28.9 C
Jakarta
Rabu, 6 Juli, 2022

VENEZUELA LUNCURKAN ‘PETRO’ MATA UANG DIGITAL UNTUK ATASI SANKSI FINANSIAL AMERIKA SERIKAT

duniafintech.com –  Langkah besar di bidang cryptocurrency kembali diambil oleh salah satu negara di Amerika Selatan. Presiden Venezuela Nicolas Maduro memilih menggunakan mata uang digital untuk menghindari sanksi finansial yang dipimpin Amerika Serikat. Venezuela mengumumkan pada hari Minggu peluncuran ‘petro’ yang didukung oleh cadangan minyak untuk menopang ekonomi mereka yang sedang goyah.

Sang pemimpin sayap kiri menawarkan beberapa hal spesifik tentang peluncuran mata uang dan bagaimana keadaan anggota OPEC lain yang sedang melakukan langkah serupa. Ia menyebut mata uang virtual adalah langkah baru di abad ke-21 ini.

Mata uang digital Venezuela ini akan dibacking oleh minyak, gas, emas dan persediaan berlian, begitu menurut Presiden Maduro dalam acara TV rutinnya di hari Senin lalu.

Petro disebut akan membantu Venezuela maju dalam hal kedauatan moneter dan melakukan transaksi guna mengatasi masalah blokade keuangan yang menimpa mereka.

Namun, tampaknya pemimpin oposisi tak punya pemikiran sejalan. Mereka mengatakan untuk membuat mata uang virtual sendiri, dibutuhkan persetujuan kongres. Beberapa pihak malah meragukan apakah mata uang virtual itu bisa menjadi cahaya di tengah kekacauan ekonomi di Venezuela. Semenjak mata uang konvensional Venezuela, bolivar harganya terjun bebas, negara ini mengalami kesulitan pangan dan obat-obatan yang cukup serius.

Yang paling disoroti dari pengumuman ini adalah bagaimana sanksi yang diberlakukan oleh Presiden Trump tahun ini telah membuat Venezuela kehilangan kemampuan memindahkan dana melalui bank-bank dunia.

Washington telah mengenakan sanksi terhadap pejabat Venezuela, eksekutif PDVSA dan penerbitan utang negara tersebut.

Beberapa sumber menyebut bahwa departemen terkait sedang melakukan penelitian transaksi yang terkait dengan Venezuela yang membuat beberapa pembayaran dan obligasi menjadi terlambat.

Maduro tampaknya berusaha menjauhi dolar Amerika Serikat seiring dengan kenaikan yang spektakuler dari Bitcoin yang merupakan tanda-tanda bahwa mata uang digital kian menarik minat investor besar yang bergerak di jalur utama bisnis dunia.

Pengumuman tersebut sebenarnya agak membingungkan beberapa pengikut kripto yang biasanya tidak didukung oleh pemerintah atau bank sentral. Ironisnya, kontrol mata uang Venezuela dalam beberapa tahun terakhir telah memacu tren bitcoin di antara orang-orang Venezuela yang melek teknologi yang ingin melewati kontrol untuk mendapatkan dolar atau melakukan pembelian di internet.

Source:fortune.com

Written by: Dita Safitri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Mobil Zurich Review: Keunggulan hingga Premi

JAKARTA, duniafintech.com – Selain dikenal dengan asuransi kesehatan Zurich Indonesia, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (ZAI) juga punya asuransi mobil Zurich. Asuransi mobil dari Zurich...

Akulaku Vs Kredivo, Mana yang Lebih Baik?

JAKARTA, duniafintech.com – Manakah yang lebih baik antara Akulaku vs Kredivo sebagai platform penyedia PayLater pilihan banyak orang saat ini? Sebagai informasi, Akulaku dan Kredivo...

Deretan Platform Crypto Terbaik di Indonesia, Nomor Satu Punya 5,3 Juta Member

JAKARTA, duniafintech.com - Aset kripto atau cryptocurrency semakin digandrungi para investor untuk berinvestasi. Aset mata uang digital tersebut semakin merajai dunia investasi era kini....

Zipmex vs Indodax: Dua Platform Jual Beli Aset Kripto Populer, Mana yang Lebih Baik? 

JAKARTA, duniafintech.com  - Cryptocurrency atau aset mata uang kripto menjadi instrumen investasi yang semakin diminati masyarakat. Namun dalam berinvestasi, tentu ada pilihan menggunakan exchange...

Cara Menaikkan Limit DANA PayLater agar Disetujui

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menaikkan limit DANA PayLater sebenarnya tidaklah sulit alias gampang sekali asalkan kamu tahu persyaratannya. Kabar gembiranya, sebagai pengguna layanan ini, kamu...
LANGUAGE