24.5 C
Jakarta
Jumat, 1 Juli, 2022

ALASAN HARGA BITCOIN BOOM

duniafintech.com – Fantastis! Harga Bitcoin naik hingga mencapai $ 4.400. Seiring dengan itu pasar cryptocurrency meningkat, yakni mendekati nilai $ 150 miliar, menurut coindesk.com.

Nilai ini mengesankan. Seperti data yang diambil dari Bitcoin Indonesia (www.bitcoin.co.id), harga Bitcoin di Digital Exhange tersebut saat ini tembus Rp 59.498.500. Berada di atas harga pasar Digital Exchange lainya, seperti di Coindesk: Rp 58.758.820, Bitstamp: Rp. 57.823.885, dan Bitfinex: Rp 57.797.195. Hal ini menunjukkan cukup tingginya volume permintaan atau perdagangan di Bitcoin Indonesia.

Di sisi lain, pergerakan ini terjadi karena minat investor yang kian bertumbuh terhadap mata uang digital, dan dipicu pula oleh kondisi politik yang memanas antara Korea Selatan dengan Amerika Serikat. Secara psikologis, kekhawatiran muncul di kalangan para investor sehingga mulai melirik investasi alternatif yang tidak dimiliki dan dipengaruhi oleh pemerintah maupun lembaga keuangan manapun, sebagaimana sifat mata uang virtual.

Dilansir dari cointelegraph.com, dituliskan bahwa Bitcoin diprediksi akan segera mengalahkan market pasar PayPal. Menurut marketcap, tutup pasar Bitcoin hampir senilai $ 68 miliar, sementara PayPal senilai $ 70 Miliar. Melonjaknya harga Bitcoin dengan cepat ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan mulai terjadi setelah HardFork.

Hal ini menarik perhatian publik. Bloomberg juga menambahkan, Bitcoin saat ini merupakan cerita publikasi yang paling populer.

Pymnts.com melaporkan bahwa Lonjakan harga bitcoin baru-baru ini mencapai titik tertinggi sepanjang masa dari hanya sebesar $ 3.000 yang ditetapkan seminggu yang lalu. Para investor begitu liar memperdagangkan investasi virtual ini.

Alasan lain menyebutkan terkait lonjakan cryptocurrency ini, menurut TechCrunch hal ini berhubungan dengan ICO (Initial Coin Offering). Menurut berita, sejauh ini nilai uang yang dimunculkan pemula melalui penawaran ICO lebih tinggi daripada yang dapat diperoleh oleh perusahaan modal ventura tahap awal. Investor harus mengkonversikan uang ke Bitcoin atau mata uang virtual lainnya untuk ambil bagian dalam ICO, maka harga mata uang digital akan semakin tinggi.

Mengenal ICO

ICO muncul sebagai cara untuk mendanai proyek-proyek terkait Bitcoin dan Blockchain. ICO juga merupakan target panas bagi investor yang mencari keuntungan besar. Hadirnya ICO diprakarsai oleh developer yang ingin mengumpulkan dana dari para investor untuk mengembangkan teknologi itu. Timbal balik untuk para investor adalah mereka akan mendapatkan token atas proyek tersebut yang bisa diperdagangkan di Digital Exchange.

Mekanisme pendanaan yang dilakukan bersifat terbuka, di mana pendiri dapat mempresentasikan gagasan mereka kepada publik dan masa depan proyek. Dari situ investor bisa memilih proyek yang menurut mereka akan bermanfaat atau menguntungkan.

Written by : Sintha Rosse

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Wow! Tarif Listrik Pelanggan 3.500 VA ke Atas Naik Mulai 1 Juli Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) untuk pelanggan 3.500 VA ke atas mulai 1 Juli 2022 atau...

Makin Berkembang, 3.765 Token Baru Muncul di Tengah Kondisi Pasar yang Loyo

JAKARTA, duniafintech.com - Pasar kripto telah kehilangan nilainya lebih dari 50 persen pada 2022. Namun, menurut Finbold, jumlah token baru atau mata uang digital...

Dear Ibu-ibu, Harga Minyak Goreng Kemasan Turun Nih! Cek Harganya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Harga minyak goreng kemasan di Alfamart dan Indomaret terpantau turun mulai Rabu (29/6/2022) kemarin.  Sebagaimana diketahui perkembangan minyak goreng terus menjadi fokus...

Apa Itu NFT? Begini Penjelasan Lengkap dan Cara Kerjanya 

JAKARTA, duniafintech.com - Apa itu NFT? Aset investasi ini merupakan akronim dari Non Fungible Token yang merupakan salah satu aset investasi yang termasuk ke...

Pemerintah Optimis Aset Kripto Punya Masa Depan Gemilang, Transaksi Tembus Rp 859 Triliun 

JAKARTA, duniafintech.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga memproyeksikan aset kripto di Indonesia punya masa depan gemilang. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya jumlah...
LANGUAGE