Alasannya

JAKARTA, duniafintech.com - Adopsi Bitcoin oleh Republik Afrika Tengah (CAR) jadi mata uang resmi ukup mengejutkan dan membingungkan dunia kripto. Hal itu karena masih...

Khasiat P2P Lending Syariah, Kenali ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Khasiat P2P Lending Syariah ternyata bisa menjadi salah satu solusi bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Peran UMKM itu memang penting...
LANGUAGE