Tips Belajar Saham Untuk Pemula Ini Bisa Bikin Untung!

0
2192
Tips Belajar Saham

DuniaFintech.com – Bagaimana sih tips belajar saham? Tentunya, sebagai pemain yang baru mau terjun ke investasi saham, pertanyaan terkait tips belajar saham akan telintas di benak pikiran Anda. Anda pasti berharap bahwa tips belajar saham yang Anda terapkan akan membawa keuntungan dalam berinvestasi. Oleh karena itu, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan dalam memulai investasi saham yang mungkin bisa menjadi strategi Anda dalam memperoleh keuntungan.

Pilih sekuritas dengan biaya transaksi kecil

Dalam investasi saham, pertama Anda diharuskan membuka rekening efek (rekening dana nasabah) yang difasilitasi oleh perusahaan-perusahaan sekuritas ini. Setelah rekening tersebut jadi, Anda harus top-up uang Anda ke rekening efek. Uang di rekening efek itulah yang nantinya berfungsi layaknya e-money. Dengan uang itulah kamu bisa membeli saham-saham yang Anda inginkan secara online.

Nah, “biaya transaksi” yang dimaksud adalah biaya pembelian dan penjualan saham. Biaya ini bakal jadi sumber pendapatan perusahaan broker yang bersangkutan. Jika biayanya makin kecil, maka investor juga makin diuntungkan bukan? Tapi bukan berarti yang biayanya besar gak layak dipilih. Bisa jadi pelayanan mereka terhadap nasabah justru lebih oke dan aplikasinya juga bagus. Untuk berinvestasi saham, kini juga Anda dimudahkan dengan platform investasi saham yang ramah pengguna loh.

Membeli saham saat harga turun

Banyak investor pemula menganggap bahwa saat harga indeks saham sedang menurun adalah saat yang buruk untuk membeli saham. Pandangan seperti itu tidak sepenuhnya salah, tapi tidak juga sepenuhnya benar. Sebab, saat harga sedang turun Anda bisa langsung membeli sebelum harganya naik kembali di kemudian hari. Ini juga bisa menjadi cara untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Namun, Anda perlu perhatikan bahwa strategi beli saham saat harga turun akan berhasil jika:

(1) Anda punya rentang investasi jangka panjang, yang tidak masalah harga saham sangat berfluktuasi dalam jangka pendek; (2) Anda tahu saham yang bagus yang memang kuat secara keuangan dan fundamental, sehingga bagaimanapun krisis menerpa, perusahaan tetap solid dan keluar sebagai pemenang. Saham – saham blue-chip biasanya masuk kategori ini.

Tentukan mau jadi trader atau investor

Anda harus menentukan mau menjadi seorang trader atau investor. Trader sendiri memiliki sifat mencari keuntungan dari harga yang kadang bisa naik atau turun dalam waktu yang relatif singkat.

Sementara itu, kalau investor, Anda disarankan menyimpan saham dalam waktu yang lama seperti layaknya Anda menabung lalu memanen keuntungannya di kemudian hari. Perlu diketahui bahwa banyak orang mengalami kerugian karena labil menentukan pilihan mau menjadi trader atau investor.

Baca juga :

Diversifikasi saham

Diversifikasi saham sendiri adalah teknik yang digunakan oleh seorang investor untuk mengurangi risiko kerugian. Caranya dengan membeli saham di sektor yang berbeda-beda seperti properti, perbankan maupun consumer goods.

Jadi jika sewaktu-waktu harga salah satu saham kamu turun akibat suatu hal, kerugiannya bisa ditutupi dari saham lain yang bergerak di industri berbeda. Ingat rumusnya hanya satu. “Don’t put all your eggs in one basket”.

Lakukan average down, jika Anda rugi

Setekah membeli saham, tiba-tiba saham yang Anda beli malah anjlok. Tenang, tidak usah panik. Setiap investasi pasti memiliki resiko tersendiri, kerugian pasti ada. Kuncinya cuma satu yaitu sabar. Sebab, harga saham yang Anda beli, tidak selamanya turun, pasti akan naik lagi selama saham yang Anda pilih masuk dalam kategori, saham blue chip.

Beberapa saham blue-chip di Bursa Efek Indonesia, yang bisa menjadi pilihan saham untuk pemula, yaitu:

  • Bank BCA (kode BBCA) adalah bank terbaik di Indonesia dengan jaringan ATM terbesar, jutaan jumlah nasabah dan paling penting menghasilkan profit  besar buat pemegang saham.
  • Unilever Indonesia (kode UNVR) adalah perusahaan consumer goods terbaik di Indonesia dengan berbagai brand produk rumah tangga yang sudah tidak asing di masyarakat. Kinerja keuangan UNVR adalah salah satu yang terbaik di bursa dengan kemampuan saham ini mencetak laba secara konsisten.
  • Bank BRI (kode BBRI) adalah bank dengan laba terbesar di Indonesia. Dengan usia perusahaan lebih dari 100 tahun, Bank BRI punya kemampuan dan pengalaman di kredit mikro dan UMKM, yang boleh dikatakan tanpa pesaing saat ini karena semua pesaing yang dulu pernah masuk ke sektor mikro dan UMKM sekarang sudah banyak yang mundur mengakui kepiawaian dan dominasi BRI di sektor ini.

Tiga saham blue-chip diatas adalah pilihan saham untuk pemula yang layak dipertimbangkan jika baru pertama belajar investasi saham.

Tidak ada definisi yang saklak soal saham blue-chip, tetapi biasanya Anda bisa melihat saham yang punya kapitalisasi pasar besar dan ramai diperdagangkan setiap hari di bursa.

Ketika di portfolio Anda melihat ada kerugian 2 persen di satu saham, beli saja saham yang harganya lagi turun. Cara bermain saham yang satu ini dikenal dengan istilah average down, apa maksudnya?

Average down adalah strategi investasi dengan melakukan pembelian secara bertahap pas harga di pasar sedang mengalami penurunan. Cara bermain saham ini akan membuat nilai investasimu gak akan ikutan terjun bebas, justru malah ngikutin kondisi pasar. Ajaibnya, apabila kondisi pasar udah mulai pulih, return yang Anda miliki akan meningkat.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here