28.4 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Startup Fintech Instarem Raih Pendanaan $20 Juta

duniafintech.com – Instarem, sebuah perusahaan startup fintech berbasis di Singapura yang bertugas membantu bank mengirimkan uang ke luar negeri dengan biaya murah baru-baru ini berhasil meraih pendanaan Seri C dengan nilai lebih dari $20 juta untuk melakukan ekspansi secara global.

Putaran ini dipimpin oleh MDE Ventures (cabang VC Operator Telekomunikasi Indonesia, Telkom) dan Beacon (dana milik bank Thailand, Kasikorn) serta beberapa investor yang sudah ada seperti Vertex Ventures, GSR Ventures Rocket Internet dan SBI-FMO Fund.

Baca juga: Fintech Indonesia Harus Tahu Mengenai Debt Collection?

Butuh waktu lebih dari 4 tahun bagi Instarem untuk mengumpulkan dana lebih dari $40 juta meskipun co-founder dan CEO Instarem Prajit Nanu mengatakan kepada TechCrunch bahwa startup itu berencana untuk memperluas perolehan dana Seri C menjadi $ 45 juta.

Modal tambahan diharapkan akan ditutup pada bulan Januari, dengan Nanu sangat tertarik untuk mendatangkan investor strategis yang dapat membantu bisnis tumbuh di pasar negara berkembang baru di Amerika Latin serta Eropa.

“Kami sedang sampai di tahap di mana jenis pendanaan sangat penting,” katanya dalam sebuah wawancara. “Sangat penting bagi kamu untuk mendatangkan investor yang bisa membawa nilai bisnis kami ke angka yang lebih tinggi.”

Rencana Perluasan Bisnis Secara Global

Nanu juga menambahkan bahwa saat ini perusahaan mereka sedang mencoba berbicara kepada pemilik dana besar di Amerika Serikat dan beberapa investor potensial di sana.

Instarem selama ini bekerja dengan bank untuk mengurangi biaya transfer ke luar negeri, menawarkan semacam layanan ‘Transferwise for corporate’. Meskipun begitu, tidak seperti Transferwise yang menggunakan jaringan global bank untuk mengirim uang ke seluruh dunia, Instarem menggunakan bank-bank menengah yang sudah memperdagangkan mata uang asing.

Baca juga: Fitur Keamanan Baru Dirilis Indodax

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, prosesnya sama dengan menempatkan beberapa kotak pada kapal pengangkut UPS yang akan keluar, sehingga biayanya akan jauh lebih sedikit ketimbang saat Anda harus mencari kapal sendiri dan mengirimkannya.


Berfokus pada pasar Asia Tenggara terutama, Instarem telah melayani lebih dari 50 pasar untuk urusan pengiriman uang. Perusahaan memang menawarkan layanan untuk konsumen, tetapi lembaga keuangan (yang memiliki permintaan berkelanjutan dan belanja rata-rata lebih tinggi) adalah target utamanya.

Source: techcrunch.com

Written by: Dita Safitri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...
LANGUAGE