30.9 C
Jakarta
Rabu, 27 Oktober, 2021

Waspada! Kenali Tindak Kejahatan Siber Cybersquatting

DuniaFintech.com – Situs atau domain dari berbagai brand serta layanan digital lainnya kerap menjadi peluang untuk para pelaku kejahatan siber melancarkan aksinya. Salah satunya cybersquatting.

Jenis kejahatan virtual ini membangun domain dengan menggunakan nama yang mirip atau mendekati domain berbagai brand terkemuka dengan tujuan mengambil keuntungan dari para pengguna yang melakukan kesalahan akibat ketidakcermatan dalam menuliskan nama domain yang seharusnya. 

Meski pun saat ini cybersquatting tidak selalu bahaya bagi para pengguna internet, namun upaya ini termasuk ilegal di Amerika Serikat. Squatting domain seringkali dilakukan untuk tujuan penyerangan atau tindak kejahatan siber. 

Palo Alto Networks menemukan 13.857 squatting domain telah teregistrasi pada Desember 201 dengan rata-rata 450 squatting domain teregistrasi setiap harinya. Palo Alto Networks menemukan sebanyak 2.595 (18,59%) nama-nama squatting domain berbahaya, kerap mendistribusikan malware atau menyebarkan serangan phishing.

Ditemukan juga sebanyak 5.104 (36,57%) squatting domain yang berdasarkan hasil studi menghadirkan risiko tinggi bagi pengguna yang mengunjunginya. Disimpulkan, terdapat bukti kumpulan URL-URL berbahaya di dalam domain tersebut atau menggunakan bulletproof hosting.

Baca juga:

Jenis-jenis Cybersquatting

Palo Alto mempelajari teknik domain squatting termasuk typosquatting, combosquatting, level-squatting, bitsquatting dan homograph-squatting. Para aktor kejahatan dapat menggunakan teknik-teknik ini untuk mendistribusikan malware atau untuk melakukan kegiatan-kegiatan penipuan dan phishing.

Pslo Alto menyarankan perusahaan melakukan pemblokiran dan memantau lalu lintas mereka dengan cermat. Sementara, konsumen harus memastikan bahwa mereka mengetik nama domain dengan benar dan memeriksa ulang apakah pemilik domain terpercaya sebelum memasuki situs apa pun.

Palo Alto juga menemukan bahwa pembuat domain squatting mengincar target-target yang menguntungkan, seperti media sosial dan search engines populer, finansial, situs web bank maupun perbelanjaan. Di segmen tersebut para penggunanya dijadikan target pencurian dokumen-dokumen yang sangat penting melalui phishing dan scam. 

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Sektor Saham Terbaik untuk Investasi Jangka Panjang

Sektor saham adalah hal penting untuk dipahami ketika memutuskan saham apa saja yang ingin dikoleksi untuk jangka panjang saat dihadapkan dengan ratusan saham untuk...

Apa Itu Premi, dan Tujuan Membayar Premi Asuransi

Mengapa premi tertera pada perjanjian asuransi? Dan apa yang dimaksud dengan premi asuransi? Berikut penjelasan pengertian premi asuransi. Setelah Anda mengetahui pengertian asuransi dan risiko,...

Ketahui Syarat dan Cara Mendapatkan Pinjaman UMKM agar Cepat Cair

Pinjaman UMKM cepat cair adalah solusi dalam berwirausaha yang seringkali terkendala pada modal awal untuk memulai usaha. Padahal, usaha tanpa modal sebenarnya sudah bisa...

Aplikasi GoTrade, Solusi Mudah Beli Saham Listing di Luar Negeri

GoTrade adalah sebuah merek dagang yang bernama TR8 Securities Inc., sebuah perusahaan berlisensi untuk menjalankan bisnis oleh lembaga pengatur dan pengawas dari Pemerintah Malaysia....

Perusahaan Asuransi yang Mengantongi Izin OJK

Sebelum membeli jaminan asuransi, di bawah ini telah dirangkum daftar perusahaan asuransi yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).  Kendati telah memiliki sederet list mengenai...
LANGUAGE