27.2 C
Jakarta
Kamis, 26 Mei, 2022

Mengenal Istilah ATL dan ATH Crypto dalam Cryptocurrency

JAKARTA, duniafintech.com – ATH Crypto adalah singkatan dari All Time High dan mengacu pada harga tertinggi yang bisa dicapai oleh sebuah aset digital sejak dicatat pertama kali. Kebalikan dari All Time High adalah ATL (All Time Low) yakni harga mata uang crypto yang berada di titik terendah.

All Time High ini sering dikutip oleh trader untuk menunjukkan potensi aset digital ke depannya. Meskipun demikian, hal tersebut tidak ada jaminan yang dapat membuktikan bahwa aset tersebut dapat diperjualbelikan kembali dengan harga yang sama.

Apa itu ATH Crypto?

Memahami konsep cryptocurrency di dunia investasi perlu untuk mengetahui ATH Crypto ini. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa dalam hal ini artinya harga tertinggi yang bisa dicapai sebuah aset kripto sejak dicatat pertama kali.

Mata uang crypto yang pertama kali ditemukan adalah Bitcoin. Bitcoin didesain untuk kepemilikan tanpa identitas dan dapat disimpan atau dikirim kepada orang lain tanpa perantara pihak ketiga seperti bank. Jadi, dalam mengirim bitcoin hanya dilalui oleh kedua belah pihak, yaitu pembeli dan penjual.

Popularitas cryptocurrency belakangan ini semakin meningkat diikuti dengan munculnya mata uang digital lain. Sebagai salah satu instrumen investasi, dapat dikatakan bahwa harganya sangat fluktuatif. Karena dalam waktu singkat saja perubahan dapat terjadi, bahkan melebihi nilai ATH. Jika hal ini terjadi, maka para investor harus memiliki keputusan terbaik dalam melakukan aktivitas investasi crypto.

Contoh ATH Crypto

Sebagai contoh, Bitcoin dan Ether yang tergolong sebagai dua mata uang digital yang memiliki kenaikan harga secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

  • All Time High Bitcoin

Bitcoin pertama kali diperkenalkan oleh sosok pseudonym, yakni Satoshi Nakamoto. Dicatat oleh Investing News bahwa Bitcoin mulai diperdagangkan kurang lebih mulai dari harga US$0,0008 yang kemudian naik menjadi US $0,08 dalam jangka waktu sebulan. Kemudian dalam kurun waktu tiga tahun, harganya melonjak naik menjadi kurang lebih sebesar US $250.

Pada April 2021 lalu, Bitcoin mulai mencapai harga tertinggi yaitu sekitar US $63.729.5 per BTC. Hal ini adalah sebuah rekor terbaru ATH Bitcoin yang dikutip dari Coin Metrics. Meskipun harganya sempat menurun hingga kurang lebih US $50.000 per BTC, kini harganya pun menanjak kembali mendekati US $58.000.

Sejak awal tahun ini, maka dapat dikatakan bahwa harga Bitcoin telah naik hingga dua kali lipat. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah keputusan Tesla untuk menginvestasikan dana kurang lebih sebesar US$1,5 miliar pada Bitcoin. Selain itu, pabrik otomotif ini bahkan menerima pembayaran dengan BTC.

All Time High Ether 

Pada 10 Mei 2021 lalu, ATH Ether ini dapat mencapai angka sekitar US$4.242 atau setara dengan Rp60 Juta. Hal ini adalah yang pertama kali dalam sejarah.

Nilai Ether saat ini sangat jauh jika dibandingkan dengan nilainya tahun lalu. Mata uang digital ini saat ini diperdagangkan dengan harga di bawah US $200. Kehadiran Ethereum saat ini merupakan alternatif dari pendahulunya, yakni Bitcoin. Para investor pun memiliki opsi lain untuk berinvestasi, sehingga pasar investasi makin semarak.

Menanjaknya popularitas dari Ethereum ini dikaitkan oleh para analis saham dengan kebangkitan ekosistem Decentralized Finance (DeFi). Seperti yang diketahui bahwa DeFi memiliki peran sangat besar dalam menggantikan produk keuangan konvensional, seperti pinjaman dan tabungan, yang bergantung pada bank.

Ether dibuat pada tahun 2013 lalu dengan teknologi blockchain yang baru. Mata uang digital ini dirancang sebagai sebuah platform perangkat lunak yang dapat mengaktifkan kontrak secara cerdas dengan aset atau aplikasi tanpa perantara pihak ketiga.

Hubert Olszewski, selaku direktur pengembangan bisnis di Blockchain Board Derivatives, mengatakan bahwa Ether memiliki secercah kemungkinan untuk mengambil alih kapitalisasi pasar dan juga nilai aset Bitcoin. Ether saat ini hanyalah sebagian kecil dari nilai pasar Bitcoin.

Kompetisi antara Bitcoin dan Ether merupakan suatu hal yang cukup menarik. Semua orang mulai berlomba-lomba untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi investasi mata uang crypto yang sangat cepat. Dengan memperhatikan apa itu ATH crypto, maka investor juga dapat mempertimbangkan keputusan yang tepat saat berinvestasi di pasar cryptocurrency.

Melihat harga aset crypto yang kompetitif dan mencapai ATH, apakah kamu tertarik untuk investasi crypto? Kamu bisa mengunduh aplikasi trading online seperti Indodax dan memulainya dengan minimum deposit Rp10 ribu.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Jadi UMKM Binaan Pertamina, Berpeluang Dapat Pinjaman hingga Rp 250 Juta

JAKARTA, duniafintech.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmen mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.  Pelaku usaha kecil yang masih kebingungan mendapatkan modal...

Bujuk Elon Musk, Luhut Sodorkan Kawasan Industri Hijau Kaltara Buat Investasi Tesla

JAKARTA, duniafintech.com - Tesla bakal segera masuk ke ekosistem kendaraan dan baterai listrik Indonesia. Negosiasi investasi dari perusahaan milik miliarder Elon Musk itu dipimpin...

Waspada! Perusahaan Jual Beli Kripto Ini Ilegal, Binance Juga Tak Berizin 

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat mesti waspada, terbaru, ada perusahaan jual beli Kripto di Indonesia yang ilegal alias tak berizin.  Investasi uang kripto saat ini menjadi...

Kasusnya Diusut, Polisi Sebut Ada Karyawan Terraform yang Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

JAKARTA, duniafintech.com - Unit Investigasi Kejahatan Dunia Maya Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengumumkan pada Senin, bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan penggelapan oleh...

Nilai Kripto Sedang Lesu, Ukraina Putar Otak Cari Dana Perang

JAKARTA, duniafintech.com - Ukraina berencana terus memanfaatkan investor kripto untuk membantu mengumpulkan dana. Meskipun kondisi anjloknya mata uang virtual ini sempat mengganggu upaya penggalangan...
LANGUAGE