25.4 C
Jakarta
Minggu, 6 Desember, 2020

Adam Back, Kembangkan Aset Kripto dan Blockchain Lewat Blockstream

DuniaFintech.com – Hampir semua orang yang bergelut di bidang Blockchain dan aset kripto pasti mengenal Adam Back. Lahir pada bulan Juli 1970, ia dikenal luas sebagai pebisnis Inggris, kriptografer sekaligus cypherpunk. Salah satu fakta yang paling menarik dari Back adalah dugaan banyak orang bahwa ia adalah sosok asli di balik nama Satoshi Nakamoto.

Lahir dan dibesarkan di Inggris, Back mendapatkan gelar Ph.D dalam bidang ilmu komputer dari University of Exeter di South West England. Sama seperti Wei Dai, David Chaum dan Hal Finney, Back adalah pionir pengembangan aset digital. Pada tahun 1997, ia mendirikan Hashcash, sebuah sistem yang mirip dengan Bitcoin.

Mendirikan Blockstream

Blockstream merupakan perusahaan teknologi Blockchain yang didirikan sekaligus dipimpin oleh Back. Berkantor di Kanada, Blockstream memiliki pegawai dari berbagai belahan dunia. Blockstream mengembangkan berbagai produk dan layanan untuk penyimpanan dan transfer Bitcoin serta aset digital lainnya.

Sampai saat ini, Blockstream sudah mengumpulkan pendanaan sebesar $76 juta dari investor termasuk firma modal ventura Horizons Ventures, Mosaic Venture dan AXA Strategic Ventures.

Baca Juga:

Pada awal 2018, Blockstream mengumumkan kemitraan dengan Intercontinental Exchange Inc., atau ICE, untuk meluncurkan umpan data pasar mata uang kripto. Perusahaan keuangan yang menggunakan umpan ini menerima harga historis yang komprehensif dan data kedalaman pasar untuk ratusan pasangan mata uang kripto dan fiat dari lebih dari 15 bursa mata uang kripto di seluruh dunia.

Dugaan Bahwa Dirinya adalah Satoshi Nakamoto

Anonimitas Satoshi Nakamoto memang membuat banyak orang merasa penasaran sekaligus menerka-nerka tentang siapa sebenarnya penemu Bitcoin itu. Salah satu dari sekian banyak orang yang diklaim sebagai Nakamoto adalah Adam Back.

Back merupakan salah satu dari dua orang yang mendapatkan surel dari Nakamoto. Pada tahun 2016, Financial Times menyebutkan beberapa orang yang dianggap mungkin sebagai Satoshi Nakamoto. Back disandingkan dengan dua nama lain yakni Nick Szabo dan Hal Finney.

Pada tahun 2020 ini, sebuah akun Youtube bernama BarelySociable mengklaim bahwa Back adalah Nakamoto, namun Back membantahnya. Craig Steven Wright bahkan pernah menuntut Back karena Back mengklaim Wright bukanlah Nakamoto. Tidak lama kemudian, Wright memilih mencabut gugatannya.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Investasi dengan Skema Lump Sum, Bagaimana Cara Kerjanya?

Duniafintech.com - Selama pandemi Covid-19, investasi menjadi bagian penting yang harus disiapkan, terutama untuk dana darurat dan tabungan masa depan. Saat ini investasi juga...

Forum Ekonomi Dunia Sebut Fintech Industri Paling Adaptif

DuniaFintech.com - Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengklaim bahwa industri fintech menjadi yang tetap tumbuh secara global. Hal ini diungkapkan pada penelitian cepat atas pasar...

GREDU Siap Mendukung Sekolah Tatap Muka di Indonesia

DuniaFintech.com – Terkait rencana pembukaan sekolah tatap muka pada Januari 2021, GREDU mendukung sepenuhnya kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Sejumlah kendala akan...

Flipkart Milik Walmart akan Mulai Bisnis Pembayaran Digital

DuniaFintech.com – Perusahaan e-commerce India yang dikendalikan Walmart, Flipkart, mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya akan memutar sebagian modal mereka di PhonePe untuk memperluas akses...

Berbagai Fitur DANA yang Hadir di Sepanjang 2020! Simak Disini

DuniaFintech.com - Penyelenggara sistem pembayaran berbasis elektronik, DANA telah merangkum berbagai fitur dan layanan anyarnya di sepanjang tahun 2020. Pada tahun ini, berbagai fitur...
LANGUAGE