26.3 C
Jakarta
Selasa, 29 September, 2020

Mendukung Pembayaran Digital, 96% UMKM di Bogor Sudah Memakai QRIS

Duniafintech.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kantor Wilayah (KpW) Jawa Barat mencatat hingga September 2020 lebih dari 964.000 merchant di Jawa Barat telah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau secara nasional mencapai 21, 3%. Artinya Jawa Barat menduduki rangking pertama di Indonesia. Dari 964.000 merchant tersebut 96% UMKM di Bogor sudah memakai QRIS atau ke-4 terbanyak se-Jawa Barat.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jabar, Herawanto mengatakan, program tersebut merupakan wujud komitmen penuh Pemkot Bogor untuk mengubah transaksi baik di lingkungan pemerintah maupun layanan publik, menjadi berbasis digital.

“Kota Bogor telah menerapkan elektronifikasi layanan transaksi pajak dan retribusi dengan 96% UMKM di Bogor sudah memakai QRIS, serta menjadi wilayah pertama yang mengimplementasikan QRIS sebagai metode alternatif pembayaran PBB di wilayah Jawa Barat,” ujar Herwanto

Selain itu, upaya implementasi QRIS juga digunakan di sentra kuliner legendaris Teras Surya Kencana pada awal September 2020 lalu. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah kota Bogor sangat serius dalam upaya digitalisasi guna mendukung recovery dan rebound perekonomian Kota Bogor.

Baca Juga:

Berdasarkan data September 2020, telah terdapat lebih dari 964 ribu merchant di Jabar yang sudah menggunakan QRIS. Nilai tersebut mencakup 21,26% nasional, atau menduduki posisi pertama secara nasional. Dari 964 ribu merchant tersebut, 96% UMKM di Bogor sudah memakai QRIS. Kota Bogor sendiri telah memiliki sekitar 65 ribu merchant QRIS atau ke-4 terbanyak di Jabar. Setelah Kota Bandung, Depok dan Bekasi.

Herawanto menegaskan launching 2.020 QRIS UMKM ini sejalan dengan rekomendasi untuk memastikan kegiatan perdagangan dan industri kreatif sebagai kegiatan ekonomi utama di Kota Bogor, yang sebagian besar dilakukan oleh pelaku UMKM dapat tetap berjalan di masa pandemi Covid-19 serta era adaptasi kebiasaan baru melalui fasilitasi transaksi secara nirsentuh.

Herawanto menyebutkan secara keseluruhan Kota Bogor termasuk 5 besar memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Kota Bogor pada tahun 2019 perekonomian tumbuh 6,04% dengan inflasi terkendali juga Agustus 2020 tercatat deflasi 0,6%.Secara struktural perekonomian kota Bogor didominasi sektor perdagangan industri pengolahan transportasi dan konstruksi yang pada tahun 2019.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ant Group Milik Jack Ma Naikkan Target IPO Jadi US$ 35 Miliar

DuniaFintech.com – Perusahaan afilisiasi Alibaba milik Jack Ma, Ant Group dikabarkan segera melantai di bursa efek (IPO) dan membidik dana segar US$35...

Seberapa Penting Pemanfaatan Teknologi di Bidang Asuransi? Simak!

DuniaFintech.com - Kemajuan dan digitalisasi melalui teknologi dinilai mampu mengubah sektor industri asuransi. Setidaknya hal itulah yang dikatakan oleh Presiden Direktur Mandiri...

Targetkan Milenial, MCAS Bersama Telkomsel Luncurkan DigiSaham Berbasis Whatsapp

Duniafintech.com - PT M Cash Integrasi Tbk, perusahaan distribusi digital  di Indonesia, MCAS mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi saham real-time berbasis WhatsApp...

Aplikasi TikTok Paling Banyak Diunduh Warga Indonesia Saat Pandemi

Duniafintech.com - Pada periode Agustus 2020, aplikasi selain non-game, TikTok paling banyak diunduh warga Indonesia. Data yang dirilis Sensor Tower menunjukkan jumlah...

Aplikasi Cicilan Tanpa Kartu Kredit ini Memudahkan Anda Dalam Bertransaksi Online, Ini Pilihannya

Duniafintech.com - Cicilan tanpa kartu kredit adalah salah satu produk Fintech yang popular saat ini. Hadirnya fintech dengan aplikasi kredit online yang...
LANGUAGE