33 C
Jakarta
Rabu, 24 Juli, 2024

Warner Music Group akan Menggelar Konser Virtual di Metaverse

JAKARTA, duniafintech.com – Warner Music Group (WMG) mengumumkan akan menciptakan dunia musik pertama di The Sandbox Gaming Metaverse. 

Perusahaan yang baru saja memasuki dunia metaverse, dalam sebuah pengumuman, WMG menggambarkan rumah barunya sebagai “kombinasi taman hiburan musik dan tempat konser.” Keduanya akan menghadirkan konser langsung dan pengalaman musik yang menampilkan artis WMG ke metaverse. 

WMG adalah salah satu perusahaan musik terbesar di dunia, yang terdiri dari ratusan artis dan label papan atas termasuk Atlantic, Warner Records, Elektra, dan Parlophone.  

Sejumlah artis WMG juga termasuk Ed Sheeran, Green Day dan Dua Lipa diharapkan untuk menggelar konser mereka dan mengambil bagian dalam pengalaman musik di panggung virtual. 

Untuk menandai kesempatan tersebut, The Sandbox akan mengadakan penjualan Tanah pada Maret 2022, yang memungkinkan penggemar musik untuk membeli area Tanah yang berdekatan dengan properti WMG. Nantinya, dengan Kesepakatan itu akan menghasilkan dunia bertema musik pertama di The Sandbox. 

Sebagai bagian dari perpindahan WMG ke The Sandbox, perusahaan telah mengakuisisi ESTATE atau properti digital di dunia maya yang berencana menyelenggarakan serangkaian acara dan  konser yang menampilkan daftar artis teratas. 

Dilansir dari Coindesk, The Sandbox adalah anak perusahaan dari Animoca Brands yang berbasis di Hong Kong. The Sandbox juga diketahui telah menjual lahan virtual ke berbagai pihak. Platform ini telah bekerja sama dengan artis termasuk Snoop Dogg, Deadmau5 dan Steve Aoki secara individual, tetapi ini adalah kemitraan musik terbesarnya hingga saat ini. 

“Kami membentuk The Sandbox sebagai tujuan hiburan yang menyenangkan di mana pencipta, penggemar, dan pemain dapat menikmati pengalaman imersif pertama dan lebih dekat terhubung dengan artis musik favorit mereka melalui NFT,” ujar Chief Operating Officer The Sandbox, Sebastien Borget. 

“Kemitraan strategis dengan Warner Music Group ini membawa metaverse terbuka satu langkah maju ke arah inisiatif yang dimiliki penggemar dan didorong oleh komunitas, kemungkinannya sangat menarik,” jelasnya. 

Sementara untuk menandai kesempatan tersebut, The Sandbox akan mulai mengadakan penjualan tanah virtual pada Maret 2022. Hal itu memungkinkan para penggemar musik untuk membeli area tanah yang berdekatan dengan properti WMG. 

“Kemitraan kami dengan The Sandbox menambahkan lapisan kemungkinan baru di metaverse, dengan kepemilikan real estate virtual,”ujar Chief Digital Officer dan Executive Vice President of Business Development di Warner Music Group, Oana Ruxandra. 

Sebagai penggerak pertama, Warner musik telah mengamankan properti tepi pantai yang setara metaverse. Di LAND kami akan mengembangkan pengamalaman musik sosial dengan bersemangat dan impreaif. Tak hanya itu kami akan menjangkau batasan dunia nyata dan memungkinkan artis dan penggemar turut terlibat seperti yang tidak pernah terjadi sebelumnya. 

Hingga saat ini, baik WMG dan The Sandbox belum mengatakan kapan dunia metaverse mereka akan debut. Dalam hal in WMG tak sendiri, ada perusahaan musik besar lainnya yang telah mulai bergerak di metaverse. Bulan lalu, Universal Music Group resmi bergabung dengan metaverse untuk kalangan artisnya. 

Meskipun tidak ada yang tahu pasti apa yang akan dibawa oleh perusahaan ke metaverse, jelas bahwa kemitraan dengan platform realitas virtual seperti The Sandbox dan Decentraland adalah titik awal yang aman. 

“Industri musik memiliki dekade besar di tahun 80-an dan 90-an, dan kemudian Napster muncul dan ada kemunduran. Kemudian hal yang sama terjadi ketika Spotify masuk. Kami ingin mendorong peluang,” kata Chief digital officer dan wakil presiden eksekutif pengembangan bisnis di WMG. dikutip dari Coindesk. 

WMG kini telah bergabung dengan lebih dari 200 mitra Sandbox yang telah masuk lebih awal. 

Awal pekan ini, The Sandbox mengumumkan peluncuran program akselerator senilai $50 juta dalam kemitraan dengan perusahaan induk Animoca Brands dan firma ventura Brinc. Program Akselerator Metaverse Sandbox dijadwalkan akan dimulai pada Q2 2022, dan akan menginvestasikan $250.000 ke dalam seratus proyek baru selama tiga tahun ke depan. 

Sebagian real estat virtual, sebagian taman hiburan, The Sandbox sepenuhnya merangkul gagasan metaverse sebagai ruang digital bersama yang berkelanjutan di mana dunia dan pahlawan bertabrakan untuk membuat keajaiban. 

Warner Music Group bergabung dengan lebih dari 200 kemitraan The Sandbox yang ada termasuk The Walking Dead, Snoop Dogg, Adidas, Deadmau5, Steve Aoki, Richie Hawtin, The Smurfs, Care Bears, Atari, Zepeto, dan CryptoKitties.

 

 

Penulis: Kontributor / Achmad Ghifari

Editor: Anju Mahendra

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU