30.4 C
Jakarta
Jumat, 27 Mei, 2022

Coba Robo Advisor, Cocok bagi yang Tak Tahu Cara Kelola Uang

Apa itu robo advisor dan bagaimana sih cara kerjanya ? Bagi yang belum tahu, robo advisor merupakan salah satu fasilitas yang kerap kali digunakan dalam dunia investasi, terutama Amerika Serikat. Untuk membahas secara lebih lengkap, silakan simak penjelasannya di bawah ini.

Defenisi

Robo advisor adalah perangkat lunak yang fungsinya memberikan layanan wealth management untuk membantu pengguna membuat portofolio investasi. Portofolio tersebut terbentuk berdasarkan susunan algoritma serta tidak menggunakan bantuan manusia, yaitu para perencana keuangan.

Robo advisor membuat kamu tidak lagi perlu melakukan konsultasi dengan para perencana keuangan atau financial planner. Dengan sistem ini, kamu akan mendapat portofolio investasi secara otomatis yang sesuai dengan kebutuhan kamu dengan menggunakan algoritma.

Artinya, ini telah menggantikan fungsi perencana keuangan kamu dalam merekomendasikan portofolio investasi. Hanya saja tersebab sistem ini adalah sebuah mesin yang tidak memiliki dan memahami emosi, maka ada sedikit kekurangan, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan emosi atau bersifat pribadi tidak dapat dipertimbangkan.

Sistem ini bekerja dengan berdasarkan data eksak yang telah kamu masukkan. Dari data sistem ini akan mengambil sebuah keputusan portofolio yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Cara Kerja

Robo advisor bisa dibilang sebagai salah satu solusi untuk para investor yang lebih suka mengelola investasinya secara mandiri, tetapi tetap ingin mengoptimasi portofolio investasinya. Tetapi jika kamu merupakan tipe investor yang suka berinteraksi dengan seorang konsultan, maka robo advisor tidak sesuai dengan kebutuhan kamu. Sistem ini bakal memberikan kamu seluruh rekomendasinya yang tersedia dalam basis online.

Saat ini, sudah ada banyak perusahaan yang menawarkan jasanya. Setiap perusahaan tentunya memiliki cara kerja robo advisor yang berbeda-beda. Akan tetapi, berikut ini akan dijelaskan cara kerja sistem ini secara umum.

1. Mengisi Survei Online

Hal pertama yang dilakukan robo advisor adalah pertama-tama sistem ini perlu mengetahui profil risiko yang kamu punya. Profil risiko punya peran yang sangat penting untuk menghasilkan portofolio investasi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Karena itu, ada baiknya kamu harus terlebih dahulu mengisi survei yang berkaitan dengan profil risiko tersebut.

2. Membuat Rekening

Setelah kamu mengisi survey profil risiko kamu, hal yang harus kamu lakukan adalah membuat rekening pada perusahaan robo advisor tersebut untuk menyimpan dana yang akan kamu investasikan. Rekening yang kamu buat tersebut kemudian dapat diakses secara otomatis. Sehingga kamu dapat mengotomatisasi seluruh kegiatan investasi kamu.

3. Robo Advisor Mengolah Data

Data profil risiko yang kamu berikan tersebut akan secara otomatis diolah oleh sistem robot investasi berdasarkan algoritma yang telah tercipta.

4. Rekomendasi Portofolio

Setelah sistem ini mengolah data tersebut, selanjutnya perangkat lunak tersebut akan memberikan rekomendasi portofolio untuk kamu. Kemudian, sistem robot investasi juga dapat secara otomatis membeli produk-produk investasi yang telah kamu sarankan dengan uang yang tersimpan pada rekening investasi milik kamu.

5. Penyeimbangan Portofolio

Kemudian, seiring berjalannya waktu, keuntungan yang kamu dapat dari investasi akan beragam. Jika keuntungan investasi yang kamu dapat tersebut tidak merata, maka proporsi dalam portofolio investasi dapat berubah dan belum tentu optimal lagi. Karena itu, sistem robot investasi atau investasi digital ini akan secara otomatis langsung memantau dan menyeimbangkan portofolio tersebut secara perlahan.

(Kontributor)

Cek perusahaan investasi digital yang berizin di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pengusaha Kelapa Sawit Merespon Begini

JAKARTA, duniafintech.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) angkat bicara terkait diberlakukannya kebijakan domestic market obligation (DMO) dan pencabutan subsidi minyak goreng curah...

Harga Kripto 27 Mei 2022 Masih Loyo, Bitcoin Cs Bertengger di Zona Merah

JAKARTA, duniafintech.com - Harga Kripto masih lesu. Bitcoin dan kripto jajaran teratas terpantau kembali mengalami pergerakan harga yang kompak pada Jumat (27/5/2022) pagi. Mayoritas...

Ganti Kulit! Kripto Terra LUNA Jenis Baru Meluncur Jumat Ini, Dipastikan Tanpa UST

JAKARTA, duniafintech.com - Proposal untuk meluncurkan blockchain baru kripto Terra LUNA Terra 2.0 tanpa stablecoin algoritmis telah lolos. 65,5 persen peserta memilih mendukung proposal...

Peringatan Keras dari Jokowi, APBN dan APBD Tak Boleh Beli Barang Impor! 

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mewanti-wanti kementerian/lembaga hingga kepala daerah tidak membelanjakan APBN sebesar Rp 2.714,2 triliun dan APBD sebesar Rp...

Mantap, Perusahaan Properti Mulai Terima Bitcoin Sebagai Alat Bayar Jual Beli Apartemen

JAKARTA, duniafintech.com - Salah satu pengembang properti di Brazil, Livecoin secara resmi mengumumkan mereka menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin untuk pembelian apartemen mereka. Tidak hanya...
LANGUAGE