29.3 C
Jakarta
Rabu, 28 September, 2022

STANDPOINT RESEARCH : BITCOIN BISA BERLIPAT GANDA DAN MENCAPAI $5000/BTC – SEGERA

duniafintech.com – Analis riset saham Ronnie Moas mengatakan bahwa dia membeli Bitcoin akhir pekan ini dan berpikir bahwa produk tersebut bisa mencapai $5000/BTC dalam waktu satu tahun.

Moas mengatakan kepada CNBC dalam sebuah wawancara telepon, menunjukkan bahwa karena hanya 21 juta bitcoin yang bisa ada, meningkatnya permintaan akan mata uang digital secara alami akan menaikkan harganya.

Nilai Bitcoin naik tiga kali lipat tahun ini  mencapai rekor $3.025,47/BTC  pada 11 Juni lalu, menurut CoinDesk. Mata uang digital diperdagangkan pada hari Rabu kemarin, sekitar $2.600/BTC, besar dua kali lipat dari harga pada bulan Desember 2016, yaitu  sebesar $968/BTC.

Moas  mengatakan bahwa dia menginvestasikan beberapa ratus dolar A.S. masing-masing di Bitcoin, Ethereum dan mata uang digital lain yang disebut litecoin melalui Coinbase.com. Setelah dia merilis laporan setebal 40 halaman tentang cryptocurrencies dalam beberapa minggu ke depan, Moas mengatakan bahwa dia berencana menginvestasikan lebih banyak uang di dalamnya.

Baca juga : https://duniafintech.com/restoran-dan-hotel-di-bali-sudah-mau-dibayar-pakai-bitcoin/

Pandangan analis riset terhadap Bitcoin ini bergabung dengan pandangan optimis orang lain di Wall Street. Pada hari Minggu, analis teknikal Goldman Sachs Sheba Jafari mengatakan dalam sebuah catatan bahwa Bitcoin bisa naik setinggi $3,915.

“Dalam 6 sampai 12 bulan ke depan Anda akan mengalami sedikit histeria,” kata Moas.

Alasan Moas adalah begitu sedikit modal global yang berada dalam kripto di masa sekarang karena mata uang digital muda dapat menyerap lebih banyak dana tersebut tanpa menjadi terlalu tinggi.

Di sisi lain, data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar dari semua cryptocurrencies telah tumbuh dari  hanya $20 miliar pada awal tahun ini menjadi sekitar $100 miliar, masih kurang dari sepersepuluh persen dari pasar modal global. Bitcoin memiliki nilai pasar sekitar $42 miliar, menurut CoinMarketCap.

Banyak institusi, termasuk beberapa di Wall Street, percaya bahwa teknologi Blockchain di belakang Bitcoin secara fundamental dapat mengubah cara dunia beroperasi, seperti halnya internet.

Source CNBC.com

Written by : Arina Calista Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indodax Trading Fest Oktober 2022 Berhadiah Ratusan Juta, Komitmen Indodax Demi Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com – Indodax, platform kripto terbesar di Indonesia dengan 5,5 juta member terdaftar kembali menggelar Indodax trading fest Oktober 2022 secara rutin.  Pelaksanaan lomba atau...

Sri Mulyani Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, tertinggi se-Asia Tenggara. Hal itu tercermin sejak...

Erick Keluhkan Generasi Saat Ini Tidak Mau Jadi Petani

JAKARTA, duniafintehch.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai generasi muda saat ini enggan menjadi Petani lantaran tidak memiliki jaminan masa...

Pertamina Bantah Tudingan Produk Pertalite Bikin Boros

JAKARTA, duniafintech.com - Pertamina buka suara terkait beberapa hari ini viral mengenai keluh kesah konsumen pengendara yang menggunakan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite. Para...

Cara Cicil iPhone di iBox, Bisa Pakai Shopee Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cicil iPhone di iBox dengan kartu kredit hingga Shopee berikut ini penting banget lho untuk diketahui. Pasalnya, hingga detik ini, iPhone...
LANGUAGE