27.2 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

UPAYA OJK UNTUK KEBIJAKAN KUR P2P

duniafintech.com – OJK harap pemerintah segera memberi kebijakan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui fintech Peer to Peer (P2P) lending.

Berkembang pesatnya dunia fintech di Indonesia, kini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merambah mengusahakan agar pemerintah menyalurkan  KUR melalui layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi atau fintech P2P.

“OJK sangat mendorong penyaluran KUR melalui fintech lending, dan saat ini sedang aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah dalam hal ini Kemenko Perekonomian. Tentu harapannya pemerintah juga memiliki pemahaman yang sama, agar inklusi keuangan dapat tercapau dan stabilitas sistem keuangan nasional juga tetap terjaga,” kata peneliti eksekutif senior dari Tim Pengembangan Sektor Pasar Keuangan OJK) Hendrikus Passagi di Jakarta, Rabu (24/5).

Menurut Hendrikus, pemanfaatan teknologi dalam dunia fintech P2P lending akan memberi layanan pinjaman tanpa kolateral atau jaminan barang, sebagaimana yang dipersyaratkan di perbankan, perusahaan pembiayaan dan perusahaan gadai.

Para peminjam tak perlu lagi memberikan seperti BPKB, Surat-surat berharga untuk meminjam uang ketika ingin mengembangkan modal usahanya,” terangnya.

Lanjut Hendrikus, dengan dukungan teknologi digital mutakhir memungkinkan mereka dengan cepat melakukan pengkajian atau asesmen risiko sehingga proses pencairan pinjaman dapat berlangsung dengan sangat cepat.

Dukungan teknologi memungkinkan mereka melakukan uji karakter dengam cepat sehingga tidak membutuhkan kolateral yang selama ini menjadi hambatan utama dalam inklusi pembiayaan atau akses ke pembiayaan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pemerintah harus segera merealisasikan penyaluran KUR melalui penyaluran KUR melalui fintech lending. Hal ini sejalan dengan Program Nawacita Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari pinggir. “Kendati demikian, semuanya tergantung pada gerak cepat pemerintah, tetapi dari pihak OJK menyatakan siap mendukung setiap saat,” tegasnya.

Mengenai target untuk penyaluran pinjaman melalu fintech lending minimal Rp 50 triliun dalam hingga akhir 2018 dengan jumlah pengguna minimal 20 juta orang di seluruh indonesia.

Jika pemerintah ingin bulan depan, maka OJK siap mendukung sepenuhnya dengan menggunakan segala infrastruktur yang sudah tersedia dan berjalan saat ini,” tandasnya.

Kebijakan KUR disalurkan oleh Fintech sepenuhnya bergantung pada pemerintah, karena fasilitas KUR mengandung unsur subsidi bunga yang dianggarkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sehingga berhubungan dengan aspek keuangan negara.

Menurutnya, dalam mekanisme penyaluran KUR oleh Fintech nanti, dapat mengikuti Peraturan OJK 77 Tahun 2016. Kemudian, dapat di tambahkan mekanisme khususnya tetap mengikuti kebijakan pemerintah. Dengan begitu dipastikan akan tepat sasaran.

Sebagai catatan, seluruh aktivitas assesment calon penerima pinjaman dan catatan pelunasan pinjaman terekam secara lengkap dalam database yang secara online dan real time dapat terhubung ke pusat database pemerintah.

Dengan demikian, pemerintah bisa mengetahui perkembangan, sebaran, serta kinerja KUR di seluruh wilayah Indonesia, termasuk validitas status penerima KUR Fintech,” kata Hendrikus.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) I Edy Setiadi mengatakan, penyaluran KUR oleh perusahaan Fintech baru wacana. “Masih dalam brainstorming. Nanti kalau sudah ada kejelasan kita jawab,” ujarnya.

Sumber : Republika.co.id

Picture: pixabay.com

Written by: Andriani Supri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE