25.5 C
Jakarta
Senin, 26 Juli, 2021

Coba Robo Advisor, Cocok bagi yang Tak Tahu Cara Kelola Uang

Apa itu robo advisor dan bagaimana sih cara kerjanya ? Bagi yang belum tahu, robo advisor merupakan salah satu fasilitas yang kerap kali digunakan dalam dunia investasi, terutama Amerika Serikat. Untuk membahas secara lebih lengkap, silakan simak penjelasannya di bawah ini.

Defenisi

Robo advisor adalah perangkat lunak yang fungsinya memberikan layanan wealth management untuk membantu pengguna membuat portofolio investasi. Portofolio tersebut terbentuk berdasarkan susunan algoritma serta tidak menggunakan bantuan manusia, yaitu para perencana keuangan.

Robo advisor membuat kamu tidak lagi perlu melakukan konsultasi dengan para perencana keuangan atau financial planner. Dengan sistem ini, kamu akan mendapat portofolio investasi secara otomatis yang sesuai dengan kebutuhan kamu dengan menggunakan algoritma.

Artinya, ini telah menggantikan fungsi perencana keuangan kamu dalam merekomendasikan portofolio investasi. Hanya saja tersebab sistem ini adalah sebuah mesin yang tidak memiliki dan memahami emosi, maka ada sedikit kekurangan, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan emosi atau bersifat pribadi tidak dapat dipertimbangkan.

Sistem ini bekerja dengan berdasarkan data eksak yang telah kamu masukkan. Dari data sistem ini akan mengambil sebuah keputusan portofolio yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Cara Kerja

Robo advisor bisa dibilang sebagai salah satu solusi untuk para investor yang lebih suka mengelola investasinya secara mandiri, tetapi tetap ingin mengoptimasi portofolio investasinya. Tetapi jika kamu merupakan tipe investor yang suka berinteraksi dengan seorang konsultan, maka robo advisor tidak sesuai dengan kebutuhan kamu. Sistem ini bakal memberikan kamu seluruh rekomendasinya yang tersedia dalam basis online.

Saat ini, sudah ada banyak perusahaan yang menawarkan jasanya. Setiap perusahaan tentunya memiliki cara kerja robo advisor yang berbeda-beda. Akan tetapi, berikut ini akan dijelaskan cara kerja sistem ini secara umum.

1. Mengisi Survei Online

Hal pertama yang dilakukan robo advisor adalah pertama-tama sistem ini perlu mengetahui profil risiko yang kamu punya. Profil risiko punya peran yang sangat penting untuk menghasilkan portofolio investasi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Karena itu, ada baiknya kamu harus terlebih dahulu mengisi survei yang berkaitan dengan profil risiko tersebut.

2. Membuat Rekening

Setelah kamu mengisi survey profil risiko kamu, hal yang harus kamu lakukan adalah membuat rekening pada perusahaan robo advisor tersebut untuk menyimpan dana yang akan kamu investasikan. Rekening yang kamu buat tersebut kemudian dapat diakses secara otomatis. Sehingga kamu dapat mengotomatisasi seluruh kegiatan investasi kamu.

3. Robo Advisor Mengolah Data

Data profil risiko yang kamu berikan tersebut akan secara otomatis diolah oleh sistem robot investasi berdasarkan algoritma yang telah tercipta.

4. Rekomendasi Portofolio

Setelah sistem ini mengolah data tersebut, selanjutnya perangkat lunak tersebut akan memberikan rekomendasi portofolio untuk kamu. Kemudian, sistem robot investasi juga dapat secara otomatis membeli produk-produk investasi yang telah kamu sarankan dengan uang yang tersimpan pada rekening investasi milik kamu.

5. Penyeimbangan Portofolio

Kemudian, seiring berjalannya waktu, keuntungan yang kamu dapat dari investasi akan beragam. Jika keuntungan investasi yang kamu dapat tersebut tidak merata, maka proporsi dalam portofolio investasi dapat berubah dan belum tentu optimal lagi. Karena itu, sistem robot investasi atau investasi digital ini akan secara otomatis langsung memantau dan menyeimbangkan portofolio tersebut secara perlahan.

(Kontributor)

Cek perusahaan investasi digital yang berizin di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE