26 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember, 2021

Simak Apa Itu Autodebet serta Kelebihan dan Kekurangannya

Salah satu istilah yang juga kerap dikaitkan dengan proses pinjaman ke bank atau metode pembayaran adalah Autodebet. Walaupun metode Autodebet ini sudah familiar digunakan, tetapi belum banyak orang yang memahami betul apa itu autodebet. Pengertian autodebet sendiri secara sederhana adalah sebuah sistem pembayaran yang dapat dipakai oleh masyarakat, yang secara otomatis akan mengurangi saldo dalam rekening lantaran terjadinya transaksi yang dilakukan oleh nasabah.

Biasanya, transaksi tersebut dapat berbentuk tagihan-tagihan, seperti kartu kredit, pinjaman, BPJS, asuransi, kredit kendaraan bermotor, dan semacamnya. Adapun pengurangan saldo secara otomatis itu tidak serta merta terjadi, tetapi karena sudah ada kesepakatan antara pihak bank dan nasabah terlebih dahulu. Diketahui, kesepakatan ini mencakup jumlah nominal saldo yang dipotong untuk membayar tagihan dan waktu dalam melakukan pengurangan tadi.

Lewat adanya kesepakatan itu, nasabah pun sudah paham bahwa saldonya akan berkurang pada tanggal yang sama setiap bulannya. Di samping melalui kesepakatan, pihak bank pun akan menyampaikan notifikasi kepada nasabah setiap kali nasabah melakukan pemotongan saldo. Notifikasi ini pada umumnya disampaikan melalui mobile banking, SMS, atau juga rekening koran. Dengan demikian, nasabah tetap dapat mengetahui setiap transaksi yang terjadi sekaligus memantau hal itu.

Kelebihan Autodebet

Ada banyak kelebihan yang dimiliki oleh Autodebet, yang merupakan salah satu fasilitas yang disediakan oleh bank. Di antara kelebihannya, yakni praktis dan mudah, khususnya kalau nasabah merupakan orang yang tidak mau repot. Menggunakan sistem autodebet membuat nasabah tidak perlu lagi repot menghitung pengeluaran untuk tagihan. Pasalnya, saldo secara otomatis bakal terpotong dengan nominal yang tetap dan tanggal yang sama setiap bulannya.

Beberapa kelebihan lainnya dari autodebet adalah sebagai berikut:

1. Mudah

Kelebihan pertama dan utama dari sistem Autodebet ini, yaitu mudah. Orang-orang pada era modern ini pun lebih cenderung menyukai kemudahan dan sistem autodebet sendiri menjadi salah satu cara yang dapat memberikan kemudahan itu.

Dalam hal ini, nasabah tidak perlu lagi repot menghitung, menyisihkan uang, atau bahkan melakukan setoran sebab semuanya sudah secara otomatis akan terpotong. Apalagi bagi sebagian orang yang memiliki kegiatan yang sangat padat dan menyita waktu.

Lantaran kesibukannya, mereka pun lupa untuk membayar keperluan atau tagihan yang seharusnya dibayarkan pada waktu tertentu setiap bulannya. Melalui autodebet, kebutuhan atau tagihan itu bakal diprioritaskan sehingga nasabah akan lebih mudah untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

2. Paperless dan ramah lingkungan

Berkontribusi positif dalam pelestarian lingkungan adalah salah satu kelebihan memilih sistem autodebet. Pasalnya, penebangan pohon untuk membuat kertas bisa dikurangi sedikit demi sedikit melalui sistem yang satu ini. Sistem yang serba online ini tentu meminimalkan penggunaan kertas atau diistilahkan sebagai “paperless”.

Dalam hal ini, semua dokumen tagihan yang selama ini dikirimkan lewat surat, akan diganti medium pengirimannya, yakni lewat surat elektronik atau email. Nasabah pun hanya tinggal menunggu surat tagihan mereka dikirimkan lewat email dan pihak bank bakal segera mengurangi saldo dalam rekening tabungan sesuai dengan tagihan. Hal itu juga sangat praktis sebab semua urusan dapat dilakukan di mana dan kapan saja tanpa perlu datang langsung ke bank dalam rangka membayar tagihan.

3. Menghemat pengeluaran dan terhindar dari denda

Sistem autodebet ini juga akan membantu nasabah untuk menghemat pengeluaran. Alasannya, nasabah tidak lagi perlu membeli perangko sebagai bukti pembayaran tagihan dan tidak perlu melakukan mobilitas yang tinggi untuk datang ke bank sehingga akan lebih hemat biaya dan irit waktu.

Bukan itu saja, Autodebet juga akan menghindarkan nasabah dari keterlambatan membayar tagihan yang biasanya terjadi karena lupa atau lantaran alasan-alasan lain, misalnya tidak sempat karena sibuk. Dengan Autodebet, saldo pada rekening nasabah bakal terpotong secara otomatis saat sudah masuk jatuh tempo pembayaran tagihan. Hal itu tentu akan membuat denda keterlambatan yang mestinya dibayarkan lantaran tidak membayar tagihan sesuai kesepakatan, akan dapat dihindari.

4. Membantu riwayat kartu kredit atau pinjaman tetap sehat

Riwayat kartu kredit atau pinjaman milik nasabah dapat dipastikan bakal sehat jika mereka membayar seluruh tagihan tepat waktu dengan sistem autodebet. Pasalnya, melalui sistem ini, nasabah tidak mungkin terlambat membayar tagihan.

Adapun mengantongi catatan keuangan yang sehat tentu memungkinkan segala urusan perbankan yang akan dilakukan dapat menjadi lebih lancar. Pihak bank pun bakal percaya bahwa nasabah tersebut bisa memenuhi kewajiban sesuai dengan ketentuan yang disepakati bersama. Namun, jika nasabah sering terlambat membayar tagihan, boleh jadi urusannya dengan pihak bank akan menjadi sulit ketika hendak mengambil pinjaman baru. Terlebih lagi, kalau nasabah itu mengantongi catatan penunggakan pembayaran tagihan sehingga ia hampir dipastikan tidak akan lolos Sistem Layanan Informasi Keuangan-Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK).

5. Memudahkan untuk mencapai tujuan

Memakai sistem autodebet untuk mengurus tagihan-tagihan yang belum lunas dapat memudahkan nasabah untuk mencapai dan meraih tujuan finansial mereka, seperti menabung dan berinvestasi. Melalui sistem tersebut, pengeluaran utama untuk membayar tagihan bakal diprioritaskan. Setelah tagihan bulanan itu dibayarkan, nasabah dapat mengatur keuangannya dengan lebih mudah.

Di samping itu, nasabah bahkan dapat memisahkan uang sesuai dengan pos masing-masing, contohnya untuk kebutuhan sehari-hari, leisure budget, menabung, dan investasi. Nasabah pun bakal menjadi lebih konsisten dan bertanggung jawab dalam mengatur keuangan saat memakai sistem autodebet ini.

Kekurangan 

Kekurangan yang ada pada sistem audobet membuat tak sedikit orang kontra terhadapnya meskipun sejatinya keunggulan atau kelebihan dari sistem ini juga banyak.  Pasalnya, memang tidak bisa dielakkan bahwa setiap inovasi teknologi memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Maka dari itu, ada baiknya nasabah mengetahui kekurangan sistem ini sebelum memilih untuk menggunakannya. Hal itu akan membuat nasabah dapat mempertimbangkan ulang untuk menggunakan autodebet atau sebaliknya.

Beberapa kekurangan sistem autodebet, antara lain.

1. Lebih pasif dalam urusan transaksi keuangan

Menggunakan sistem autodebet akan membuat nasabah menjadi lebih pasif dalam transaksi keuangan mereka. Penyebabnya adalah seluruh urusan yang berhubungan dengan tagihan bulanan telah diurus oleh pihak bank. Hal itu sering kali tidak cocok bagi mereka yang lebih suka mengawasi langsung setiap transaksi ataupun pengeluaran bulanan dari rekening.

Karena itu, sistem autodebet ini lebih cocok dan sangat disarankan bagi nasabah yang tidak ingin sibuk dan repot menghitung transaksi keuangannya.

2. Membayar sesuatu yang tidak diperlukan

Pemotongan saldo rekening secara otomatis sesuai tagihan yang sudah ada sebelumnya akan dilakukan oleh sistem autodebet. Tentu hal itu bakal merepotkan jika nasabah ternyata lupa mengikuti layanan tertentu yang saat ini sejatinya sudah tidak diperlukan, tetapi tagihan masih berjalan. Hasilnya, saldo nasabah akan tetap terpotong setiap bulan untuk membayar hal yang tidak diperlukan tadi.

Di samping itu, autodebet pun tidak terhindar dari kesalahan, sebagai sebuah sistem teknologi. Contohnya bisa berupa terjadi pembayaran yang dobel, pembayaran yang gagal, dan semacamnya. Maka dari itu, penting bagi nasabah untuk selalu mengecek seluruh transaksi dan pembayaran tagihan yang dikirimkan lewat email dalam rangka menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Nyaman membayar dalam jumlah minimum

Pemotongan saldo pada sistem autodebet bakal dilakukan dalam jumlah minimum dan hal itu akan membuat nasabah merasa nyaman. Di samping itu, mereka pun tidak terdorong untuk segera melunasi tagihan saat memiliki uang yang cukup untuk membayar dalam jumlah maksimum. Terlebih lagi, kalau jumlah utang itu besar dengan bunga yang tinggi sebab hal demikian bakal membuat akumulasi tagihan akan makin besar.

4. Sulit mengubah ke pembayaran manual

Memilih pembayaran autodebet membuat nasabah akan sulit mengubahnya ke pembayaran manual. Adapun hal itu dapat terjadi saat nasabah pada suatu ketika ingin berhenti dan memilih untuk mengurus semuanya secara langsung.

Itulah kelebihan dan kekurangan sistem autodebet yang mesti diketahui dan dipahami sebelum menentukan pilihan. Autodebet sendiri sejatinya adalah solusi sehingga jangan sampai sistem ini justru terasa menyulitkan nantinya.

 

Penulis: Kontributor
Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Polis, Premi, dan Cara Klaim Asuransi Mobil Adira

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi mobil Adira adalah proteksi kendaraan yang ditawarkan melalui produk bernama Adira Autocillin. Adapun produk ini termasuk ke dalam salah satu...

Rekomendasi Produk Asuransi Motor Honda Terbaik 2021

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi Motor Honda adalah hal yang penting untuk diketahui, utamanya kalau Anda membeli motor merek Honda secara tunai. Namun, jika Anda...

Terkait Erupsi Gunung Semeru, Ini Pentingnya Asuransi Bencana di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnnya, asuransi bencana adalah program mitigasi atas potensi kerugian yang mungkin timbul disebabkan oleh adanya bencana alam, misalnya gempa bumi,...

Pembebasan Membayar Premi, Ini Manfaat dan Pentingnya Payor Asuransi

JAKARTA, duniafintech.com – Payor asuransi adalah salah satu istilah yang ada pada dunia perasuransian. Untuk memahaminya, Anda pun harus paham terlebih dahulu mengenai prinsip...

6 Tips Jitu untuk Raih Profit Konsisten di Forex Trading

JAKARTA, duniafintech.com – Tips profit konsisten di forex trading adalah hal penting yang perlu Anda ketahui sebagai trader sekalipun Anda adalah pemula di bidang...
LANGUAGE