25.6 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Apple Tunjukkan Ketertarikan Mengejutkan pada Bitcoin dan Kripto Aset

duniafintech.com – Kabar mengejutkan kembali datang dari raksasa teknologi. Kali ini Apple, perusahaan yang terkenal dengan iPhone-nya itu konon mengatakan sedang ‘mengawasi’ potensi Bitcoin dan kripto aset lainnya menjelang event peluncuran iPhone 11 yang dilaksanakan bulan September ini.

Bitcoin dan kripto aset lainnya memang sedang menarik perhatian banyak perusahaan teknologi di dunia. Sejauh ini ada Samsung dan Facebook yang sedang melakukan pengembangan mengenai kemungkinan apakah mereka bisa memanfaatkan teknologi ini ke dalam bisnis mereka.

Baca juga: Apakah Indonesia Perlu Kementerian Digital?

Kabar yang Mendongkrak Harga Bitcoin

Perhatian dan ketertarikan perusahaan-perusahaan besar terhadap Bitcoin telah berhasil membuat harga Bitcoin meroket hingga 200% tahun ini. Berita tentang peluncurkan kripto aset milik Facebook, Libra menjadi ‘iklan gratis’ bagi Bitcoin dan teknologi Blockchain yang mendasarinya.

Minggu lalu, seorang senior eksekutif Apple membuat industri kripto terkaget-kaget karena menunjukkan ketertarikannya terhadap Bitcoin. Padahal sebelumnya, perusahaan ini dikenal memiliki pandangan yang berubah-ubah terhadap Bitcoin.

“Kami sedang mengawasi kripto aset, kami pikir teknologi ini sangat menarik. Kami menganggap bahwa potensinya akan bertahan dalam jangka panjang,” ungkap Jennifer Bailey, wakil presiden Apple Pay kepada CNN.

Produsen ponsel seri Galaxy, Samsung yang merupakan saingan terbesar iPhone milik Apple baru-baru ini juga mengambil langkah besar terkait Bitcoin dan kripto aset. Mereka menanamkan program yang disebut Blockchain Keystore ke dalam ponsel terbaru mereka, Galaxy 10 dan Note 10. Hal ini memungkinkan para penggunanya memiliki kunci ke dompet kripto aset mereka langsung melalui gawai Samsung yang digunakan.

Baca juga: Finney, Smartphone Blockchain Pertama Segera Rilis di Bangladesh

Apple sendiri cenderung mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dalam bidang ini. Kontras dengan Facebook yang sejak awal secara terang-terangan mengumumkan rencananya untuk meluncurkan kripto aset yang akan jadi saingan Bitcoin.

CEO Twitter, Jack Dorsey juga diketahui beberapa kali memperingatkan para pengguna Bitcoin untuk lebih berhari-hati. Tapi baru-baru ini dia juga menunjukkan ketertarikannya secara terang-terangan terhadap Bitcoin. Akankah ini menjadi era baru untuk Bitcoin khususnya dan industri kripto aset secara umum? Mari kita tunggu kelanjutannya.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE