23.9 C
Jakarta
Sabtu, 13 Agustus, 2022

Tidak Bisa Mudik? Kirim Uang Pakai Aplikasi Fintech Saja Buat Bikin Keluarga Tetap Bahagia!

duniafintech.com – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Lebaran selalu identik dengan mudik. Aktivitas pulang kampung ini seakan menjadi tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari hidup para perantau. Meski begitu, ada orang-orang yang kurang beruntung karena tidak bisa kembali ke kampung halaman tahun ini. Sebagian  tidak bisa mudik karena terhalang dana, sebagian lagi karena terhalang waktu yang tidak memungkinkan.

Untuk Anda yang tidak bisa mudik karena pekerjaan yang tak bisa ditinggal, berbagi rezeki dengan anggota keluarga di kampung tetap bisa Anda lakukan. Lupakan pengiriman uang lewat bank konvensional yang mengharuskan pengirim dan penerima memiliki rekening, dengan fintech Anda bisa berkirim uang THR dengan sanak keluarga hanya dengan menginstall aplikasi di ponsel. Apa saja opsinya? Simak beberapa pilihan berikut ini!

Baca juga: Ditinggal Mudik PRT? Tangani dengan Aplikasi Ini!

1. Kirim Saldo Go-Pay atau OVO

Jika sanak keluarga yang dikirimi uang tinggal di kota dengan jangkauan layanan Go-Jek dan GRAB, Anda bisa memanfaatkan kedua aplikasi ini untuk berbagi rezeki. Mengirim THR kepada para ponakan bisa Anda lakukan dengan mengisi saldo Go-Pay atau OVO mereka. Uang yang masuk selain bisa digunakan untuk transaksi internal di dalam Go-Jek dan OVO, sekarang juga bisa dipakai berbelanja di berbagai merchant. Dengan berbagai promo menarik, lebaran anggota keluarga pasti akan semakin seru dan simpel.

2. Kirim Uang Lewat T-Cash

T-Cash merupakan layanan uang elektronik milik Telkomsel yang sudah berkembang cukup pesat. Awalnya hanya mendukung untuk pembayaran berbagai produk, sekarang pemilik akunnya bisa berbelanja berbagai keperluan dengan menggunakan saldo T-Cash. Jangkauannya pun sudah semakin luas. Mengirim uang dengan T-Cash tidak hanya memudahkan Anda sebagai pengirim tapi juga saudara-saudara di kampung yang menerima.

Baca juga: Proyek Cryptocurrency Facebook Akan Diumumkan Bulan Ini

3. Kirim Uang Bebas Biaya Transfer dengan Jasa Fintech

Kalau Anda tetap ingin melakukan pengiriman uang lewat bank namun tidak ingin dibebani dengan biaya transfer, Anda bisa menggunakan jasa fintech. Beberapa perusahaan fintech menyediakan layanan yang memungkinkan para penggunanya mengirim uang antarbank seperti layaknya berkirim uang dalam satu bank. Perusahaan-perusahaan ini melakukan rekayasa sistem transfer untuk menghapus biaya administrasi. Dengan begitu, Anda bisa bebas berkirim uang ke keluarga di mana saja dengan rekening bank apa saja tanpa harus takut pengeluaran bertambah banyak karena biaya admin.

Image by vladyslavaprykhodko95 from Pixabay

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Menteri Bahlil: Siap-Siap Untuk Kenaikan Harga BBM Subsidi

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga BBM subsidi, lantaran harga minyak dunia sudah melampaui harga minyak di APBN sekitar US$63...

Makin Populer, Ini Dampak Positif Metaverse dalam Kehidupan

JAKARTA, duniafintech.com - Dampak positif Metaverse dalam kehidupan sehari-hari cukup beragam. Teknologi ini bisa mendukung aktivitas manusia.  Saat ini dunia digital atau metaverse ini tengah...

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...
LANGUAGE