29.6 C
Jakarta
Kamis, 21 Oktober, 2021

Adopsi Layanan Cloud, Bukalapak Dapat Suntikan Dana dari Microsoft Senilai Rp1,46 Triliun

Duniafintech.com – Salah satu e-commerce unicorn di Indonesia, Bukalapak dapat suntikan dana dari Microsoft. Melaui kerjasama ini, Bukalapak akan mengadopsi Microsoft Azure sebagai preferred cloud platform dan Microsoft akan melakukan investasi strategis di Bukalapak. Raksasa Software ini dikabarkan telah sepakat untuk melakukan investasi sebesar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,46 triliun.

Dilansir dari laman Bloomberg, Microsoft bersama pendukung lain yakni GIC Pte serta PT Erlang Mahkota Teknologi (Emtek Group) bakal melakukan investasi dengan nilai di kisaran 2,5 miliar dollar AS hingga 3 miliar dollar AS.

Dengan Bukalapak dapat suntikan dana dari Microsoft tersebut, platform ecommerce ini bakal mengadopsi layanan Microsoft Azure yang merupakan platform cloud untuk mendukung lebih dari 12 juta pelapak dan 100 juta pengguna layanannya.

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin mengatakan, “Bukalapak dapat suntikan dana dari Microsoft ini menandakan adanya serangkaian proyek teknologi, yang akan mengubah solusi perdagangan berbasis teknologi serta solusi dan operasi di Indonesia.”

Haris Izmee selaku Presiden Direktur Microsoft Indonesia mengungkapkan, pelapak dan konsumen akan mendapatkan pengalaman jual beli yang lebih efisien dan andal, yang pada akhirnya menciptakan ketahanan bisnis dan membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Baca Juga:

Raksasa teknologi asal Amerika Serikat belakangan memang memiliki ketertarikan yang cukup besar terhadap Indonesia. Pasalnya, populasi penggunaan smartphone di Indonesia cukup besar sebagai negara dengan populasi terbesar nomor empat di dunia.

Belum lama ini, Bukalapak resmi meluncurkan PT Buka Investasi Bersama (BIB). Sesuai namanya, BIB merupakan penyelenggara teknologi finansial dan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Kehadiran BIB sekaligus menjadi bentuk komitmen Bukalapak untuk mewujudkan visi “Fair Economy for All”, yang salah satunya dilakukan dengan membangun dan memperluas kesetaraan akses bagi masyarakat untuk menjangkau layanan investasi.

Saat ini, BukaReksa yang merupakan produk dari investasi Bukalapak ini disebut telah menjangkau lebih dari ratusan investor pemula. Mereka dapat melakukan transaksi dengan jumlah terjangkau secara aman dan mudah, sekaligus mengetahui beragam produk yang tersedia dan sesuai profil risiko keuangannya.

Sebagai marketplace pertama yang memiliki APERD, Bukalapak mengambil langkah besar dan serius untuk menutup kesenjangan ekonomi dan mendorong perluasan inklusi finansial. Targetnya, BIB dapat mengakuisisi 500 ribu pengguna Bukalapak menjadi investor efek reksadana.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Keuntungan dan Daftar Produk Asuransi Rawat Inap Terbaik di Indonesia

Produk asuransi kesehatan dengan manfaat asuransi rawat inap sangat berperan untuk membebaskan dari kekhawatiran dan kegelisahan terkait kondisi keuangan yang terganggu akibat tidak adanya...

Kasus Pinjaman Online: Contoh dan Cara Melaporkan

Belakangan ini marak terjadi kasus pinjaman online, mulai dari penipuan yang mengatasnamakan pinjaman online terpercaya, pinjaman online ilegal, kasus pinjaman online tidak dibayar, hingga...

Mengenal Perbedaan Visa dan MasterCard serta Jenis-jenisnya

Secara umum, perbedaan Visa dan MasterCard dapat ditinjau dari sejumlah sudut pandang. Misalnya saja dari sistem kerja dan jaringan transaksinya. Sebagaimana diketahui, kedua jenis...

Polis Asuransi: Pengertian, Fungsi, Contoh, dan Cara Memilih

Mengetahui contoh polis asuransi menjadi salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan untuk memahami istilah-istilah asuransi. Pasalnya, dengan memahami asuransi secara baik, Anda dapat...

Cara Pengajuan Kredit Multiguna dan Aset yang Bisa Dijaminkan

Produk kredit multiguna dapat dipertimbangkan sebagai solusi bagi mereka yang membutuhkan dana pinjaman besar ke bank. Pasalnya, produk kredit yang satu ini punya mekanisme...
LANGUAGE