25.8 C
Jakarta
Rabu, 17 Agustus, 2022

Liveen Projek Blockchain Korea Masuk Pasar Indonesia

duniafintech.com  – Geliat aset kripto di Indonesia menarik banyak perusahaan-perusahaan aset digital mulai merambah ke pasar Indonesia. Sama halnya yang dilakukan oleh Liveen, projek Blockchain Korea yang masuk pasar Indonesia beserta mitranya.

Setelah menghadirkan fitur crypto wallet pada smartphone Samsung Galaxy S10, Liveen dan perusahaan berbasis blockchain dari Korea Selatan, Finotek Group, melakukan kerja sama dengan platform e-commerce Qoo10 untuk membidik pasar di Indonesia dengan membentuk ekosistem berbasis platform jejaring sosial.

Melalui perjanjian kerja sama tersebut, Qoo10 akan menyediakan sistem e-commerce di Asia Tenggara dan elemen marketing untuk Liveen sebagai target perluasan pasar. Tidak hanya itu, Liveen juga tengah berkolaborasi dengan salah satu layanan crypto exchange di Tanah Air, yakni Coinone Indonesia untuk bisa melebarkan sayap dan hadir untuk para pengguna Indonesia.

Baca juga: Dubai Rilis Konsorsium Blockchain Bisnis: Berfokus KYC 2020

Terkait penggunaan pelanggan, perusahaan berkomitmen untuk tidak mentransfer atau menunjukkan data pribadi pengguna tersebut secara bebas. Selama ini banyak perusahaan IT yang menggunakan data pengguna dan meraih keuntungan yang besar tanpa memberikan kompensasi kepada penggunanya.

Dengan tujuan membentuk servis finansial yang lebih baik dengan berbagai platform berbasis teknologi blockchain, Liveen hadir sebagai platform data jejaring sosial berbasis blockchain yang menyediakan informasi mengenai lokasi terkini pengguna dan memberikan kompensasi dalam bentuk Veen Token sebagai value-nya.

Baca juga: Afghanistan: Blockchain Membantu Membangun Infrastruktur Negara

Pengguna juga dapat menggunakan Veen Token sebagai donasi, menukarkannya dengan mata uang konvensional di exchange, membeli berbagai konten, menukarnya dengan poin layanan dan milis dengan mitra terafiliasi

Selain itu, pengguna juga bisa mendapatkan kompensasi lebih banyak jika mem-posting kegiatan mereka di lokasi tersebut. Data pengguna tersimpan otomatis secara periodik dalam sistem dan dianalisis oleh Liveen. Namun seperti yang dituliskan sebelumnya, berdasarkan kabar yang beredar Liveen tetap berkomitmen untuk tidak mentransfer atau menunjukkan data pribadi pengguna tersebut secara bebas.

Baca juga: New York Times Menggunakan Blockchain untuk Memerangi Berita Palsu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Kesehatan Rawat Jalan, Inilah Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kesehatan rawat jalan adalah salah satu manfaat yang diberikan oleh asuransi asuransi kesehatan secara umum. Dalam hal ini, perusahaan asuransi akan...

Minimum Pembayaran Akulaku per Transaksi, Segini Besarannya

JAKARTA, duniafintech.com – Minimum pembayaran Akulaku atau minimum payment di Akulaku ini tentunya sangat penting diketahui oleh para penggunanya. Seperti diketahui, meski terbilang baru, tetapi...

Cara Top Up OVO lewat Maybank, dari ATM sampai SMS Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Maybank berikut ini menawarkan kemudahan bagi kamu yang ingin isi ulang saldo OVO dengan cepat. OVO sendiri...

Memahami Apa Itu DeFi dan Keuntungannya Dalam Dunia Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Penting sekali bagi seorang trader kripto untuk memahami apa itu DeFi. Saat ini, hampir semua layanan keuangan menggunakan sistem teknologi terpusat.  Artinya,...

Cara Bayar Tiket Kereta Api Via Bank Mandiri, Cepat & Mudah!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar tiket kereta api via Bank Mandiri berikut ini menjadi salah satu kemudahan yang harus ketahui sekarang juga. Bagi kamu yang...
LANGUAGE