25 C
Jakarta
Sabtu, 21 Mei, 2022

6 Rekomendasi Investasi Digital Terbaik 2021 bagi Pemula

Investasi digital untuk pemula saat ini menjadi salah satu instrumen paling banyak masyarakat minati. Banyaknya platform online yang memberikan berbagai layanan investasi juga menjadi salah satu penyebab tren ini. Kira-kira, apa saja sih investasi digital yang aman untuk para pemula?

Jika memang tertarik, berikut ini ada beberapa daftar investasi digitial dan platform digitalnya yang bisa kamu coba. Sebab, dalam berinvestasi, jangan sampai asal memilih platform. Pilihlah platform investasi digital resmi OJK yang telah terbukti aman.

1. Investasi Digital Reksadana

Bagi para pemula, investasi digital melalui reksadana adalah salah satu pilihan yang sangat tepat. Reksadana merupakan tempat untuk menghimpun dana dari investor yang kemudian dikelola manajer investasi atau MI untuk disalurkan atau diinvestasikan ke suatu Portofolio Efek.

Instrumen investasi ini terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu Reksadana Pasar Uang, Reksadana Obligasi, Reksadana Saham, dan Reksadana Campuran. Untuk memulai investasi, ada baiknya kamu memilih Reksadana Pasar Uang terlebih dahulu.

Kemudian, untuk platformnya, saat ini sudah cukup banyak platform yang menyediakan reksadana secara digital. Beberapa platform yang bisa kamu gunakan membeli Reksadana adalah Bareksa, Bibit, Tokopedia Reksadana, BukaReksa, OVO, dan masih banyak yang lainnya.

2. Investasi Digital Emas

Mungkin sebagian orang menganggap emas merupakan instrumen investasi yang kuno. Padahal, investasi emas dan logam mulia kini cukup marak dilakukan lewat platform online, sebab investasi ini merupakan jenis investasi yang aman dan risikonya juga lebih kecil.

Kamu dapat bertransaksi lewat platform digital tanpa harus menyimpan fisiknya lagi. Selain lebih efektif, cara ini tidak akan membuat kamu kehilangan emas tersebut. Untuk platformnya, ada beberapa rekomendasi platform yang bisa kamu coba, yaituBukaEmas, Pegadaian Digital Service, Tokopedia Emas, Orori, dll.

3. Investasi Online P2P Lending

P2P lending merupakan salah satu alternatif investment terbaik saat ini. Sistem P2P Lending ini terbilang cukup sederhana, yaitu menjadi perantara bagi investor dan pihak yang memerlukan dana.

Biasanya, P2P Lending akan menyediakan sejumlah pengajuan pinjaman pada platformnya. Para lender yang ingin berinvestasi nantinya dapat melihat data setiap borrower (peminjam) yang mengajukan pinjaman. Dari sanalah lender mempertimbangkan akan berinvestasi kepada siapa.

Untuk keuntungannya, kamu bisa mendapatkannya dari bunga pinjaman yang kamu berikan. Besaran bunga pembayaran akan tergantung dari suku bunga pinjaman tempat atau platform yang kamu danai.

4. Obligasi Negara Ritel

Investasi obligasi mungkin masih terdengar cukup asing. Obligasi merupakan surat utang yang dikeluarkan suatu institusi. Surat tersebut nantinya akan dapat dibeli oleh khalayak umum.

Ketika membeli obligasi, secara tidak langsung kamu telah memberikan suatu pinjaman pada institusi yang mengeluarkan surat obligasi tersebut. Nah, sebagai investor, kamu berhak mendapat pengembalian pokok pinjaman serta sejumlah bunga.

Salah satu produk obligasi yang paling disarankan untuk investasi online adalah obligasi negara ritel atau ORI. Membeli produk ORI bisa kamu lakukan lewat banyak platform P2P lending dan aplikasi khusus lain yang dikeluarkan oleh Bank.

Beberapa platform yang dapat kamu pakai untuk membeli obligasi secara digital adalah Investree, Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, Mobile Banking Bank Permata, dll.

5. Forex

Forex adalah salah satu investasi paling populer dewasa ini. Ada banyak kalangan yang bahkan telah memainkannya. Jenis investasi ini digemari karena dapat memberikan return yang besar. Trading yang bekerja dengan bertransaksi jual beli valas ini punya keuntungan dari selisih nilai tukar antar mata uang.

Hanya saja, jika kamu belum pernah mencobanya, maka ada baknya untuk mempelajari pondasinya terlebih dahulu, bagaimana sistem transaksinya, bagaimana strategi trading yang benar agar kamu mendapat keuntungan.

6. Saham

Pada dasarnya, saham merupakan bukti dari kepemilikan suatu perusahaan. kamu punya hak kepemilikan suatu perusahaan berdasarkan berapa banyak saham suatu perusahaan tersebut kamu punyai.

Keuntungan dari investasi saham biasanya berasal dari kenaikan nilai saham serta dividen alias pembagian laba perusahaan. Akan tetapi, saham punya risiko kerugian yang juga cukup tinggi. Alangkah lebih baik jika sebelum membeli suatu saham, kamu harus mempelajari pasar modal, transaksi saham, strategi investasinya, dan lain sebagainya.

Saat ini kamu bisa membeli saham di Stockbit atau lewat aplikasi broker seperti EToro, OctaFX, Capital, dan masih banyak lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Sri Mulyani Untuk Pengusaha Supaya Ekspor Dijamin Makin Lancar

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para pelaku ekspor atau eksportir di Tanah Air, Indonesia, harus bisa mengembangkan produk sesuai dengan...

Negara Paling Bangkrut di Dunia, Indonesia Termasuk? Cek ini Faktanya..

JAKARTA, duniafintech.com - Ini dia negara paling bangkrut di dunia. Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan. Saat Indonesia...

Aturan Terbaru Mendag Lutfi Setelah Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, dan selanjutnya untuk menindaklanjuti hal ini,...

Miskin Sawah Ekspor Beras 19 Ton Arab Saudi, Anies: Ini Bersejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan ekspor 1 kontainer produk beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi. Ekspor 19 ton...

Viral Penolakan UAS, Ternyata Singapura Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Hubungan baik Indonesia dengan Singapura nampaknya perlu dijaga. Bukan sekadar kerukunan bertetangga namun juga ketergantungan finansial Indonesia yang cukup besar terhadap...
LANGUAGE