25.6 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Aspakrindo Sukses Bikin Trading Aset Kripto Kini Lebih Aman dan Nyaman

DuniFintech.com – Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) telah berhasil melakukan simulasi integrasi trading aset kripto lebih aman dengan pelaporan transaksi perdagangan antara seluruh pedagang aset kripto, bursa komoditi dan derivatif Indonesia (ICDX), serta Indonesia Clearing House (ICH).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Perdagangan Fisik Aset Kripto di Indonesia.

Sistem pelaporan transaksi tersebut di klaim telah melewati beberapa proses integrasi yang bertujuan untuk mengakselerasi perdagangan aset kripto di Indonesia. Bursa ICDX dan Lembaga Kliring ICH akan berperan dalam pengawasan transaksi dan pengawasan dana investor. Dengan begitu, ekosistem yang ada saat ini dapat berjalan dengan baik dan mampu membangun kepercayaan pasar terhadap industri aset kripto. Dengan begitu untuk trading aset kripto lebih aman dan nyaman.

Perwakilan dari ICDX dan ICH, Megain Widjaja mengatakan, pihaknya mendukung penuh perdagangan aset kripto di Indonesia terutama dari sisi infrastruktur perdagangan dan fungsi operasional strategis lainnya.

“Sehingga dapat menjadi dasar yang kuat bagi para pedagang aset kripto di Indonesia untuk bisa melakukan eskalasi pengembangan dengan regulasi yang ada. Dan juga adaptif terhadap situasi perdagangan kripto secara global,” Ujar Megain.

Baca Juga:

Sesuai dengan peraturan Bappebti, anggota Aspakrindo berkewajiban melaporkan transaksi harian aset kripto dan dana yang berada di bank penyimpan. Integrasi pelaporan perdagangan antara bursa, kliring dan pedagang aset kripto ini akan dapat dijalankan secara maksimal sebelum akhir tahun 2020.

Perdagangan aset kripto yang terawasi dan juga terkontrol dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri. Terlebih lagi dapat menjadi pola operasional yang terhubung erat antara pedagang aset kripto, bursa dan kliring serta regulator.

Ketua Aspakrindo Teguh Kurniawan Harmanda menyatakan, integrasi ini nantinya juga akan terus dikembangkan dan juga dilengkapi sesuai dengan kebutuhan pasar dan regulasi terkait perdagangan aset kripto.

“Aspakrindo akan terus mengupayakan pengembangan trading aset kripto lebih aman untuk masyarakat d dan juga nyaman bertransaksi aset kripto di Indonesia,” tutupnya.

(DuniaFintech/Drean M.Ikhsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE