25 C
Jakarta
Senin, 18 Oktober, 2021

Tunaiku Startup Fintech Pertama P2P Lending Tanpa Agunan

duniafintech.com– Tunaiku merupakan teknologi finansial atau FinTech pertama di Indonesia yang bergerak menyediakan pinjam uang online tanpa agunan. Didukung dengan teknologi dan data analytics canggih, Tunaiku startup fintech yang mampu melayani dengan sangat cepat (24 jam) dan dengan persyaratan yang mudah.

Mulai beroperasi pada 2014, Tunaiku menjadi produk pinjaman tanpa agunan yang dimiiki oleh perusahaan multinasional bernama Tolaram. Tolaram merupakan perusahaan multinasional yang telah berdiri lebih dari 60 tahun. Tolaram bergerak di berbagai bidang bisnis antara lain barang kebutuhan sehari-hari, pelayanan digital, energi, dan infrastruktur yang tersebar di Afrika, Eropa, dan Asia, dengan kantor pusat yang terletak di Singapura.

Baca juga: Ringan, Fintech P2P Lending Menyebarkan Solusi Pinjaman Digital

Tunaiku startup fincteh menawarkan pinjaman tanpa agunan online cepat dan mudah. Pinjaman tanpa agunan dari Tunaiku bisa didapatkan dengan mengisi formulir dalam beberapa menit saja. pinjaman uang tanpa jaminan Tunaiku dapat digunakan antara lain pengembangan usaha kecil, sebagai pinjaman modal usaha, renovasi rumah, atau kebutuhan mendadak dalam keluarga.

Tunaiku adalah produk pinjaman online pribadi dari institusi finansial berbentuk bank, yaitu Bank Amar Indonesia. Kredit Tanpa Agunan dari Bank Amar ini digunakan untuk mempermudah proses pinjaman tanpa agunan kepada nasabah yang membutuhkan.

Tunaiku startup fintech merupakan produk pinjaman uang tanpa jaminan atau biasa juga dikenal sebagai KTA tanpa kartu kredit dari Bank Amar yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia. Sehingga, keamanan data para nasabah sangat terjamin. Bank Amar Indonesia sebagai pemilik produk Tunaiku ingin mewujudkan proses pengajuan KTA serta pinjaman online pribadi yang cepat, mudah, dan aman.

Nasabah cukup mengisi formulir pinjaman online pribadi. Setelah mengisi formulir, pengguna dapat meng-klik “kirim formulir”. Formulir pengajuan pengguna akan terkirim secara otomatis ke dalam sistem Tunaiku.

Syarat Daftar Tunaiku

Berikut adalah syarat calon pendaftar:
• Umur 21-55 tahun
• Warga Negara Indonesia (WNI)
• Mempunyai rekening bank
• Mempunyai pekerjaan atau penghasilan
• Tinggal atau bekerja di area layanan Tunaiku (Jabodetabek, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik)

Apabila pinjaman tanpa agunan tersebut disetujui, maka dana tunai akan langsung ditransfer ke rekening nasabah. Dana akan cair ke dalam rekening pengguna 1-4 hari setelah mereka melakukan penandatangan kontrak. Hal ini dikarenakan adanya proses kliring antarbank. Pengguna bisa meningkatkan pinjaman Tunaiku atau top up apabila pinjaman pengguna 10-20 bulan dan memiliki dua kali sisa angsuran.

Klik di sini

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

10 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE