27.1 C
Jakarta
Rabu, 28 September, 2022

ACTION PEMERINTAH TERHADAP PERKEMBANGAN INDUSTRI DIGITAL DAN STARTUP

duniafintech.com – Pemerintah tidak tinggal diam menanggapi perkembangan industri digital dan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia. Pemerintah akan memberikan insentif pajak kepada modal ventura yang melakukan penyertaan dana pada startup dan perusahaan digital lainnya, ini adalah salah satu bentuk dorongan pemerintah terhadap industri digital dan startup indonesia.

Baca juga : http://duniafintech.com/dukung-startup-fintech-melalui-media/

Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan RI mengatakan penghasilan yang diterima perusahaan modal ventura dalam bentuk laba perusahaan tidak akan lagi diperlakukan sebagai objek pajak penghasilan (PPh). Dengan cara ini diharapkan minat investasi di sektor usaha kecil menengah (UKM) dan pembiayaan startup bisa ditingkatkan.

Insentif ini adalah ditujukan untuk kelompok startup, yang memang dengan industri digital dan e-commerce makin meningkat untuk minat investasi dalam bentuk modal ventura yang diinvestasikan di perusahaan startup,” ujar Sri Mulyani di Istana Negara, dilansir dari cnbcindonesia.com, Selasa (20/2/2018).

Baca juga : http://duniafintech.com/inilah-startup-fintech-populer-di-indonesia/

Untuk merealisasikan rencana tersebut kementerian keuangan akan merevisi Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.250/KMK.04/1995 tentang perusahaan kecil dan menengah pasangan usaha dari perusahaan modal ventura dan perlakuan perpajakan atas penyertaan modal perusahaan modal ventura. Perubahan ini akan mencerminkan kebutuhan dan insentif UKM, modal ventura, startup capital saat ini.

Perubahan usaha yang bisa disuntik dana oleh modal ventura jadi usaha yang memiliki penghasilan netto Rp 50 miliar merupakan salah satu perubahannya . Perubahan kriteria ini disesuaikan dengan definisi UMKM yang termuat dalam Undang-Undang (UU) UMKM.

Baca juga : http://duniafintech.com/startup-fintech-masih-memikat-para-investor-di-tahun-2018/

Kementerian keuangan pun akan menegaskan fasilitas ini didapatkan modal ventura yang terdaftar di OJK.

Kami akan melaksanakan revisi KMK tahun 1995 dalam rangka agar memenuhi kebutuhan dari munculnya banyaknya perusahaan startup yang memobilisasi modal yang berasal dari modal ventura agar bisa berkembang lebih cepat,” tegas Sri Mulyani.

Written by : Dinda Luvita

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indodax Trading Fest Oktober 2022 Berhadiah Ratusan Juta, Komitmen Indodax Demi Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com – Indodax, platform kripto terbesar di Indonesia dengan 5,5 juta member terdaftar kembali menggelar Indodax trading fest Oktober 2022 secara rutin.  Pelaksanaan lomba atau...

Sri Mulyani Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, tertinggi se-Asia Tenggara. Hal itu tercermin sejak...

Erick Keluhkan Generasi Saat Ini Tidak Mau Jadi Petani

JAKARTA, duniafintehch.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai generasi muda saat ini enggan menjadi Petani lantaran tidak memiliki jaminan masa...

Pertamina Bantah Tudingan Produk Pertalite Bikin Boros

JAKARTA, duniafintech.com - Pertamina buka suara terkait beberapa hari ini viral mengenai keluh kesah konsumen pengendara yang menggunakan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite. Para...

Cara Cicil iPhone di iBox, Bisa Pakai Shopee Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cicil iPhone di iBox dengan kartu kredit hingga Shopee berikut ini penting banget lho untuk diketahui. Pasalnya, hingga detik ini, iPhone...
LANGUAGE