29.6 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

Tren Fintech yang Wajib Jadi Perhatian Pengusaha di 2020

duniafintech.com – Penasaran tren fintech apa yang wajib diperhatikan pengusaha di 2020? Simak ulasan berikut ini. Teknologi keuangan dengan segala kemudahan yang ditawarkannya, telah membantu kita menyelesaikan banyak masalah menjadi lebih efisien. Perpaduannya dengan teknologi kecerdasan buatan atau AI membuat fintech semakin maju. Kita bahkan bisa melakukan percakapan dengan robot tanpa adanya manusia lain yang terlibat.

Sama seperti halnya teknologi lain, fintech juga mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Ada teknologi baru yang muncul bersamaan dengan penghapusan teknologi lama. Tahun baru yang akan segera tiba juga menjanjikan banyak inovasi baru.

Apa saja yang kira-kira akan menjadi tren fintech di tahun 2020 mendatang? Simak beberapa di antaranya berikut ini!

Menyederhanakan Institusi Tradisional

Jika pada teknologi lama banyak perusahaan yang bergantung pada tenaga manual untuk penggajian, asuransi hingga mengatur sekuritas, keberadaan teknologi finansial membuatnya jadi serba otomatis. Perbankan online juga berhasil memangkas banyak biaya manual yang kini sudah digantikan oleh teknologi baru. Hasilnya, mereka bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan, tidak hanya untuk perusahaan secara pribadi tapi juga untuk nasabah atau konsumennya.

Baca juga: 

Memantau Peningkatan dan Konversi Kripto Aset

Di dunia digital, aset keuangan dapat digunakan dan ditukar dengan cryptocurrency, yang tidak terikat dengan sistem mata uang standar. Administrasi sumber terbuka daringnya tidak memerlukan bank atau pemerintah untuk regulasi atau pertukaran, yang memungkinkan siapa pun untuk berpartisipasi dalam sistem dari mana saja di dunia. Tahun depan kita mungkin akan melihat bagaimana kripto aset bisa mengalami peningkatan pesat dari segi adopsi dan penggunaan mainstream.

Semakin Banyak Merger dan Kolaborasi

Jika kita perhatikan selama beberapa tahun ke belakang, banyak bank di dunia yang berusaha menciptakan hubungan kemitraan dengan perusahaan fintech dan regtech. Hal ini mereka lakukan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Jangan heran jika beberapa usaha yang dilakukan ini tidak berjalan sesuai dengan harapan. Ini disebabkan karena mereka masih beroperasi dengan menggunakan cara lama.

Perbankan membutuhkan strategi baru untuk penawaran dan pemasaran produk. Bukan sekadar iming-iming teknologi baru. Saat memasuki tahun 2020 mendatang, para pengusaha tinggal mengambil keputusan sendiri untuk tetap bertahan menggunakan jasa perbankan konvensional atau beralih mengikuti tren fintech. Semua keputusan ada di tangan Anda.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

WOW! Ajang Formula E Jakarta Gaet 7 Sponsor dalam Negeri

JAKARTA, duniafintech.com - Panitia penyelenggara Formula E Jakarta menggaet tujuh sponsor dalam negeri untuk mendukung pelaksanaan ajang balap mobil listrik di Ancol, Jakarta Utara. "Benar...

Profil Lengkap PT Asuransi Binagriya Upakara dan Daftar Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Binagriya Upakara merupakan salah satu perusahaan asuransi umum di Indonesia yang sudah mendapatkan izin operasional resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada...

Tabungan Haji Muamalat: Cara Daftar dan Keunggulannya

JAKARTA, duniafintech.com – Tabungan Haji Muamalat melalui program Tabungan iB Hijrah Haji merupakan produk dari Bank Muamalat yang dikhususkan untuk pembiayaan haji atau umrah. Dengan...

Tips Merencanakan Biaya Naik Haji bagi Anak Muda

JAKARTA, duniafintech.com – Tips merencanakan biaya haji sangat penting untuk diketahui, apalagi bagi anak muda yang punya mimpi untuk berangkat haji ke Tanah Suci...

Nasib Tragis Nasabah BPR Ditagih Rp100 Juta karena Utang Rp8 Juta

JAKARTA, duniafintech.com – Nasib tragis dialami oleh keluarga Nasikah, istri dari salah satu nasabah bank perkreditan rakyat (BPR) Bumi Sanggabuana di Gresik, Jawa Timur.  Hal...
LANGUAGE