25.6 C
Jakarta
Kamis, 19 Mei, 2022

Bangkit dari Kebangkrutan dengan Aset Kripto, Bahkan Bisa Raih Ratusan Juta

Siapa sangka aset kripto bisa menyelamatkan penghasilan orang-orang di kala pandemi. Pemuda ini sempat bangkrut dari pandemi. Kemudian meraih ratusan juta dari aset kripto. 

Trading cryptocurrency atau aset kripto saat ini sudah menjadi penghasilan tetap bagi sebagian orang. Tidak sedikit di antara para trader, miner, atau staker yang sudah kaya mendadak di masa pandemi ini. 

Sudah banyak orang Indonesia yang merasakannya. Salah satunya adalah lelaki berinisial FR dari Pekanbaru, Riau. Lelaki berusia 28 tahun itu sempat bangkrut menekuni berbagai bidang usaha sebelum pandemi. 

Baca Juga : Harga Ethereum Tembus Rp61,7 Juta, Naik 2 Kali Hanya dalam 1 Bulan

Baca Juga : Waspadai Kripto Shiba Inu yang Mirip Doge, Baca Dulu Artikel ini

Tapi, siapa sangka crypto bukan sekedar menyelamatkan hidupnya. Tapi, juga membuatnya mendapatkan ratusan juta hanya dalam beberapa bulan. 

Sempat Ragu dengan Aset Kripto

FR mungkin satu dari banyak orang yang sempat ragu dengan crypto. Awalnya, dia mengetahui Bitcoin dan Ethereum beberapa tahun lalu, atau sebelum pandemi. 

Saat itu, dia sempat mendapatkan penghasilan puluhan juta per bulan. Dia menekuni bisnis kuliner, advertising, investasi di saham dan lain-lain. 

Menurutnya dulu, aset kripto seperti Bitcoin adalah investasi yang tidak jelas. Tidak mungkin bisa membuat kaya. Dia juag cenderung lebih berpihak kepada saham, karena dia nilai memiliki fundamental yang jauh lebih baik dari aset kripto. 

Pandemi Datang, FR Sempat Ingin Bunuh Diri

Bicara soal bagkrut, sebagai pengusaha muda FR mengaku sudah berkali-kali mengalami kegagalan. Tetapi, baginya, bangkrut di masa pandemi adalah yang paling mengerikan. 

Dia mengaku sempat frustasi, dimana seluruh usahanya harus ditutup. Karyawan tidak bisa digaji dan semua peralatan dan bahan usaha harus dijual. 

Frustasinya tidak main-main. Bahkan dia sempat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. 

Aset Kripto menyelamatkan Hidupnya, Bahkan Raih Ratusan Juta

Setelah kurang lebih 3 bulan tidak memiliki kesibukan dan penghasilan, FR kemudian mencoba ranah kripto. Saat itu, Bitcoin memang sedang naik. 

Dia kemudian menghabiskan sisa tabungannya sekitar dua puluhan juta Rupiah. Dia mempertaruhkan semuanya ke aset kripto. 

Menurutnya, dia nekat melakukan hal tersebut karena sudah pernah mengalami risiko yang lebih pahit. Sehingga dia nothing to lose. 

Awalnya, dia belajar kepada orang yang dia kenal di grup Telegram. Kemudian, dia mendapatkan ilmu mengenai staking di beberapa platform DeFi. 

Kemudian dia mendapatkan keuntungan. 

Raih Rp200 Juta Hanya Dalam Beberapa Bulan

Ilmu mengenai trading dan staking aset kriptonya terus bertambah. Beberapa kenaikan kripto DeFi seperti Shiba Inu atau bahkan kripto besar seperti DOGE juga membuat saldonya meningkat fantastis. 

Dalam hitungan kurang dari setengah tahun atau 6 bulan, FR sudah mengumpulkan uang sekitar Rp200 jutaan. Saat ini, dia mengaku menyimpan uang Rp150 juta dalam rekening dan sisanya masih di aset kripto. 

Dia tidak lagi mengandalkan modal yang besar. Karena staking harus dengan modal yang kecil, mengingat masih banyak risiko di dalam dunia DeFi. 

Bahkan, dia sering mendapatkan keuntungan ratusan persen bahkan ribuan persen hanya dengan modal US10 saja. 

Dunia Internet adalah Ekosistem Menguntungkan

FR staker di aset kripto kecil yang baru launching. Menyempatkan mencari informasi dan mencari tahu mengenai projectnya. Tak masalah baginya 3 dari 6 aset kripto yang dia taruhkan benar-benar sebuah project penipuan (scam). 

Tentunya, sisa crypto yang dia invest bisa menghasilkan lebih dari 10 kali lipat. Modal awalnya biasanya hanya USD10 atau sekitar Rp150 ribu per koin. 

Kemudian dia juga berinvestasi atau trading di cryptoTop 10 beberapa platform. 

Menurutnya, dunia blockchain dan aset kripto membuatnya merupakan sebuah ekosistem yang brilian. Meski pada mulanya semua orang mengira ini tidak masuk akal. 

Menurut FR, dia ingin terus berkecimpung di bidang internet lainnya. Karena menurutnya, bisnis supply chain (rantai pasokan) seperti bisnis konvensional tidak akan mampu bertahan di kala pandemi. 

Dunia blockchain dan aset kripto telah membuatnya berfikir bahwa di dunia internet, menjadi miliarder adalah hal yang mungkin. Tidak perlu modal, menguasai pasar dan lain-lain seperti bisnis konvensional. 

“Banyak sekarang orang kaya baru karena aset kripto. Sebelumnya, juga banyak karena dunia internet atau dunia digitalisasi seperti Youtuber, Selebgram dan dropshipper. Dunia internet lebih cepat membuat anak muda untuk kaya raya. Intinya teruslah berjuang dan mencari tahu tentang dunia internet. Masih banyak yang bisa kita garap,” kata FR. 

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Lagi Cari Cara Investasi Emas dengan Mudah? Simak Ulasannya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas dengan mudah, apakah ada? Tentu saja. Ada banyak cara berinvestasi emas yang tersedia saat ini dan Anda bisa...

Yuk Dicoba! Panduan Cara Mengecek Taspen dengan Mudah

JAKARTA, duniafintech.com – Panduan cara mengecek Taspen sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN)—disebut juga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seperti diketahui,...

Ekuitas Pemegang Saham: Klasifikasi hingga Komponennya

JAKARTA, duniafintech.com – Secara umum, pengertian ekuitas pemegang saham adalah nilai aset atau sejumlah uang yang akan diberikan oleh perusahaan kepada pemilik saham ketika...

Mudah! Begini Cara Blokir ATM BCA yang Hilang atau Tertelan

JAKARTA, duniafintech.com – Cara blokir ATM BCA berikut ini penting diketahui oleh Anda yang kebetulan kartu ATM-nya hilang atau tertelan ketika melakukan transaksi. Adapun...

Pasti Laris Manis! Yuk Ikuti Cara Posting Jualan di Facebook Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Cara posting jualan di Facebook memang banyak dicari oleh para penjual di lapak-lapak online yang tersedia di salah satu platform media...
LANGUAGE