Tiga altcoin ini diproediksi akan mencatatkan rekor pada Maret 2026. Memasuki bulan terakhir kuartal I 2026, pasar kripto secara umum masih dibayangi tekanan. Namun, kondisi ini tidak sepenuhnya menutup peluang bagi sejumlah altcoin untuk mencetak all-time high (ATH) baru.
Tiga altcoin berikut dinilai memiliki potensi teknikal untuk melanjutkan reli jika level kunci berhasil ditembus dan sentimen pasar membaik.
1. Stable (STABLE)

Stable (STABLE) saat ini masih berada sekitar 21% di bawah all-time high terbarunya di US$0,0392. Meski terlihat cukup jauh, rekor tersebut tercatat hanya empat hari lalu—menandakan momentum belum sepenuhnya hilang.
Indikator Chaikin Money Flow (CMF) memang menunjukkan penurunan ringan, tetapi masih bertahan di area positif. Ini mengindikasikan arus dana belum sepenuhnya keluar dari pasar.
Skenario bullish:
- Jika arus masuk dana berlanjut, harga berpotensi kembali menguji US$0,0392.
- Breakout di atas level tersebut bisa membuka jalan menuju ATH baru.
Risiko bearish:
- Jika tekanan jual meningkat, harga berpotensi turun di bawah support US$0,0297.
- Breakdown dapat memperpanjang koreksi ke US$0,0258 dan merusak struktur tren naik.
Kepercayaan investor akan menjadi faktor penentu arah STABLE dalam beberapa pekan ke depan.
2. Canton Network (CC)

Canton Network (CC) termasuk altcoin yang paling dekat dengan ATH di pasar saat ini. Hanya dibutuhkan kenaikan sekitar 22% untuk kembali ke level US$0,1957.
Menariknya, korelasi CC terhadap Bitcoin turun ke -0,02, yang berarti hampir sepenuhnya terlepas dari pergerakan BTC. Ini memberi peluang bagi CC untuk bergerak independen di tengah volatilitas akibat ketegangan geopolitik.
Skenario bullish:
- Jika momentum berlanjut dan harga menembus US$0,1755.
- Level tersebut berubah menjadi support, maka peluang menuju US$0,1957 semakin terbuka.
Risiko bearish:
- Jika kondisi makro memburuk dan aksi jual meningkat.
- Harga bisa jatuh di bawah US$0,1559.
- Target koreksi berikutnya berada di EMA 50 hari sekitar US$0,1423 hingga US$0,1258.
Ketahanan relatif terhadap Bitcoin membuat CC menjadi salah satu kandidat altcoin dengan struktur teknikal paling menarik saat ini.
3. Pippin (PIPPIN)

Pippin (PIPPIN) justru menghadapi tekanan teknikal setelah membentuk pola double top bearish di grafik harian. Pola ini membuka potensi koreksi hingga 44% jika breakdown terkonfirmasi.
PIPPIN mencetak ATH di US$0,9046 minggu lalu, namun kini diperdagangkan sekitar 66% di bawah level tersebut.
Skenario pemulihan:
- Harga harus mampu merebut kembali US$0,6665 sebagai support.
- Jika berhasil stabil di atas level tersebut, struktur bullish dapat kembali terbentuk.
- Peluang untuk kembali menguji ATH akan terbuka.
Risiko penurunan:
- Breakdown di bawah US$0,5148 dapat menyeret harga ke US$0,3858.
- Jika tekanan jual berlanjut, potensi koreksi hingga US$0,3006 semakin besar.
- Ini akan memperkuat dominasi bearish dalam jangka menengah.
Kesimpulan
Maret 2026 bisa menjadi bulan krusial bagi altcoin, terutama di tengah ketidakpastian pasar global.
- STABLE bertumpu pada arus masuk dana untuk menembus ATH baru.
- CC diuntungkan oleh korelasi negatif terhadap Bitcoin.
- PIPPIN berada di persimpangan antara pemulihan teknikal atau koreksi lebih dalam.
Dengan volatilitas yang tetap tinggi, level support dan resistance kunci akan menjadi penentu apakah ketiga altcoin ini mampu mencetak rekor harga baru atau justru memperpanjang fase konsolidasi.





