25.8 C
Jakarta
Rabu, 17 Agustus, 2022

Bloomberg dan Novogratz Rilis Indeks Cryptocurrency

duniafintech.com – Bloomberg meluncurkan indeks cryptocurrency bersama dengan Galaxy Digital Capital Management, bank pedagang aset digital yang dikepalai oleh manajer miliarder mantan hedge fund Michael Novogratz.

Indeks Cryptocurrency (BGCI) akan melacak kinerja bagian terbesar, paling likuid dari pasar cryptocurrency, khususnya setelah Bitcoin, Ethereum, Ethereum Classic, Monero, XRP, Zcash, EOS, Litecoin dan Dash, begitu yang diterangkan dalam pengumuman perusahaan.

Perusahaan-perusahaan itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa indeks cryptocurrency menggunakan metodologi dan data berdasarkan aturan yang berasal dari sumber-sumber yang telah diteliti oleh kedua perusahaan, meskipun mereka tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut.

Baca juga: TREN BARU RAMADHAN DI ERA DIGITAL

“Rancangan ini sedang digerakkan,” kata Novogratz tentang kerja sama baru ini dalam sebuah kicauannya di Twitter. “Ini adalah bagian penting dari arsitektur yang akan membuat akun institusional memperlakukan kripto sebagai sebuah kelas aset baru.”

Bloomberg juga diketahui mengoperasikan beberapa indeks lain yang berkaitan dengan keuangan tradisional, termasuk indeks pendapatan tetap, strategi, komoditas dan mata uang global terkemuka.

“Indeks ini membawa pendekatan ketat kami untuk mengindeks konstruksi ke mata uang virtual dan akan memberikan investor sebuah patokan transparan untuk mengukur kinerja pasar yang lebih luas,” ungkap Alan Campbell, manajer produk global Indeks Bloomberg dalam pernyataannya.

Baca juga: RITASE.COM – SOLUSI DIGITAL MANAJEMEN PENGIRIMAN BARANG

Mengenal Michael Novogratz

Baik Bloomberg maupun Novgratz adalah nama terkemuka dalam industri fintech. Michael Novogratz khususnya dikenal publik sebagai salah satu Bitcoiner populer dunia. Ia adalah mantan manajer hedge fund, dan sebelumnya dari perusahaan investasi Fortress Investment Group. Dia berada di peringkat atas miliarder versi Forbes pada 2007 dan 2008.

Sebelum bergabung dengan Fortress, ia adalah mitra di Goldman Sachs dimana ia menghabiskan banyak waktu bekerja di luar negeri termasuk peran kepemimpinan di Asia dan Amerika Latin. Awal tahun ini ia membuka bank khusus mata uang virtual dan meluncurkan ventures berbasis Blockchain.

Ikuti terus berita terkait cryptocurrency di sini. Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar.

Written by: Dita Safitri

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Kesehatan Rawat Jalan, Inilah Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kesehatan rawat jalan adalah salah satu manfaat yang diberikan oleh asuransi asuransi kesehatan secara umum. Dalam hal ini, perusahaan asuransi akan...

Minimum Pembayaran Akulaku per Transaksi, Segini Besarannya

JAKARTA, duniafintech.com – Minimum pembayaran Akulaku atau minimum payment di Akulaku ini tentunya sangat penting diketahui oleh para penggunanya. Seperti diketahui, meski terbilang baru, tetapi...

Cara Top Up OVO lewat Maybank, dari ATM sampai SMS Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Maybank berikut ini menawarkan kemudahan bagi kamu yang ingin isi ulang saldo OVO dengan cepat. OVO sendiri...

Memahami Apa Itu DeFi dan Keuntungannya Dalam Dunia Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Penting sekali bagi seorang trader kripto untuk memahami apa itu DeFi. Saat ini, hampir semua layanan keuangan menggunakan sistem teknologi terpusat.  Artinya,...

Cara Bayar Tiket Kereta Api Via Bank Mandiri, Cepat & Mudah!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar tiket kereta api via Bank Mandiri berikut ini menjadi salah satu kemudahan yang harus ketahui sekarang juga. Bagi kamu yang...
LANGUAGE