34.5 C
Jakarta
Sabtu, 1 Oktober, 2022

APA YANG PALING DICARI TENTANG BITCOIN? 10 HAL INI JAWABANNYA

duniafintech.com – Setiap tahunnya, Google sebagai mesin pencari paling populer di dunia selalu merilis daftar apa saja yang paling sering diketik orang di halaman mesin pencariannya. Tahun 2017 ini, secara mengejutkan Bitcoin menduduki peringkat kedua sebagai kata-kata yang paling sering dicari orang dengan Google. Ini merupakan bukti bahwa Bitcoin adalah sesuatu yang benar-benar meledak di sepanjang tahun lalu.

Baca juga: ovo-hadirkan-keuntungan-belanja-dengan-sistem-poin/

Sekadar tahu apa itu Bitcoin saja tentu tidaklah cukup. Lantas apa saja 10 hal yang paling membuat orang penasaran pada Bitcoin? Simak uraiannya berikut ini!

-Apakah Bitcoin Itu?

Sebagai permulaan, orang-orang memang biasanya mencari terlebih dahulu pengertian Bitcoin. Bitcoin sendiri adalah mata uang virtual yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Dengan menggunakan teknologi yang disebut blockchain dan digabungkan dengan metode enkripsi, Bitcoin mampu mengirimkan uang secara peer-to-peer tanpa pengawasan dan batasan territorial.

Baca juga: kegiatan-asset-play-day-dari-mnc-asset-management-dan-mnc-play-bantu-edukasi-keuangan-lewat-internet/

-Bagaimanakah cara mendapatkan Bitcoin?

Bitcoin bisa didapatkan dengan dua cara. Pertama bisa dibeli dengan penukaran online lewat mata uang dolar (atau mata uang manapun di negara orang yang ingin membeli) atau bisa juga ditukar dengan mata uang virtual lainnya seperti Litecoin atau Ethereum. Cara yang kedua yang terbilang cukup rumit adalah dengan mining alias menambangnya dengan komputer dan perangkat khusus.

-Siapa yang menjual Bitcoin?

Ada banyak sekali situs pertukaran yang menawarkan Bitcoin. Masing-masing situs juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing termasuk dengan sistem keamanannya. Di Indonesia sendiri Anda bisa melakukan pembelian Bitcoin melalui marketplace terbesar kita yakni Bitcoin Indonesia (Bitcoin.co.id) yang terjamin aman dan terpercaya.

-Bagaimana cara melakukan investasi dengan Bitcoin?

Bitcoin pada dasarnya merupakan aset yang mirip dengan emas. Cara kerjanya pun sama yakni Anda bisa membeli di saat harga Bitcoin turun dan menjualnya kembali saat harganya naik. Anda juga bisa melakukan arbitrasi untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga dua marketplace berbeda.

-Bagaimanakah cara Bitcoin bekerja?

Bitcoin merekam setiap jejak transaksinya di dalam jaringan yang disebut Blockchain. Dengan demikian tidak akan ada orang jahat yang bisa menghapus atau mengubah data tersebut. Setiap pengguna memiliki kode terenkripsi yang berfungsi seperti nomor rekening atau alamat transaksi. Seluruh aktivitas akan tercatat di dalam Blockchain melalui proses yang dinamakan penambangan alias mining.

-Apakah yang disebut dengan mining?

Mining alias menambang adalah cara yang dilakukan untuk menerbitkan Bitcoin baru sekaligus sebagai cara agar transaksi dapat divalidasi dan diterima. Untuk menambang Bitcoin biasanya digunakan PC khusus dengan kemampuan tinggi untuk menyelesaikan permasalahan komputasi berbentuk puzzle kriptografik yang rumit.

-Bagaimana cara melakukan mining?

Bitcoin adalah sistem terbuka yang mempersilakan siapa saja melakukan penambangan. Untuk menambang sendiri caranya tidak mudah. Anda harus memiliki komputer dengan spesifikasi khusus yang dipasangi microchip bernama ASIC untuk bisa memecahkan persoalan komputasinya.

-Berapa banyak Bitcoin yang beredar saat ini?

Sampai saat ini Bitcoin hanya memiliki 21 juta stok. Diperkirakan 17 juta atau sekitar 80% dari totalnya sudah diproduksi dan beredar di pasaran.

Baca juga: penyanyi-50-cent-dapat-jutaan-dolar-hasil-penjualan-album-dengan-bitcoin/

-Berapa harga Bitcoin sekarang?

Saat artikel ini ditulis (29 Januari 2018), harga per keping Bitcoin tercatat senilai $11.066. Di Bitcoin Indonesia, Bitcoin diperdagangkan dengan harga Rp. 153.979.000 saat artikel ini dibuat.

-Apakah yang dimaksud Bitcoin Cash

Bitcoin Cash merupakan pecahan Bitcoin yang muncul saat Bitcoin melakukan program untuk meningkatkan kapasitas block menjadi dua kali lipat (SegWit2x). Ini dilakukan untuk mengurangi biaya transaksi dan mempersingkat waktu konfirmasi. Kemunculan Bitcoin Cash ini sempat mengundang kontroversi dari berbagai pihak.

Source: inet.detik.com

Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Bayar Akulaku via Mandiri Online serta Persyaratannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Akulaku via Mandiri Online berikut persyaratannya perlu diketahui oleh para pengguna layanan ini. Seperti diketahui pula, hadirnya aplikasi kredit online...

Asuransi Kecelakaan Kerja: Manfaat hingga Rekomendasi Produk

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kecelakaan kerja adalah bentuk proteksi yang sangat diperlukan oleh seorang pekerja atau karyawan. Asuransi sendiri adalah bentuk perlindungan yang penting bagi...

AIA Call Center, Email, hingga Alamat Kantornya

JAKARTA, duniafintech.com – AIA Call Center adalah salah satu cara termudah untuk bisa menghubungi atau mencari tahu soal beragam layanan AIA. Adapun layanan yang dimaksud...

Menteri Erick Dorong Perempuan dan Generasi Muda Duduki Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong transformasi perusahaan BUMN dengan mendukung keterwakilan perempuan di jajaran direksi dan pemimpin dari generasi...

Kinerja Positif Kementerian BUMN Tercapai di Tahun 2021

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan pencapaian kinerja berada dalam posisi positif ditengah situasi pandemi global di tahun 2021. Hal...
LANGUAGE