26 C
Jakarta
Rabu, 29 Juni, 2022

Tips Sri Mulyani Untuk Pengusaha Supaya Ekspor Dijamin Makin Lancar

JAKARTA, duniafintech.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para pelaku ekspor atau eksportir di Tanah Air, Indonesia, harus bisa mengembangkan produk sesuai dengan tren permintaan pasar global.

Menurut Sri Mulyani Indrawati, salah satu yang sedang diinginkan atau digandrungi untuk saat ini adalah kepedulian terhadap penanganan perubahan iklim.

“Jadi teman-teman eksportir harus mulai sadar bahwa pembeli tidak sekedar melihat produk itu bagus, menarik, dan harganya kompetitif, tapi mereka juga melihat siapa yang memproduksi, bagaimana produksinya, dan memperhatikan tenaga kerjanya serta lingkungan,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, yang dikutip dari JPNN.

Baca juga: Jokowi Setuju Tarif Listrik Naik, Sri Mulyani: Masyarakat Bawah Terlindungi

Sri Mulyani Indrawati yang pernah menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebut sumber energi yang digunakan oleh produsen juga menjadi pertimbangan konsumen dunia yang mengharapkan produsen tidak menghasilkan emisi karbon dioksida saat melakukan proses produksi. Saat ini, banyak negara di dunia telah berkomitmen untuk mencegah perubahan iklim lebih jauh dengan mengurangi emisi karbon dioksida.

“Kita harus mengantisipasi dan mewaspadai kebijakan yang akan diterapkan negara-negara terutama destinasi ekspor nasabah LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) karena mereka menerapkan kebijakan border carbon adjustment,” kata Sri Mulyani Indrawati.

Baca juga: Ponsel Jadul Menteri PUPR Bikin Netizen Terhibur Tapi Kena Protes Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati menjelaskan dengan kebijakan itu produk-produk ekspor Indonesia yang tidak ramah lingkungan dapat dikenakan tarif impor yang lebih tinggi sehingga harganya menjadi lebih mahal. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pun diharapkan bisa menerjemahkan berbagai perubahan kebijakan global menjadi alat yang digunakan para pelaku ekspor atau eksportir untuk memahami peluang maupun tantangan memasuki dan mempertahankan pangsa pasar ekspor.

“Kita semua paham dunia semakin concern (memperhatikan) dengan perubahan iklim yang tidak memilih-milih negara mana yang akan terdampak perubahan iklim. Makanya kita harus cegah bersama,” tegas Menkeu Sri Mulyani.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut APBN Maret 2022 Surplus Rp10,3 Triliun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mengenali P2P Lending Syariah, Halal Tanpa Riba

JAKARTA, duniafintech.com – Mengenali P2P Lending Syariah nampaknya menjadi salah satu hal yang penting saat ini. Kemajuan teknologi membuat peer to peer (P2P) lending...

Kelebihan dalam P2P Lending Syariah, Halal Pastinya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kelebihan dalam P2P lending syariah akan jadi pembahasan tim DuniaFintech.com kali ini. Untuk lebih mengenal apa itu P2P lending syariah, simak...

Cara Kerja Akad P2P Lending Syariah, Simak ini Guys!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara Kerja Akad P2P Lending Syariah, seperti apa? Kini anda bisa dengan bebas berinvestasi dan mengajukan pembiayaan syariah melalui fintech P2P...

Bengkel Spesialis Mercy, Ini Daftar Lengkapnya

JAKARTA, duniafintech.com – Bengkel spesialis Mercy terdekat adalah tempat yang paling dicari oleh pengguna mobil keluaran Jerman ini. Di samping lantaran membutuhkan perawatan khusus, di...

Tahapan Investasi P2P Lending Syariah, Jadi Solusi Keuangan

JAKARTA, duniafintech.com – Tahapan investasi P2P lending syariah kali ini bisa dijadikan solusi, jika Anda mencari investasi yang terpercaya dan menawarkan imbal hasil yang...
LANGUAGE