26.9 C
Jakarta
Selasa, 18 Januari, 2022

VENTENY: Mengulik Strategi Perusahaan ‘Kekinian’ Agar Jadi Incaran Jobseeker

Perusahaan teknologi seperti Google, Gojek, dan Tokopedia menjadi perusahaan incaran untuk bekerja dalam beberapa tahun terakhir. Selain karena tengah berkembangnya bisnis digital, budaya organisasi serta benefit yang ditawarkan perusahaan memiliki daya tarik tersendiri.

Menurut Group Chief Operating Officer VENTENY Damar Raditya, perusahaan-perusahaan tersebut punya strategi tersendiri dalam menerapkan budaya organisasi. Pertama, menentukan nilai-nilai yang jelas untuk seluruh karyawan.

Nilai-nilai tersebut dapat berupa kebijakan yang bersifat wajib, atau kebiasaan yang pada akhirnya membentuk budaya di lingkungan kerja. Misalnya, Tokopedia memiliki nilai yang disebut ‘3 DNA’ bagi seluruh karyawannya, yaitu focus on consumer, growth mindset, dan make it happen make it better. Agar tidak sekedar menjadi jargon, perusahaan harus memastikan karyawan mengerti makna di balik nilai-nilai tersebut serta kaitannya dengan tujuan perusahaan.

Kedua, memahami kebutuhan dan keinginan karyawan sebagai bagian dari motivasi bekerja. Bentuknya mulai dari memberikan gaji dan tunjangan yang sepadan dengan tanggung jawab, menyediakan fasilitas-fasilitas utama hingga penunjang gaya hidup, serta pengelolaan jam kerja guna mendorong terwujudnya work life balance. Kehadiran perusahaan dalam pemenuhan hal-hal tersebut mampu memotivasi karyawan untuk mengerahkan potensi terbaiknya bagi perusahaan.

Ketiga, peran perusahaan dalam menciptakan employee happiness kepada karyawan. Google misalnya, mereka meyakini kreativitas dan produktivitas individu lahir dari lingkungan kerja yang menyenangkan. Untuk itu, Google memilih menyediakan perks atau fasilitas ekstra yang bisa dinikmati karyawan sehari-hari seperti ruang istirahat, makan gratis, dan permainan di kantor, dibandingkan mengadakan kegiatan rekreasi (outing) karyawan.

Adanya budaya progresif tersebut tak lepas dari pengaruh generasi millennial dan generasi Z yang kini mendominasi angkatan kerja.

“Generasi tersebut punya sudut pandang dan karakter yang bisa menjadi kekuatan bagi perusahaan. Mereka progresif, terbuka dengan perubahan, dan sadar dengan kualitas dirinya. Alih-alih terus mempertajam generation gap, perusahaan bisa belajar dari keunggulan mereka dalam menginspirasi budaya organisasi baru. Karena, nantinya juga akan menguntungkan perusahaan ke depannya.” ujar Damar.

Selain membawa pengaruh dalam budaya organisasi, sebagai pencari kerja mereka juga cenderung mempertimbangkan perusahaan yang mendukung peningkatan kualitas mereka sebagai individu, selain faktor-faktor konvensional seperti gaji dan jabatan.

Tidak Semua Perusahaan Punya Privilege Melakukan Transformasi Budaya

Sebagai perusahaan HR-tech super-app, VENTENY memahami tidak semua perusahaan memiliki privilege dalam mengubah budaya organisasi, atau menawarkan benefit yang peka terhadap perkembangan kebutuhan generasi muda. Perusahaan dengan budaya organisasi yang sudah berjalan tahunan serta memiliki jumlah karyawan yang besar, perlu dialog internal serta adaptasi yang panjang dalam melaksanakan transformasi budaya.

Selain itu, Damar juga menambahkan bahwa keterbatasan data dan anggaran, kemudian tipe model bisnis, juga menjadi tantangan dalam melakukan transformasi budaya. Menyediakan fasilitas olahraga dan makan gratis tentu membutuhkan anggaran operasional perusahaan yang tidak sedikit. Tidak semua model bisnis perusahaan juga dapat menerapkan remote working, contohnya industri-industri konvensional seperti manufaktur dan konstruksi yang membutuhkan kehadiran fisik dalam bekerja.

“Memperbaiki budaya organisasi tidak selalu harus dengan perubahan drastis. Kami ingin perusahaan-perusahaan besar dengan kultur yang sudah mengakar bertahun-tahun bisa beradaptasi dengan perubahan zaman, dan mempertahankan daya saingnya juga di pasar tenaga kerja. Tantangan tersebut yang mendorong kami berinovasi menciptakan super app human resources management berbasis teknologi yang tidak terbatas pada urusan administrasi, melainkan kebutuhan yang progresif seperti employee happiness. Perusahaan bisa mulai membuat perubahan dengan mengadopsi layanan HR-Tech seperti VENTENY dalam memenuhi kebutuhan karyawannya.” kata Damar.

Adapun salah satu inovasi dari VENTENY adalah fitur V-Merchant yang hadir untuk memenuhi gaya hidup pekerja masa kini, baik dari aspek kesehatan, hiburan, makanan dan minuman, hingga kebutuhan sehari-hari. Perusahaan dapat memanfaatkan V-Merchant sebagai alternatif penyediaan benefit bagi karyawan tanpa harus membangun fasilitas atau infrastruktur tertentu. Fitur ini hadir dalam bentuk voucher discount yang bisa digunakan karyawan. Meski tidak ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan, namun benefit tersebut memberikan nilai eksklusif yang membedakan karyawan tersebut dengan karyawan perusahaan lainnya.

Pemilihan mitra merchant yang dilakukan VENTENY juga melihat dari demand dan tren gaya hidup generasi muda. Contohnya, VENTENY memahami kegemaran konsumsi kopi di kalangan karyawan, maka VENTENY bermitra dengan beberapa brand kopi favorit yang bisa jadi pilihan karyawan.

Saat ini mobile app VENTENY dapat diakses di platform Android. Dalam rangka membuat layanannya semakin inklusif bagi karyawan dan perusahaan dari berbagai kalangan, VENTENY melakukan ekstensifikasi layanan dan perluasan jangkauan pasar lewat momentum “Flash Sale 11.11” pada 11 November 2021 nanti.

Pada kesempatan tersebut, VENTENY menyiapkan promo menarik dari fitur V-Merchant agar aspek gaya hidup karyawan dapat terpenuhi secara ekonomis. Promo tersebut berasal dari partner-partner VENTENY yang terpercaya.

Selain pemenuhan gaya hidup, VENTENY juga turut menyoroti perlindungan karyawan dari berbagai risiko. Lewat fitur Asuransi, VENTENY memperluas pilihan asuransi kesehatan dengan menambahkan asuransi yang mampu menanggung penyakit kritis yang rentan dialami karyawan. VENTENY juga turut memperkenalkan asuransi gadget untuk melindungi aset penunjang pekerjaan milik karyawan. Versi baru dari mobile app VENTENY tersebut juga akan segera hadir di platform iOs di akhir bulan November 2021. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ingin Mendapatkan Kartu GPN di Berbagai Bank? Simak Caranya Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu GPN adalah salah satu jenis kartu debit atau yang biasa dikenal dengan kartu ATM. Sebagaimana diketahui, kartu ATM akan memberikan...

Ulasan Lengkap soal e-Money Mandiri: Cara Buat hingga Panduan Top Up

JAKARTA, duniafintech.com – E-money Mandiri adalah uang elektronik yang banyak digunakan oleh orang-orang lantaran kemudahan dalam penggunaannya. Diterbitkan oleh Bank Mandiri, uang elektronik yang...

Besaran Gaji Tukang Parkir Pesawat dan Biaya Pendidikannya

JAKARTA, duniafintech.com - Gaji tukang parkir pesawat atau marshaller dengan tanggung jawabnya memarkirkan pesawat terbang yang berukuran besar ternyata memiliki gaji yang menjanjikan.  Mungkin saja...

Mau Side Job? Ini 7 Situs Penghasil Uang Terpercaya 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Situs penghasil uang terpercaya 2022 sekarang ini sudah banyak beredar di internet yang bisa diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Akan...

Alasan Penting Menyimpan Slip Gaji bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Alasan menyimpan slip gaji bagi semua karyawan di perusahaan manapun tentu saja sangat penting. Menerima gaji adalah sebuah tujuan utama bagi...
LANGUAGE