27.2 C
Jakarta
Rabu, 27 Mei, 2020

Tren Cashless Kian Populer Saat Ramadan di Masa Pandemi

DuniaFintech.com – Tidak dapat dipungkiri, di tengah masa pandemi Covid-19 ini tren cashless kian populer untuk masyarakat Indonesia. Belum lagi disertai dengan momen Ramadan dan penetapan kebijakan PSBB membuat semakin banyak pengguna e-wallet atau e-money. Meningkatnya penggunaan transaksi non tunai atau e-payment ini tentu saja tidak terlepas dari kemudahan-kemudahan yang ditawarkan, seperti efektivitas dan efisiensi dalam bertransaksi.

Tren cashless atau menggunakan alat pembayaran digital ini dianggap paling aman. Imbauan cara belanja secara online atau lewat layanan e-commerce serta bantuan ojek online di tengah pandemi ikut mendukung penggunaan cashless. Di sisi lain, sih, orang takut menggunakan uang tunai yang memunculkan rasa tidak nyaman dan was-was.

Banyak dari kita yang beranggapan jika virus Covid-19 dapat menempel pada permukaan uang tunai dan dapat membuat kita tertular. Hal ini mungkin saja terjadi, maka dari itu cashless jadi pilihan paling aman. Namun, tren cashless sebenarnya tidak sepenuhnya aman terutama dari sisi pengaturan keuangan kita. Cara pembayaran cashless bahkan cenderung mengarahkan kita kepada pemborosan.

Baca Juga:

Cegah Keuangan Boros dengan Tren Cashless

Dibalik segudang manfaat positifnya, ternyata penggunaan cashless bisa memicu timbulnya sifat boros dan hedonisme. Dengan adanya digitalisasi finansial, banyak milenial yang mudah untuk mengeluarkan uang. Tentu hal ini bisa jadi masalah besar bagi masyarakat Indonesia jika tidak dapat mengatur keuangannya dengan lebih bijak. Lakukan hal ini jika Anda ingin menjadi cashless society.

1. Membuat Rencana Keuangan

Sebelum melakukan belanja secara online atau mengalihkan saldo rekening ke berbagai e-wallet yang Anda punya, langkah pertama adalah membuat rencana keuangan. Hal ini sangat membantu Anda untuk mengatur keuanganmu sehingga jadi lebih mudah. Dengan rencana keuangan yang matang, Anda juga jadi bisa menyusun skala prioritas agar tidak boros.

2. Gunakan Aplikasi Pengatur Keuangan

Melakukan cara mengatur keuangan memang tidak mudah, Anda memerlukan konsistensi, disiplin dan tekad yang kuat. Di era cashless sekarang ini, tentu saja banyak aplikasi keuangan yang mudah diunduh pada smartphone. Aplikasi keuangan ini dibuat sedemikian rupa untuk membantu Anda mengatur keuangan dengan mudah. Anda biasanya hanya akan diminta untuk memasukkan angka, ke dalam list-list yang sudah dibuat sebelumnya.

3. Manfaatkan Cashback dan Promo dengan Bijak

Selain promo dalam bentuk diskon, pembayaran secara cashless juga menawarkan bentuk promo lain seperti cashback. Meski terkesan menguntungkan, namun cashback juga membawa dampak yang kurang baik bagi pengguna cashless. Memang di tengah pandemi seperti ini akan sangat lumayan jika barang yang dibutuhkan dapat terbeli dengan potongan harga. Namun, jangan sampai Anda mudah tergoda untuk membelinya. Banyak diskon dan cashback bukan berarti wajib beli barang yang tidak Anda butuhkan.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Taralite

Tentang Taralite Taralite hadir untuk memberikan dana pinjaman untuk keperluan bisnismu, karena kami yakin setiap bisnis memiliki kesempatan...

Awan Tunai

Tentang Awan Tunai AwanTunai membantu pemerintah "nambahin” modal warung kelontong yang ada di Indonesia. Kita percaya, setiap orang...

Rupiah Cepat

Tentang Rupiah Cepat Rupiah Cepat dibawah nauangan PT.Kredit Utama Fintech Indonesia (KUFI) adalah salah satu perusahaan penyedia jasa...

1000 Sembako dari PinjamDuit Untuk Masyarakat Terdampak Covid

DuniaFintech.com - Sebanyak 1000 paket sembako berisikan antara lain beras, minyak goreng, sarden kaleng dan mie instan diserahkan PinjamDuit kepada masyarakat terdampak...

Aino

Tentang Aino Aino merupakan solusi pembayaran berbasis teknologi yang membidangi sistem integrator untuk transportasi publik, layanan umum pemerintah,...
Translate