30.5 C
Jakarta
Sabtu, 24 Oktober, 2020

Strategi Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia Jangkau Sektor Pertanian

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) menyebutkan berbagai peluang dan tantangan dalam melakukan pemulihan sektor pertanian di masa pandemi COVID-19. Melalui peta jalur (roadmap) fintech P2P Lending dan pembiayaan akan menyasar berbagai sektor yang terdampak.

Tantangan yang dihadapi fintech pendanaan dan pembiayaan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di lapangan meliputi berbagai hal teknis. AFPI mengambil contoh di level petani yang mengalami beberapa kendala, seperti kesiapan penerimaan pendanaan serta keahlian.

Selain faktor kesiapan, pasar yang tersedia untuk petani juga menjadi kendala dan tantangan untuk fintech pendanaan di masa pandemi COVID-19. Belum terbangunnya hubungan dengan ekosistem digital lainnya, seperti layanan niaga elektronik (e-commerce) serta sistem pembayaran digital menjadi kendala utama.

Pemenuhan elemen digitalisasi terhadap petani, seperti digital signature (tanda-tangan), penyelenggaraan transaksi dan catatan keuangan berbasis elektronik menjadi salah satu kendala yang dihadapu fintech pembiayaan terhadap sektor pertanian.

Baca juga:

Tantangan Asosiasi Fintech Pendanaan Jangkau Pertanian

Selanjutnya, skala dan ukuran bisnis yang belum memadai lantaran sangat kecil, menjadi kendala teknis yang dihadapi fintech terhadap beberapa petani di lapangan.

Di sisi manajemen operasional pun, pertanian masih menghadapi kendala. Hal ini yang kemudian membuat kerja sama soal keuangan dan pendanaan terasa sulit.

Inisiatif serta peluang AFPI untuk menjangkau pertanian melahirkan beberapa agenda. Pertama melakukan pemetaan yang sesuai dengan permasalahan di lapangan. Dengan melakukan mapping ke beberapa pelaku usaha terkait, diharapkan pemulihan ekonomi pun akan terdampak.

Kedua, pemetaan terhadap layanan fintech pendanaan. Strategi ini dinilai efektif mendukung AFPI untuk menyasar permodalan terhadap sektor yang terdampak pandemi.

Selanjutnya, konektivitas yang dibangun AFPI kepada komunitas mau pun asosiasi yang berada dalam jangkauan. Hal tersebut senada dengan inisiatif serta peluang asosiasi selanjutnya, yakni sosialisasi pengenalan fintech terhadap industri yang ditargetkan.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

UMKM Bisa Ajukan Pinjaman dengan Bunga Rendah di Fintech Ini, Di Cek Yuk!

Duniafintech.com - Pinjaman dengan bunga rendah untuk Modal Usaha ditawarkan Fintech P2P Lending untuk pengusaha kecil yang menghadapi kesulitan modal dan tidak...

Mau Beli Mobil Tanpa Keuangan Terganggu? Ikuti Cara Ini

DuniaFintech.com - Beberapa orang mungkin berpikir, bahwa membeli mobil dapat membantu mengurangi biaya transportasi. Namun ternyata belum tentu loh, bisa saja justru...

Pilihan Pekerjaan Online Tanpa Menggunakan Modal dengan Penghasilan Fantastis

Duniafintech.com - Ketika penghasilan tetap masih tidak bisa mencukup kebutuhan utama, tentu kerja sampingan adalah solusinya. Tetapi, Anda pasti lebih memilih pekerjaan...

Harga Emas Digital per Jumat 23 Oktober 2020 Masih Murah!

DuniaFintech.com - Harga emas di layanan digital per Jumat 23 Oktober terpantau masih berada di angka yang rendah. Jika melihat dari layanan...

Pembiayaan 30 Miliar untuk Pembudidaya Ikan di Indonesia, Kolaborasi P2P Lending dan Agritech

DuniaFintech.com – Pionir marketplace lending, Investree, menandatangani perjanjian kerja  sama dengan perusahaan rintisan agriculture technology (agritech), eFishery, untuk mendistribusikan pembiayaan 30 miliar...
LANGUAGE