26.7 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Apple dan Goldman Sach Berkolaborasi

duniafintech.com – Apple dan Goldman Sach dilaporkan akan meluncurkan kartu kredit cobranded baru awal tahun depan, menurut The Wall Street Journal.

Kartu tersebut, yang akan menjadi bagian dari kemitraan yang lebih besar antara Apple dan Goldman Sach yang meluas ke layanan lain seperti pembiayaan, kemungkinan akan bermerek Apple Pay dan diharapkan untuk menggunakan jaringan Visa, meskipun rinciannya masih belum dijelaskan lebih jauh.

Bagi Goldman, kartu kredit dengan merek populer bisa menjadi langkah yang cerdas karena bank investasi mendorong ke layanan berorientasi ritel dan konsumen. Goldman telah memperkuat GS Bank, bisnis konsumernya, dengan berbagai cara: Pertama mengakuisisi GE Capital, kemudian meluncurkan layanan pinjaman Marcus pada tahun 2016, dan yang terakhir diakuisisi Final, yang mengisyaratkan minat mereka pada kartu kredit.

Baca juga: BLOOMBERG DAN NOVOGRATZ RILIS INDEKS CRYPTOCURRENCY

Kesepakatan Apple memperluas dorongan itu, dan dapat mewakili Goldman untuk mencapai kesuksesan dalam bidang kredit konsumen. Pemasaran dengan Apple dapat menjadi cara mudah untuk menyebarkan pengakuan atas penawarannya dan menarik pelanggan baru, terutama jika program tersebut menawarkan reward yang menguntungkan – alasan utama pelanggan memilih produk kartu kredit.

Selain itu, kesepakatan tersebut harus menggantikan cobrand yang dikeluarkan oleh Barclays milik Apple, menurut The Wall Street Journal, yang dapat memberi Goldman akses ke basis pelanggan yang sudah ada.

Baca juga: PERAN MEDIA SOSIAL BERANTAS TERORISME

Jika kartu tersebut benar diluncurkan, ini akan menandai diversifikasi besar pertama dari merek Apple Pay di luar seluler. Langkah ini dapat meningkatkan pengenalan merek untuk Apple Pay. Adopsi dompet seluler di AS saat ini tertinggal, hanya digunakan oleh sekitar seperempat pengguna yang memenuhi syarat. Dan pertumbuhan relatif stagnan dalam adopsi.

Dengan mem-branding kartu kredit dengan Apple Pay, Apple membawa merek pembayaran selulernya ke metode pembayaran AS yang paling populer yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesadaran publik akan produk baru mereka tersebut.

Hal ini tentu bisa meningkatkan adopsi, yang akhirnya menguntungkan Apple. Meskipun kartu itu sendiri tidak terkait langsung dengan pembayaran seluler, itu dapat membantu konsumen membentuk kebiasaan sehari-hari tentang merek Apple Pay, yang mungkin membuat mereka lebih bersedia memasukkan kartu ke dompet mereka dan mencobanya.

Written by: Dita Safitri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE