26.3 C
Jakarta
Minggu, 11 Januari, 2026

Apa Itu Market Share? Inilah Jenis dan Cara Mengukurnya

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu market share? Pada dasarnya, ini merupakan salah satu komponen yang menentukan berkuasa atau tidaknya sebuah perusahaan.

Market share adalah bahasan yang selalu panas di pasar persaingan bisnis seluruh dunia, terutama di kalangan bisnis dengan jenis produk sama.

Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang apa itu market share, mulai dari jenis hingga cara mengukurnya, simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Market Share?

Dunia bisnis mengenal pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna. Di pasar persaingan sempurna, perusahaan bersaing satu sama lain untuk jadi penguasa.

Semakin banyak perusahaan di dalam pasar tersebut, maka perebutan kekuasaannya akan semakin sengit. Ada satu perusahaan menguasai 40% pasar, sementara 60% sisanya terbagi ke seribu perusahaan kompetitor. Pembagian kekuasaan inilah yang dinamakan sebagai market share atau pangsa pasar.

Baca juga: Cara Belajar Bisnis yang Efektif yang Wajib Diketahui

ISFF 2023 INDODAX

Di dunia bisnis, pengertian pangsa pasar adalah perbandingan nominal pendapatan perusahaan pribadi dan kompetitor dalam satu industri.

Misalnya, PT. A, PT. B, dan PT. C sama-sama menjual batik di kota D dan tidak punya pesaing lain. Pada tahun 2020, total penjualan batik di kota D mencapai 150 ribu potong. PT. A menjual 50 ribu di antaranya, PT. B 20 ribu, sedangkan PT. C berhasil menjual 80 ribu potong batik. Ini artinya, pangsa pasar pasar batik di kota D pada tahun 2020 dikuasai PT. C sebanyak 53%.

Fungsi Market Share

Setelah membaca ilustrasi sebelumnya, apa Anda sudah paham apa itu pangsa pasar? Ya, pangsa pasar adalah formula yang dapat menunjukkan kejayaan dan keterpurukan perusahaan. Selain hal itu, fungsi lain pangsa pasar adalah sebagai berikut.

1. Tolok Ukur Keberhasilan Bisnis

Market share adalah salah satu tolak ukur paling sederhana untuk mengukur keberhasilan bisnis. Siapa yang berhasil menguasai pasar lebih luas, maka perusahaan itulah yang terbaik di antara kompetitornya.

Misalnya Anda mendirikan bisnis kendaraan berat, dengan kompetitor sebanyak 50 perusahaan. Pada tahun 2020, bisnis Anda berhasil menguasai 16% pasar, saingan bisnis terdekat Anda menguasai 10%, sementara sisa 74%-nya dibagi ke 48 perusahaan lain. Artinya, rata-rata 48 perusahaan tersebut mendapat pangsa pasar sebesar 1,54%.

Dari perhitungan ini dapat disimpulkan perusahaan Anda-lah penguasa industri kendaraan berat di tahun 2020.

2. Membandingkan Ukuran Antar Perusahaan

Fungsi kedua pangsa pasar adalah membandingkan ukuran antar perusahaan. Jika perusahaan Anda berhasil mendapat market share terbesar, maka revenue Anda juga akan lebih tinggi.

Jika ingin listing ke bursa efek, perusahaan Anda juga lebih menarik di mata investor karena berhasil jadi yang terbesar dalam industri. Sebaliknya jika pangsa pasar Anda masih tidak masuk dalam Tiga Besar, maka kemungkinan investor melirik perusahaan akan makin kecil.

3. Bahan Evaluasi Perusahaan

Fungsi terakhir pangsa pasar adalah sebagai bahan evaluasi perusahaan. Contoh evaluasi yang bisa Anda lakukan adalah dengan membandingkan pangsa pasar Anda dan kompetitor, misalnya sebagai berikut:

Anda dan kompetitor di industri tersebut menyerang target pasar dan konsumen yang sama, kenapa produk kompetitor lebih laku? Apa keunggulan kompetitor di mata konsumen? Apa yang harus Anda dan tim lakukan untuk mengejar keunggulan kompetitor tersebut?

Jenis-jenis Apa Itu Market Share

  1. Common Market Share

Common market share adalah pangsa pasar pada umumnya, di mana seluruh bisnis dalam satu industri bersaing satu sama lain untuk memperebutkannya. Jika ingin menjadi pemenang di common market share, maka perusahaan perlu mengatur strategi penjualan sedemikian rupa agar dapat mendominasi perusahaan-perusahaan lain.

  1. Preferred Market Share

Poin selanjutnya adalah preferred market share, yaitu pangsa pasar yang didapat perusahaan karena merger atau akuisisi pasar. Supaya paham bagaimana preferred market share itu, simak contoh di bawah ini.

Misalnya PT. A menguasai 15% pasar, sedangkan PT. B memenangkan 7,5%. Di kemudian hari, PT. A melakukan akuisisi terhadap PT. B sehingga mendapatkan tambahan pangsa pasar menjadi 22,5%.

  1. Mutual Fund Share

Mutual fund market share adalah jenis pembagian pangsa pasar berdasarkan saham yang dimiliki investor. Misalnya Anda memiliki saham 5% di 10 perusahaan transportasi online di Indonesia. 10 perusahaan tersebut berhasil menguasai pangsa pasar industri sebanyak 80%. Maka mutual fund share Anda adalah sebesar 4% di industri transportasi online.

Cara Menghitung Market Share

Selanjutnya kita akan membahas rumus pangsa pasar, yaitu seperti berikut ini:

MARKET SHARE = (Pendapatan Perusahaan/Pendapatan Total Industri) X 100%

Kita ambil contoh pendapatan perusahaan Anda tahun 2020 sebesar Rp37.500.000, sedangkan total pendapatan industri di waktu yang sama adalah Rp355.000.000. Maka cara menghitung pangsa pasar perusahaan Anda adalah sebagai berikut:

MARKET SHARE =

= (Rp37.500.000/Rp355.000.000) X 100%

= 10,56%

Berdasarkan rumus pangsa pasar di atas, ditemukan bahwa perusahaan Anda berhasil menguasai 10,56% pangsa industri.

Tips Menaikkan Market Share Perusahaan

Untuk Anda yang sedang bergulat menaikkan pangsa pasar perusahaan, berikut ini beberapa tips menaikkan pangsa pasar.

Baca juga: Cara Mengatur Gaji Bulanan Agar Tetap Aman Saat Tanggal Tua

Apa Itu Market Share

  1. Bidik Kompetitor dengan Market Share Terbesar

Tips menaikkan pangsa pasar pertama adalah melihat kompetitor terbesar Anda. Jadikan perusahaan itu rival terbesar yang akan dikejar perusahaan Anda bagaimanapun caranya.

Meski sulit dan tak jarang mustahil, tips ini akan memotivasi Anda agar lebih giat lagi menggerakkan perusahaan.

  1. Lakukan Strategi ATM

Di dalam bisnis, ada istilah market follower dan market leader. Jika saat ini Anda belum bisa menjadi pemimpin pasar, tidak masalah menjadi pengikut terlebih dulu.

Selama menjadi pengikut, coba amati bagaimana pemimpin pasar beroperasi. Apa sistem yang mereka gunakan? Bagaimana strategi pemasaran mereka? Setelah itu lakukan strategi Amati – Tiru – Modifikasi (ATM), jadikan pemimpin pasar Anda teladan sebelum dikalahkan.

  1. Buat Gebrakan Inovasi di Industri

Selain menerapkan strategi ATM, jangan lupa juga untuk buat inovasi di dalam industri. Buat gebrakan yang belum pernah dibuat siapa pun, termasuk kompetitor terbesar Anda. Lakukan riset konsumen secara mendalam dan pahami apa yang mereka butuhkan. Lalu olah kebutuhan konsumen Anda menjadi satu produk baru.

  1. Terapkan Strategi Harga

Selama belum bisa inovasi, strategi harga bisa Anda terapkan agar pangsa pasar perusahaan meningkat. Coba gali lebih jauh pengeluaran bisnis Anda dan cari tahu bagian mana yang bisa di-efisiensi.

Setelah perhitungan usai, tekan harga sampai produk mampu bersaing lebih mudah dengan kompetitor di pasar.

  1. Variasi Produk

Tips menaikkan pangsa pasar selanjutnya yang banyak diterapkan perusahaan di Indonesia adalah variasi produk. Perusahaan memproduksi produk berjenis sama dengan brand berbeda, setelah itu memasarkannya ke target konsumen. Alhasil, konsumen yang tidak paham pun mengira brand-brand itu berasal dari perusahaan berbeda.

  1. Bangun Konsumen Loyal

Selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah bangun komunitas konsumen loyal. Perlakukan konsumen sebaik mungkin agar mereka bertahan menggunakan produk, dan mau merekomendasikan ke orang lain. Semakin banyak rekomendasinya, semakin besar potensi Anda menguasai pangsa pasar.

  1. Tingkatkan Brand Awareness

Dari segi harfiah, pangsa pasar adalah sesuatu yang ditentukan konsumen, bukan perusahaan. Daya beli pengguna produk-lah penentu besarnya market share. Oleh karena itu, sering-seringlah berinteraksi dengan calon konsumen, tingkatkan brand awareness di mata mereka agar tertarik menggunakan produk kita.

Baca juga: Cara Daftar Internet Banking: Tips Jaga Keamanannya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU