30.3 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Sini Merapat! BLT UMKM 2022 Dibuka Lagi, Berikut Ini Syarat dan Cara Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Bantuan langsung tunai atau BLT UMKM 2022 senilai Rp 600 ribu kembali dibuka oleh Pemerintah. Ini menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM. Simak syarat dan cara daftarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa pemerintah akan kembali salurkan BLT UMKM senilai Rp600 ribu dalam waktu dekat.

Dikutip dari Bisnis.com, bantuan ini ditujukan untuk 12 juta pelaku usaha UMKM seperti Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pemilik warung agar bisa bertahan selama pandemi Covid-19.

“Tahun lalu kita berikan Rp1,2 juta, saat ini kita berikan Rp600 ribu. Kita berikan kepada mereka yang belum mendapatkan bansos,” kata Airlangga dalam keterangan resmi, Kamis (5/4/2022).

Meski demikian, Airlangga belum mengungkapkan kapan pendaftaran BLT UMKM 2022 akan dibuka kembali.

Namun, untuk berjaga-jaga, berikut ini informasi tentang syarat dan cara mendapatkan BLT UMKM sebelumnya.

Syarat dan Cara Daftar BLT UMKM 2022 

Syarat BLT UMKM 2022

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki e-KTP
  • Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan
  • Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD
  • Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR
  • Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Cara Daftar BLT UMKM 2022

Untuk calon penerima Banpres Produktif atau BLT UMKM dapat melengkapi data usulan kepada pengusul, yakni Dinas Koperasi dan UKM setempat, dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Nomor Kartu Keluarga (KK)
  • Nama lengkap
  • Alamat tempat tinggal sesuai KTP
  • Bidang usaha
  • Nomor telepon

Selain bantuan untuk UMKM, pemerintah juga akan memberikan BLT minyak goreng senilai Rp300 ribu sekaligus untuk April – Juni dengan sasaran keluarga yang terdaftar Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan PKL pada April bulan ini.

Sementara itu, untuk pekerja akan diberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang ditujukan untuk pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta, masing-masing pekerja akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta.

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....

Memahami Mekanisme P2P Lending Syariah, Simak Ulasannya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Mekanisme P2P lending syariah patut menjadi pemahaman bagi masyarakat. P2P lending terus mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini karena kebutuhan setiap...

Waduh Nasib-nasib! Hacker Berhasil Gasak Rp 1,48 T dari Perusahaan Kripto AS

JAKARTA, duniafintech.com - Koin digital senilai US$100 juta koin atau sekitar Rp1,482 triliun diklaim dibobol hacker alias peretas dari perusahaan kripto Amerika Serikat (AS)...

Perkenalkan Smartphone Saga, Solana Picu Beragam Reaksi dari Komunitas Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Tim Solana membagikan kabar bahwa akan meluncurkan smartphone Aa ga sebagai proyek terbaru pengembang Web3, Solana Mobile Stack. Komunitas kripto menyambut perkembngan...
LANGUAGE