25 C
Jakarta
Minggu, 27 November, 2022

TIDAK KALAH DENGAN GOJEK, GRAB AKAN KELUARKAN LAYANAN GRAPAY

DuniaFintech – Munculnya bisnis moda transportasi online berbasis aplikasi seperti Gojek, Uber, dan Grab. Membuat persaingan dalam bisnis transportasi online ini kian sengit dan menjanjikan, di mana para pemilik bisnis tranportasi online tersebut terus berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah layanan inovatif yang bisa digunakan untuk mempermudah para konsumen setianya untuk mengakses layanan aplikasi mereka.

Contohnya saja Gojek yang memiliki layanan berupa Gopay yang menjadi salah satu metode pembayaran andalan pada aplikasinya tersebut. Kini, layanan pembayaran tersebut tidak saja terdapat pada aplikasi Gojek saja melainkan bahwa Grab juga ingin mengembangkan dan mengeluarkan layanan pembayaran tersebut yang diberi nama “GrapPay”.

Grab Indonesia saat ini sedang mempertimbangkan dan meninjau untuk merilis alat pembayaran GrabPay menjadi alat pembayaran terpisah dari aplikasi mereka, mengapa demikian?

Hal ini dikarenakan, Grab tidak mau jika aplikasi GrabPay hanya digunakan dalam aplikasi transportasi onlinenya saja melainkan juga bisa digunakan sebagai transaksi pembayaran-pembayaran lainnya.

Kami melihat GrabPay sebagai hal yang sangat penting dan berkesinambungan, GrabPay akan menjadi salah satu inisiatif dan fokus kami,” kata Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata di kawasan Gunung Sahari, Jakarta. Rabu (27/9).

Namun, pihaknya belum bisa memberikan kepastian kapan rencana tersebut akan dijalankan, ia pun juga mengatakan bahwa alasan pihak Grab merencanakan hal itu, didasari pada sinergi yang sudah terbangun pada layanan transportasi dan sistem pembayaran nontunai yang terbilang sudah sukses.

Layanan transportasi ini banyak dan rutin menggunakan sistem pembayaran GrabPay. Kami optimis sistem tersebut bisa bersinergi,” pungkasnya.

Ridzki pun juga menambahkan, transaksi pembayaran melaui tunai memerlukan biaya yang tinggi, sedangkan dengan adanya layanan pembayaran nontunai biaya besar tersebut bisa lebih ditekan. Sehingga hal ini diyakini bisa lebih meningkatkan profit perusahaan.

Namun, sebelumnya Gojek sudah terlebih dahulu merencanakan pemisahan sistem pembayaran GoPay dari aplikasi mereka. Sistem pembayaran GoPay akan keluar dari aplikasi mereka dalam 3-6 bulan kedepan. Dan, sistem pembayaran GoPay tersebut bisa digunakan untuk pembayaran offline dan online.

Source: cnnindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Menghitung Obligasi pada Harga Diskonto dan Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghitung obligasi perlu dipahami oleh mereka yang memilih menggunakan instrumen investasi yang satu ini. Tujuannya adalah agar para investor, khususnya pemula,...

Cara Berinvestasi di Bank dan Beberapa Keuntungannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara berinvestasi di bank tentu saja akan sangat penting diketahui oleh masyarakat secara luas sekarang ini. Investasi di bank sendiri menjadi solusi...

Tipe Kemitraan Shopee Affiliate: Cashback hingga Mitra Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Tipe kemitraan Shopee Affiliate penting dipahami saat kamu akan mengisi formulir pendaftaran Shopee affiliate. Seperti diketahui, banyak orang yang tertarik dengan kemitraan...

Surat Berharga Negara: Jenis-jenis hingga Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Surat Berharga Negara (SBN) masih menjadi salah satu pilihan instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan. Bagi para pemula, SBN pun layak untuk dimiliki....

Indonesia Krisis Beras dan Pemerintah Harus Impor?

JAKARTA, duniafintech.com - Indonesia saat ini harus dihadapi dengan adanya ancaman bahaya pangan, stok beras beras nasional sedang berada titik terendah atau krisis. Hal semacam...
LANGUAGE