25 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Xendit Hadirkan Infrastruktur Gerbang Pembayaran Masa Kini

duniafintech.com – Penyelenggara gerbang pembayaran atau payment gateway, Xendit menjadi pemain teknologi keuangan yang menghadirkan infrastruktur pada segmen pembayaran.

Digagas oleh Moses Lo selaku CEO, COO Tessa Wijaya, CTO Bo Chen dan Juan Gonzalez sebagai CIO, Xendit memiliki tujuan untuk membuat sistem pembayaran lebih modern dan terpadu.

Dalam kesempatannya, Tessa menilai Indonesia sebagai negara yang potensial untuk dihadirkan sistem pembayaran elektronik terpadu. Dengan memilih game di segmen payment gateway, ia berharap transaksi keuangan di Tanah Air akan semakin mudah.

“Potensi untuk disediakannya infrastruktur pembayaran di Indonesia sangatlah besar. Pengalaman dan pengetahuan kami terhadap teknologi di negara lain melandasi alasan kami,”

Sebagai penyelenggara yang telah teruji di salah satu inkubator paling bergengsi, Silicon Valley, San Francisco, California, Xendit akan terus berinovasi terhadap teknologi yang semakin berkembang di segmen payment gateway.

Baca juga:

Xendit Solusi Bermacam Pembayaran

Xendit yang resmi beroperasi pada 2016 telah bermain di bermacam segmen pembayaran. Teknologi dari fitur pengembang mampu membebaskan setiap pelaku bisnis dari alur pembayaran yang rumit dan menyusahkan. Hal tersebut juga merupakan salah satu pembeda diantara sekian banyak pemain teknologi keuangan di sektor payment gateway.

Tidak berhenti sampai disitu, startup ini juga menghadirkan bantuan yang memudahkan pelaku usaha untuk terus berkembang. Selain bantuan layanan, terdapat juga sistem yang terintegrasi langsung demi menciptakan kemudahan.

“Kini pelaku dan pimpinan usaha tidak perlu repot memikirkan proses dan pengaturan cash flow. Hingga pikiran mereka bisa terpusat pada strategi serta hal-hal mendasar dalam memajukan bentuk usahanya,”

“Jika perusahaan belum memiliki situs dan sistem, maka kami akan membantu melalui platform yang kami sediakan. Jika sebaliknya, maka perusahaan dapat berintegrasi melalui Application Program Interface,”

Ada pun produk serta layanan yang dihadirkan ialah penerimaan pembayaran (XenPayments), automasi pengelolaan invoice (XenInvoice), pengiriman dana (XenDisburse), pengiriman beragam transaksi melalui satu format (XenBatch) dan automasi identifikasi pelanggan atau KYC (XendCheck/XenFraudCheck).

-Fauzan-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE