27.2 C
Jakarta
Kamis, 26 Mei, 2022

Daftar Rekomendasi Aplikasi untuk Mengelola Pengeluaran

Teknologi berupa aplikasi pengelola keuangan akan memudahkan seseorang untuk membuat perencanaan keuangannya.

Tanpa mengetahui cara mengelola pengeluaran yang tepat, orang akan sering bingung mengapa uangnya datang dan pergi tanpa bekas alias tidak berjejak. Di samping itu, belanja yang dilakukan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan juga akan menguap begitu saja.

Demikian halnya dengan uang yang disimpan di tabungan. Pasalnya, apabila pengelolaannya berantakan, tentu juga akan menghilang begitu saja.

Tak ayal hal itu menakutkan bagi banyak orang. Padahal, saat ini siapa pun bisa memanfaatkan teknologi untuk membantu mengelola keuangan agar tetap rapi dan sesuai tujuan. Teknologi berupa aplikasi atau perangkat lunak itu bisa dipasang di smartphone atau gadget lain sehingga akan memudahkan seseorang untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan keuangannya.

Aplikasi Pengelola Keuangan

Inilah daftar rekomendasi aplikasi untuk mengelola pengeluaran yang dapat dicoba:

  1. Mint

Ini merupakan salah satu aplikasi populer di smartphone untuk sistem operasi Android serta sistem operasi lainnya yang berguna untuk melacak pengeluaran seseorang. Uniknya, aplikasi Mint dapat diperoleh gratis.

Adapun data yang tersimpan dalam aplikasi ini berupa akun cloud sehingga dapat diakses kapan saja menggunakan perangkat lain, misalnya laptop. Asalkan terkoneksi dengan jaringan internet, aplikasi ini otomatis akan berjalan.

Bulan itu saja, aplikasi yang satu ini pun dapat dioperasikan pada sistem operasi Linux. Cara kerja aplikasi Mint, yaitu dengan menyimpan data semua transaksi yang dibuat dan saldo uang yang dimiliki.

  1. Quicken

Dulunya, aplikasi yang satu ini sangat populer digunakan pada komputer desktop, tetapi kini Quicken juga hadir untuk versi smartphone, seiring kemajuan teknologi.

Di samping memiliki fitur yang menarik, Quicken pun punya keunggulan lain, yakni dapat digunakan untuk menyimpan struk belanja. Bukan itu saja, aplikasi yang satu ini juga dapat dihubungkan dengan aplikasi di desktop dan ada fasilitas proteksi dengan password enkripsi. Dengan demikian, informasi transaksi yang dilakukan tetap aman sebab tak akan bisa diakses oleh orang lain.

  1. iSpending

Kemudahan lebih lengkap ditawarkan oleh aplikasi ini sebab ia menyajikan fitur laporan grafis atas belanja dan pengeluaran yang dibuat oleh penggunanya. Namun, kelemahannya adalah aplikasi ini tidak dapat digunakan untuk menyimpan struk belanja dan dihubungkan dengan desktop di personal komputer.

Karena itu, pengguna hanya dapat bisa mengakses aplikasi iSpending ini di perangkat smartphone. Kendati demikian, aplikasi yang satu ini bakal memberi informasi kepada penggunanya mengenai total pengeluaran harian sesuai dengan total kebutuhan dasar orang pada umumnya. Di samping itu, penggunanya juga dapat melacak ringkasan jumlah pendapatan.

  1. Visual Budget Expense Tracking and Management

Berikutnya ada aplikasi bernama Visual Budget Expense Tracking and Management. Aplikasi ini diketahui bisa mengelola keuangan untuk kategori individu ataupun akun keuangan untuk beberapa orang.

Aplikasi ini direkomendasikan lantaran ia akan memberi kemudahan bagi penggunanya untuk melihat setiap kategori pengelolaan keuangan. Keunggulan aplikasi Visual Budget ini, antara lain, sudah melengkapi informasi yang diberikan dengan diagram kue sehingga dapat memudahkan penggunanya dalam membaca data keuangan.

Di sisi lain, kendati namanya panjang dan aneh, aplikasi ini dapat mengelola 10 akun transaksi sekaligus. Visual Budget ini bisa diakses dengan membelinya seharga USD5 atau setara Rp65 ribu (kurs USD 1 = Rp13.000) untuk akses unlimited alias tidak terbatas.

  1. Spending Tracker

Spending Tracker memiliki tampilan antarmuka yang ramah produk apa pun, menyenangkan, dan gampang dipakai. Dengan demikian, penggunanya dapat lebih bersemangat dalam mengelola pengeluaran setiap hari.

Fitur yang dimiliki Spending Tracker mulai dari budgeting, spending, hingga reporting laporan keuangan. Untuk menggunakan aplikasi yang satu ini, siapkan dana senilai USD2,99 atau setara Rp39 ribu untuk mengunduhnya di toko aplikasi. Kendati tidak gratis, nantinya penggunanya sudah tidak perlu lagi memperbarui aplikasi ini.

Aplikasi-aplikasi di atas dapat dimanfaatkan bagi mereka yang sudah terbiasa dengan gaya hidup boros. Sebagai langkah permulaan, sangat disarankan untuk mengunduh perangkat lunak tadi di perangkat mobile masing-masing dan menggunakannya untuk mendapatkan kemudahan dalam pengelolaan keuangan, termasuk pengeluaran.

 

Penulis: Boy Riza Utama

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Jadi UMKM Binaan Pertamina, Berpeluang Dapat Pinjaman hingga Rp 250 Juta

JAKARTA, duniafintech.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmen mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.  Pelaku usaha kecil yang masih kebingungan mendapatkan modal...

Bujuk Elon Musk, Luhut Sodorkan Kawasan Industri Hijau Kaltara Buat Investasi Tesla

JAKARTA, duniafintech.com - Tesla bakal segera masuk ke ekosistem kendaraan dan baterai listrik Indonesia. Negosiasi investasi dari perusahaan milik miliarder Elon Musk itu dipimpin...

Waspada! Perusahaan Jual Beli Kripto Ini Ilegal, Binance Juga Tak Berizin 

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat mesti waspada, terbaru, ada perusahaan jual beli Kripto di Indonesia yang ilegal alias tak berizin.  Investasi uang kripto saat ini menjadi...

Kasusnya Diusut, Polisi Sebut Ada Karyawan Terraform yang Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

JAKARTA, duniafintech.com - Unit Investigasi Kejahatan Dunia Maya Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengumumkan pada Senin, bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan penggelapan oleh...

Nilai Kripto Sedang Lesu, Ukraina Putar Otak Cari Dana Perang

JAKARTA, duniafintech.com - Ukraina berencana terus memanfaatkan investor kripto untuk membantu mengumpulkan dana. Meskipun kondisi anjloknya mata uang virtual ini sempat mengganggu upaya penggalangan...
LANGUAGE