25.5 C
Jakarta
Selasa, 29 September, 2020

Ancaman Resesi Ekonomi Kian Nyata, Inilah Tips Menjaga Keuangan agar Tetap Hemat

DuniaFintech.com – Tips menjaga keuangan menjadi hal yang sangat penting dalam kondisi ketidakpastian ini. Apalagi kini ekonomi Indonesia sendiri berada di dalam ancaman resesi. Bagaimana tidak, pada kuartal I-2020 ini ekonomi Indonesia berada di angkat -5,3%. Hal ini imbas dari pandemi virus corona yang terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian global.

 Teranyar, ada Singapura dan Korea Selatan yang resmi masuk jurang resesi setelah pertumbuhan ekonominya negatif di dua kuartal terakhir. Indonesia kini diambang resesi, sejumlah ekonom meyakini ekonomi nasional akan tumbuh negatif di kuartal II dan III tahun 2020.

Dengan adanya kabar resesi yang semakin santer terdengar, tentu lebih baik kita meresponsnya dengan bersiap menghadapi kemungkinan Indonesia masuk ke resesi. Ini bisa dilakukan dengan tips menjaga keuangan agar tetap aman. Salah satu tanda terbesar terjadinya resesi ekonomi adalah tingkat pengangguran yang lebih tinggi, yang berarti juga adanya ketidakpastian penghasilan, dan jadi lebih sulit untuk menemukan pekerjaan lagi.

Tidak ada seorangpun yang mengharapkan terjadinya resesi ekonomi. Namun kita tetap harus mempersiapkan segala kemungkinan terburuk. Meski keuangan terus tumbuh dan menunjukkan progres yang menjanjikan, bukan berarti dunia aman dari resesi keuangan. Untuk itulah Anda harus mempersiapkan keuangan Anda agar bisa terhindar dari dampak resesi seminimal mungkin.

Minimalisir Aktivitas Belanja

Tips menjaga keuangan agar tetap hemat jelang resesi yang pertama adalah dengan meminimalisir aktivitas belanja. Ini menjadi hal utama yang harus dilakukan, untuk menjaga kondisi keuangan agar selalu stabil. Sebab, saat resesi ekonomi terjadi, goncangan kondisi ekonomi akan lebih besar, kuat dan lama. Sehingga, Anda perlu mempersiapkan anggaran dana lebih sejak dini, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga, seperti tabung gas, bumbu dapur, peralatan mandi, sayur dan buah, mie instan dan kebutuhan lainnya yang menjadi prioritas.

Baca Juga:

 Melakukan Budidaya Sayur, Buah, Ikan, dan Hewan Ternak Lainnya

Berikutnya, Anda juga bisa melakukan budidaya sayur, buah dan ikan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Tips berhemat jelang resesi yang satu ini masih berkaitan dengan poin pertama, karena ini dapat menekan pengeluaran untuk belanja kebutuhan pangan.

Anda bisa melakukan budidaya sayur, buah dan ikan dimana saja, tanpa harus memiliki lahan khusus yang besar untuk budidaya. Sebab, Anda bisa melakukan budidaya di balkon, teras atau halaman yang kecil sekalipun dengan cara hidroponik dan budikdamber (budidaya ikan dalam ember).

Mencari Penghasilan Tambahan

Mencari penghasilan tambahan juga menjadi tips menjaga keuangan jelang resesi yang perlu dilakukan. Hal tersebut dikarenakan, pada saat resesi penghasilan bisa saja berkurang secara tiba-tiba, akibat dari pengurangan upah pegawai.

Anda bisa mulai bisnis kecil-kecilan, menjadi freelancer, atau melakukan hal lainnya yang bisa dilakukan untuk menambah pemasukan, agar bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, penghasilan tambahan ini juga bisa Anda gunakan untuk menambah jumlah dana darurat yang telah dimiliki, untuk memastikan kondisi keuangan yang lebih siap, ketika resesi benar terjadi.

Tidak Menumpuk Utang dan Melunasinya

Hal terakhir yang bisa Anda lakukan untuk berhemat jelang resesi adalah dengan tidak menumpuk utang, dan melunasi semua utang yang ada. Sebab, jika Anda masih membiasakan diri menumpuk hutang tanpa tahu kapan bisa melunasinya, hal itu hanya akan membuatmu keuanganmu semakin sulit. Terlebih, ketika masa resesi datang tiba-tiba, Anda tentu akan merasa panik dengan keadaan ekonomi yang tiba-tiba terguncang, sementara Anda juga memiliki banyak utang untuk dilunasi.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ant Group Milik Jack Ma Naikkan Target IPO Jadi US$ 35 Miliar

DuniaFintech.com – Perusahaan afilisiasi Alibaba milik Jack Ma, Ant Group dikabarkan segera melantai di bursa efek (IPO) dan membidik dana segar US$35...

Seberapa Penting Pemanfaatan Teknologi di Bidang Asuransi? Simak!

DuniaFintech.com - Kemajuan dan digitalisasi melalui teknologi dinilai mampu mengubah sektor industri asuransi. Setidaknya hal itulah yang dikatakan oleh Presiden Direktur Mandiri...

Targetkan Milenial, MCAS Bersama Telkomsel Luncurkan DigiSaham Berbasis Whatsapp

Duniafintech.com - PT M Cash Integrasi Tbk, perusahaan distribusi digital  di Indonesia, MCAS mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi saham real-time berbasis WhatsApp...

Aplikasi TikTok Paling Banyak Diunduh Warga Indonesia Saat Pandemi

Duniafintech.com - Pada periode Agustus 2020, aplikasi selain non-game, TikTok paling banyak diunduh warga Indonesia. Data yang dirilis Sensor Tower menunjukkan jumlah...

Aplikasi Cicilan Tanpa Kartu Kredit ini Memudahkan Anda Dalam Bertransaksi Online, Ini Pilihannya

Duniafintech.com - Cicilan tanpa kartu kredit adalah salah satu produk Fintech yang popular saat ini. Hadirnya fintech dengan aplikasi kredit online yang...
LANGUAGE