26.6 C
Jakarta
Senin, 26 Juli, 2021

Aplikasi Pinjam Duit Online Tanpa BI Checking Langsung Cair dan Mudah, Ini Rekomendasinya

Duniafintech.com – BI checking selalu jadi momok bagi setiap peminjam. Namun, aplikasi pinjam duit online tanpa BI Checking nyatanya sudah banyak hadir di Indonesia sejak tahun 2017. BI checking berguna sebagai pertimbangan kredibilitas seorang debitur. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa peminjam mampu mengembalikan dana pinjamannya secara tepat waktu. Salah satu persyaratan untuk menilai kredibilitas tersebut biasanya adalah dengan BI Checking online.

Namun terkadang kebutuhan yang mendesak membuat Anda bingung untuk mencari pinjaman kemana. Fintech memudahkan dengan pencairan yang cepat dan persyaratan yang mudah. Saat ini, banyak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman tanpa BI checking, namun Anda harus cermat dalam memilih tempat di mana Anda akan meminjam. Pastikan Anda meminjam dari lembaga keuangan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut ini daftar aplikasi pinjam duit online tanpa BI checking yang terdaftar di OJK.

TunaiKita

TunaiKita adalah pinjaman online fintech dari China, TunaiKita memberikan pinjaman mikro dengan jumlah 1 juta sd 10 juta dengan masa cicilan 3 – 6 bulan. TunaiKita adalah perusahaan dengan registrasi P2P Lending di OJK. Karena P2P Lending sampai saat ini belum punya akses ke SID, kemungkinan besar mereka tidak melakukan pengecekan BI checking.

Saat mencoba melakukan pinjaman, pihak TunaiKIta tidak meminta dokumen yang bisa digunakan untuk mengecek BI checking. Dengan proses yang cepat, dalam hitungan jam, kecil kemungkinan mereka juga melakukan pengecekan.

Baca Juga:

Dana Cepat

Dana cepat adalah pinjaman melalui ponsel dengan cara mengunduh aplikasi mereka di playstore. Plafond pinjaman adalah Rp 1 juta. Yang perlu diperhatikan adalah tenor yang hanya 14 hari dan harus dikembalikkan sekaligus pokok dan bunga. Jadi ini bukan pinjaman cicilan yang bisa dibayar beberapa kali. Waktu pencairan dijanjikan maksimum 2 hari. Tidak ada pengecekan ke BI checking karena tidak ada dokumen kredit yang diminta.

RupiahPlus

RupiahPlus adalah pinjaman tanpa agunan melalui ponsel dengan menggunakan aplikasi. Jumlah pinjaman hanya tersedia Rp 600 ribu dan 1.2 juta yang dikembalikkan dalam waktu 7 hari atau 14 hari. Dokumen yang diminta hanya KTP dan Foto. Tidak ada persyaratan dokumen pinjaman atau kartu kredit yang digunakan untuk mengecek BI checking.

Pendanaan

Pendanaan atau Dana Cepat menawarkan pinjaman dengan plafon hingga Rp 1 juta dengan tenor 7 sampai 30 hari. Tidak seperti produk pinjaman sebelumnya, pembayaran pinjaman dilakukan sekaligus dalam satu kali pelunasan.

Setiap pinjaman di Dana Cepat akan dikenakan biaya layanan sebesar 0,2 persen per hari, biaya ketetapan risiko Rp 14-60 ribu, biaya administrasi Rp 13.400-57.500, biaya penagihan Rp 11.600-50.000, dan biaya proses data Rp 13.400-57.500.

Pinjam duit online tanpa BI checking sekilas memang tampak mengoda. Prosesnya terbilang mudah dan pencairan dananya pun terhitung cepat. Meski begitu, jangan lupa perhitungkan bunga dan biaya lainnya yang menyertai pinjaman.

Perlu diingat bahwa saat ini banyak sekali jasa penyedia pinjaman online ilegal alias rentenir online. Jika terpaksa menggunakan layanan pinjaman tanpa BI checking, pastikan perusahaan fintech terkait telah terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Untuk memastikan Anda tak terjerat KTA bodong, Anda bisa mengeceknya di sini.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE