32.4 C
Jakarta
Jumat, 3 Juli, 2020

Andrew Yang, Super PAC akan Menerima Sumbangan Bitcoin

duniafintech.com – Sejumlah bitcoiner yang mendukung kandidat presiden dari Partai Demokrat, Andrew Yang, meluncurkan Super PAC ramah-kripto pada hari Kamis, Humanity Forward Fund (Humanity FWD). Berkat prosesor pembayaran PAC, OpenNode, entitas akan dapat menerima pembayaran dari lightning wallet.

“PAC jelas ingin menerima donasi sebesar mungkin. Tetapi pada saat yang sama, individu yang ingin menyumbang sedikit untuk platform Yang, sekarang memiliki kesempatan itu,” ucap CEO OpenNode, Afnan Rahman, dikutip dari CoinDesk.

“Berpotensi menghasilkan atau kehilangan uang, perlu menciptakan persyaratan peraturan tambahan. Ini akan mengamanatkan PAC menyimpan catatan volatilitas bitcoin untuk setiap donasi.” kata Cohen tentang tantangan mengelola sumbangan bitcoin.

Meski begitu, menurut Cohen, biaya pemrosesan 1 persen OpenNode jauh lebih rendah daripada prosesor kartu kredit.

Baca juga: Masyarakat Indonesia Perlu Tau Manfaat Aset Kripto Berikut

Meskipun ini bukan pertama kalinya orang Amerika telah menyumbangkan bitcoin untuk inisiatif kampanye politik, namun pemilihan umum pada tahun 2020 mungkin akan menjadi yang pertama, dengan Super PAC bitcoin-sentris yang berfokus pada pengumpulan dukungan untuk kandidat tertentu, (Beberapa PAC, seperti Dana PAC Reformasi Hutang Mahasiswa, juga menerima bitcoin)

Menurut Center for Public Integrity, sembilan kandidat federal, partai dan Super PAC menerima hampir $ 570.000 sumbangan cryptocurrency selama siklus pemilu 2017-2018.

Rahman mengatakan bahwa startupnya saat ini sedang berbicara dengan “beberapa” PAC lain, dan lintas partai, tentang dukungan terhadap sumbangan bitcoin menjelang pemilu 2020.

“Tampaknya ada banyak minat dalam kebijakan Andrew yang berpikiran maju, pandangannya tentang bitcoin, khususnya,” kata Cohen. “Kami ingin mengumpulkan dana yang cukup untuk memberikan dampak signifikan pada pemilihan ini.”

Meski demikian, Andrew Yang mendaftarkan janji resmi di situs kampanyenya untuk “mempromosikan undang-undang yang memberikan kejelasan” kepada industri cryptocurrency.

Baca juga: Dubai Rilis Konsorsium Blockchain Bisnis: Berfokus KYC 2020

Image by WorldSpectrum from Pixabay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pentingnya Detoks Keuangan Sejak Dini, Lakukan Sekarang Juga!

DuniaFintech.com - Detoks keuangan merupakan cara terbaik mengembalikan kondisi kronis keuangan. Jika sebelumnya Anda mengalami masalah keuangan dengan pengeluaran yang lebih besar...

3 Kota Ini Dikategorikan Sebagai Wilayah ‘Ramah’ Mobile Game

DuniaFintech.com - Mobile game menjadi kegiatan yang semakin diminati di Indonesia. Sebagai negara dengan wilayah yang luas, tak ayal Indonesia menjadi sebuah...

Fintech Lending Memiliki Peran Besar dalam Inklusi Keuangan

DuniaFintech.com – Apakah fintech lending memiliki peran besar dalam inklusi keuangan? Untuk membuktikan hal tersebut, Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas...

Bangun Data Center Ketiga di Indonesia, Alibaba Cloud Optimis

DuniaFintech.com - Tulang punggung teknologi digital dan intelijen, Alibaba Cloud mengumumkan peluncuran untuk bangun data center ketiga di Indonesia awal tahun depan....

Riset: Fintech P2P Tingkatkan Penghasilan UMKM

DuniaFintech.com - Fintech sebagai inovasi jasa keuangan dinilai memiliki andil terhadap bisnis kelas mikro atau UMKM. Hal ini disampaikan dalam riset yang...
LANGUAGE