32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

PROGDI SISTEM INFORMASI UNIKA GELAR SEMINAR PELUANG PENDANAAN INDUSTRI KREATIF

Program Studi Sistem Informasi dan Game Technology Unika Soegijapranata Semarang menggelar seminar Peluang Pendanaan Industri Kreatif, akhir pekan lalu.

Hadir sebagai pembicara adalah  Shinta Witoyo Dhanuwardoyo (CEO Bubu.com), Oscar Darmawan (CEO Bitcoin Indonesia), serta Leocadia dan Nathasia (mahasiswa Game Technology Unika Soegijapranata).

Seminar ini merupakan kegiatan rutin tahunan Festival Game and Entrepreneur yang telah diselenggarakan sejak tahun 2011 dengan tujuan mendorong potensi industri kreatif di Jawa Tengah terutama di Semarang.

Dalam sesi pertama, Leocadia dan Nathasia menyampaikan proses adaptasi cerita silat Mahesa Jenar ke dalam bentuk game berbasis Android. Proses eksplorasi tersebut juga akan dipresentasikan pada konferensi internasional di Bangkok awal Desember nanti.

Adapun Oscar Darmawan memberikan sesi edukasi teknologi dalam Bitcoin yang dapat digunakan untuk pengembangan industri kreatif. Pada akhir sesi seminar, Shinta Witoyo yang saat ini aktif sebagai angel investor memaparkan berbagai peluang pendanaan untuk industri kreatif untuk pengembang teknologi informasi.

Di sela-sela acara seminar juga ditayangkan karya-karya game edukasi dari mahasiswa dan guru-guru sekolah di Semarang. Terpilih sebagai karya terbaik versi guru sekolah adalah Dra. MC Sri Lestari (sekolah Kebon Dalem YPII) dengan karya game “Budi Pekerti” dan Berlina T, SSi (sekolah YSKI) dengan karya game “Istana Bangun Datar”.

Dua karya terbaik game edukasi versi mahasiswa direbut oleh tim Yeremia Greato-Satrya dan Celvin Laviano. Keduanya menyajikan konten pembelajaran dalam bentuk permainan yang menarik.

Menurut Daniel Sigit, ketua panitia dan president Game Club Unika Soegijapranata, penghargaan karya terbaik ini selalu diberikan rutin setiap tahunnya dalam Festival Game and Entrepreneur. Khusus tahun ini, melibatkan guru-guru sekolah di Semarang yang menjadi peserta workshop Pengembangan Game Edukasi yang diadakan oleh GameBelajar.com.

Ketua Program Studi Brenda Chandrawati, MT menambahkan bahwa pihaknya sangat terbuka membantu sekolah-sekolah yang berminat mengembangkan game pembelajaran sebagai kewirausahaan sekolah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Inilah 18 Penyakit yang tidak Ditanggung Asuransi Prudential

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar penyakit yang tidak ditanggung Asuransi Prudential penting untuk diketahui oleh para pemilik polis asuransi ini. Adapun hal penting yang perlu dipertimbangkan...

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...
LANGUAGE