29.7 C
Jakarta
Jumat, 20 Mei, 2022

Startup Fintech Kredivo Gandeng Moka untuk Kredit Instan

duniafintech.com РJakarta РStartup Fintech Kredivo, kartu kredit digital untuk milenial Indonesia, mengumumkan kemitraannya dengan salah satu perusahaan digital POS (Point of Sales) terkemuka di Indonesia,  Moka.

Kerjasama startup fintech Kredivo dengan Moka, merupakan wujud kedua belah pihak untuk memberikan kemudahan pada konsumen Indonesia dalam bertransaksi di gerai-gerai offline dengan kredit instan tanpa perlu menggunakan kartu kredit dengan bunga setara bank.

Akshay Garg. Co founder dan CEO FinAccel, perusahaan yang menaungi Kredivo mengungkapkan bahwa hal ini merupakan langkah strategis yang dilakukan kedua perusahaan. dimama masyarakat dapat membayar barang belanjaan offline menggunakan kartu kredit digital Kredivo di toko ritel yang telah menggunakan porangkat Moka.

Berbeda dengan perusahaan multifinance lainnya yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk memproses pengajuan kredit, startup fintech Kredivo dapat memberikan konfirmasl persetujuan hanya datum beberapa menit.

“Untuk pertama kalinya dua perusahaan digital terkemuka bekerjasama untuk membangun infrastruktur pembayaran di Indonesia. Kredivo membangun infrastruktur kredit ritel sedangkan Moka membangun infrastruktur penerimaan pembayaran digital. Kami memiliki visi yang sama untuk meningkatkan tlansaksi digital baik diri sisi pedagang maupun pembeli, pedagang mampu melacak 100% pembayaran mereka secara digital dan pengguna dapat mengakses kredit dengan mulus,” kata Akshay Garg.

Dia menjelaskan bahwa program transaksi offline Kredivo pertama diluncurkan bersama OkeShop dimana saat ini Kredivo sudah tersedia di 47 gerai OkeShop di wilayah Jabodetabek dan ratusan merchant lainnya. Jumlah ini akan terus bertambah dengan pengaktifan Kredivo di seluruh merchant Moka secara bertahap.

Semeniara itu Haryanto Tanjo, Co-founder dan CEO Moka mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan komitmen kedua perusahaan teknologi ini untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pembayaran digital.

“Kami sangat bersemangat menyambut kemitraan ini. Konsumen diuntungkan karena depat menggunakan kredit dari Kredivo untuk belanja di merchant Moka, dan pelaku bisnis diuntungkan karena fasilitas kredit dapat meningkatkan AoV (average order value) dan omset merchant,” ujar Haryanto.

Moka merupakan perusahaan pengembang SaaS (Software as a Services) untuk sistem Point of Sale (POS) bagi usaha-usaha F&B (makanan & minuman), jasa, serta vital. Saat ini, Iebih dari 14.000 merchant telah menggunakan jasa Moka di seluruh Indonesia.

Meskipun penumbuhan pembayaran digital sangat cepat, ekosistem usaha ritel terhambat oleh kesenjangan yang sangat besar dalam ketersediaan ritel kredit. Kredivo memecahkan permasalahan tersebut dengan memberikan opsi kredit yang mudah dan cepat dengan bantuan teknologi.

-Romy-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Penerapan Blockchain untuk Perekonomian di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Banyak developer lokal di Indonesia yang membangun proyek yang didasari oleh teknologi blockchain. Hal ini untuk menyambut kesiapan perekonomian terutama di...

Mantap! Rocket Rockers, Mocca, dan Kuburan Band Rilis NFT

JAKARTA, duniafintech.com - NFT atau Non Fungible Token makin berkembang di Indonesia setelah dikejutkan oleh Ghazali yang merilis foto selfie yang dilakukan terus-menerus selama...

Segera Cair! Simak Ini Syarat Jadi Penerima BLT UMKM Rp 600 Ribu

JAKARTA, duniafintech.com - Bantuan Langsung Tunai atau BLT UMKM tahun 2022 sebesar Rp 600 ribu dipastikan akan terus berlanjut pada 2022 ini.  Kendati demikian, calon...

Tambah Lagi Pejabat Kementerian Terciduk Korupsi, Kali Ini Baja Targetnya

JAKARTA, duniafintech.com - Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Supardi memastikan bakal menyita ponsel milik Tahan Banurea, tersangka perkara...

Alami Gejolak Pasar, 3 Aset Kripto Ini Diprediksi Naik di 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Pasar aset kripto dunia mengalami ketakutan ekstrem belakangan ini. Nilai kapitalisasi pasar kripto global kembali jatuh menjadi USD1,25 triliun dari sebelumnya...
LANGUAGE