25 C
Jakarta
Sabtu, 21 Mei, 2022

Apple Pay User Kini Bisa Langsung Beli Aset Kripto

DuniaFintech.com – Perjalanan aset kripto mencapai adopsi mainstream memasuki babak baru. Apple Pay baru-baru ingin mengumumkan bahwa pengguna mereka dapat membeli beragam aset kripto dengan menggunakan dompet berbasis iOS milik Lumi.

Aplikasi ini memungkinkan investor untuk membeli Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), USD Coin (USDC), Tether (USDT), Stably (USDS), Binance (BUSD), Wrapped Bitcoin (WBTC), Wrapped Ether (WETH), Yearn .finance (YFI), Uniswap (UNI), DAI, AAVE, Basic Attention Token (BAT), Compound (COMP), Curve (CRV), Gemini Dollar (GUSD), HUSD, Chainlink (LINK), Maker (MKR), Paxos Standard Token (PAX), Synthetix (SNX), dan Universal Market Access (UMA).

Baca juga:

Ada Pembatasan Transaksi

Untuk saat ini, pengguna dompet Lumi yang berada di Amerika Serikat dibatasi pembeliannya dengan nilai $500 dolar per hari, $500 dolar perminggu dan $5.000 dolar per tahun. Sementara negara-negara lain memperoleh kesempatan lebih besar yakni $1.000 per hari, $1.000 per minggu dan $7.500 per tahun.

Untuk sementara layanan ini tidak tersedia di Cina, Taiwan, Makau, Kota Vatikan, Ukraina, Montenegro, Monako, Malta, Man of Isles, Jersey, Liechtenstein, Rumania, Rusia, Serbia, dan Kazakhstan.

Tentang Apple Pay

Apple Pay adalah salah satu penyedia pembayaran terbesar dan populer. Diperkenalkan oleh perusahaan teknologi raksasa, Apple, 6 tahun yang lalu, platform ini memiliki jangkauan global lebih dari 383 juta pengguna, menurut Statista.

Apple Pay memungkinkan pengguna melakukan pembayaran secara langsung melalui aplikasi iOS, dan di web menggunakan Safari. Aplikasi ini dapat digunakan di perangkat iPhone, Apple Watch, iPad dan Mac. Awalnya diluncurkan di Amerika Serikat, Apple Pay tersedia di Inggris Raya, Kanada, Australia, Brasil, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Rusia, Ukraina, Kazakhstan, Cina, Selandia Baru, Singapura, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Makau, Georgia, Belarusia, Montenegro, Serbia dan semua negara di Wilayah Ekonomi Eropa.

Apple Pay mendukung kedua skema pembayaran internasional  seperti American Express, Visa (termasuk Electron dan V Pay), Mastercard (termasuk Maestro), dan Discover serta skema pembayaran domestik khusus negara seperti China UnionPay, JCB Jepang, Cartes Bancaires Prancis , Interac Kanada, eftpos Australia, mada Arab Saudi, dan Girocard Jerman.

(DuniaFintech/ Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Sri Mulyani Untuk Pengusaha Supaya Ekspor Dijamin Makin Lancar

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para pelaku ekspor atau eksportir di Tanah Air, Indonesia, harus bisa mengembangkan produk sesuai dengan...

Negara Paling Bangkrut di Dunia, Indonesia Termasuk? Cek ini Faktanya..

JAKARTA, duniafintech.com - Ini dia negara paling bangkrut di dunia. Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan. Saat Indonesia...

Aturan Terbaru Mendag Lutfi Setelah Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, dan selanjutnya untuk menindaklanjuti hal ini,...

Miskin Sawah Ekspor Beras 19 Ton Arab Saudi, Anies: Ini Bersejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan ekspor 1 kontainer produk beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi. Ekspor 19 ton...

Viral Penolakan UAS, Ternyata Singapura Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Hubungan baik Indonesia dengan Singapura nampaknya perlu dijaga. Bukan sekadar kerukunan bertetangga namun juga ketergantungan finansial Indonesia yang cukup besar terhadap...
LANGUAGE